Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/04/12/141500/skandal-kakak-beradik-kpk-duga-legislator-jatmiko-tahu-praktik-pemerasan-bupati-tulungagung

Kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus berkembang. KPK kini mendalami kemungkinan keterlibatan seorang legislator daerah yang juga memiliki hubungan keluarga dengan tersangka utama. Fakta-fakta baru mulai terungkap, termasuk modus yang tidak biasa dalam praktik pemerasan tersebut.

Operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK membuka tabir dugaan praktik yang telah berlangsung cukup lama. Sejumlah pihak telah diamankan dan diperiksa secara intensif untuk mengungkap siapa saja yang terlibat serta bagaimana skema ini dijalankan di balik layar pemerintahan daerah.

Simak selengkapnya dalam video ini untuk mengetahui kronologi lengkap, peran masing-masing pihak, serta perkembangan terbaru dari kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Jangan lupa tonton sampai habis agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Creative/Video Editor: Anura/Vanya
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00KPK Selidiki dugaan keterlibatan legislator Jadmiko dalam kasus pemerasan Bupati Tulung Agung.
00:0513 orang tersebut yaitu Saudara GSW selaku Bupati Tulung Agung periode 2025-2030,
00:11Saudara YOG selaku ADC atau Ajudan Bupati,
00:16Saudara WIN, Kepala Dinas PUPR,
00:20kemudian Saudara HAR, Kepala Badan Pengolahan Keuangan dan Aset Daerah,
00:26kemudian Saudara YUL, Kabag Umum Set Daerah Kabupaten Tulung Agung,
00:32kemudian Saudara YAN, Kepala Dinas Pertanian,
00:35Saudara AWD, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan,
00:39Saudara APU, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kesbangpol,
00:46Saudara MAC, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,
00:51Saudara RPI, Kepala Dinas Sosial,
00:53Saudara OSH, Stafnya Saudara YUL,
00:57Saudara JAT, Adikandung Bupati,
01:01kemudian Saudara SUG, ADC, Bupati atau Ajudan.
01:07Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK
01:09tengah mendalami dugaan keterlibatan anggota DPRD Tulung Agung,
01:13Jadmiko Dwi Josa Putrol,
01:14dalam kasus pemerasan yang menjerat kakaknya Bupati Tulung Agung,
01:18Gatut Sunui Bowo.
01:19KPK menilai posisi Jadmiko sebagai pejabat publik,
01:22sekaligus saudara dekat,
01:24memungkinkan dirinya mengetahui praktik yang terjadi di lingkungan pemerintahan daerah tersebut.
01:29Kasus ini mencuat setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan pada Jumat 10 April 2026.
01:35Dalam operasi tersebut, sejumlah pihak diamankan,
01:38termasuk Jadmiko dan Gatut Sunui Bowo,
01:40yang kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik KPK.
01:45Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, KPK menduga praktik pemerasan berlangsung sepanjang tahun 2025 hingga 2026 di lingkungan pemerintahan Kabupaten Tulung Agung.
01:56Modus yang digunakan terbilang tidak lazim,
01:58yakni dengan meminta pejabat menandatangani surat pengunduran diri bermatrai tanpa tanggal,
02:04yang kemudian dijadikan alat tekanan untuk memaksa penyetoran sejumlah uang.
02:08Sehingga kini KPK telah menetapkan Gatut Sunui Bowo beserta ajudannya sebagai tersangka.
02:14Sementara itu, Jadmiko masih berstatus saksi dan terus didalami perannya oleh penyidik,
02:19untuk memastikan apakah yang bersangkutan hanya mengetahui atau turut terlibat dalam praktik pemerasan tersebut.
Komentar

Dianjurkan