00:00Pengamal Timur Tengah dari Universitas Pajajaran Dina Sulaiman menilai
00:04gencatan senjata yang disetujui Amerika Serikat bukan tanpa sebab.
00:08Saat ini Amerika Serikat dalam posisi tertekan.
00:11Hal itu terlihat dari banyak pasukan Amerika Serikat yang dievakuasi
00:14akibat serangan ke pangkalan militer hingga tekanan ekonomi yang berat.
00:18Berikut cuplikan wawancara dari program Sapa Indonesia Pagi.
00:22Ini 13 pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan itu sudah rusak
00:28baik keseluruhan maupun rusak sebagian
00:31itu menunjukkan bahwa memang kekuatan Amerika Serikat sangat melemah saat ini
00:36dan kemudian juga pasukannya itu sudah banyak yang dievakuasi
00:39karena pangkalan militernya yang hancur itu.
00:42Dan kemudian tekanan ekonomi yang sangat berat
00:45dan sebenarnya kenapa kok Trump betul-betul memaksa berkali-kali
00:49ada gencatan senjata karena memang pihak Trump, pihak Amerika Serikat yang terjepit ya.
00:54Kalau tidak terjepit, nggak mungkin pihak Amerika menawarkan gencatan senjata.
01:00Dia akan terus menyerang.
01:00Tapi karena memang situasinya berat buat Amerika
01:04ya akhirnya Amerika yang kemudian berkali-kali menawarkan gencatan senjata
01:10meskipun kemudian berbalik lagi gitu ya.
01:13Jadi memang tidak bisa dipercaya.
01:15Sehingga kalau saya pikir posisinya buat Iran itu lebih ke menunggu ya.
01:21Ini seperti apa etikat baik dari Amerika Serikat?
01:25Betul-betul mau memenuhi yang diminta oleh Iran dan itu dilaksanakan?
01:30Atau ya perang berlanjut?
01:33Karena itulah sejak awal kan pernyataan dari Iran adalah
01:36tangan kami tetap di pelatuk.
01:39Artinya mereka siaga terus ya.
01:41Kalau sewaktu-waktu diserang lagi ya mereka sudah siap untuk kembali menyerang.
01:45Tapi juga Amerika Serikat juga punya pertimbangan besar juga terkait masalah ekonomi ini.
01:52Karena meskipun Trump sesumbar mengatakan kita kan nggak butuh selat hormus.
01:56Tapi kan sekutu-sekutunya sangat butuh selat hormus.
02:00Dan Trump nggak bisa mengatakan tidak membutuhkan sekutunya.
02:05Sangat butuh.
02:05Karena misalnya Uni Emirat Arab itu dan negara-negara teluk yang lain itu
02:11menginvestasikan uang, dolar, hasil penjualan minyaknya itu
02:15dalam jumlah yang sangat besar ke Amerika Serikat.
02:17Sehingga kalau mereka ada kesulitan ekonomi Amerika Serikat juga akan kena.
02:21Artinya memang ini bolanya sebenarnya ada di Amerika Serikat.
02:26Apakah mau bersikap baik, mau menunjukkan bahwa Amerika ini memang betul-betul negara
02:34yang bisa dipercaya dalam perundingan atau kembali merusak citra dirinya sendiri.
02:41Dan Iran saya pikir selalu siaga ya untuk terus mempertahankan kedaulatannya.
Komentar