Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo beserta Yoga selaku ajudan sebagai tersangka usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Deputi Bidang Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan tersangka diduga melakukan pemerasan senilai Rp2,7 miliar dari permintaan sebesar Rp5 miliar kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Proses pengumpulan jatah GSW memerintahkan YOG untuk terus menagih kepada OPD. Bagi OPD yang belum memberikan uang sesuai jumlah yang diminta GSW maka akan terus ditagih dan diperlakukan seperti orang yang berutang. YOG ini akan terus menagih sesuai kebutuhan GSW," ujar Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (11/4/2026) malam.

Baca Juga Fakta-Fakta OTT Bupati Tulungagung: Seret Adik Kandung Gatut Sunu hingga Dua Kepala Dinas di https://www.kompas.tv/nasional/662272/fakta-fakta-ott-bupati-tulungagung-seret-adik-kandung-gatut-sunu-hingga-dua-kepala-dinas

#kpk #ott #tulungagung

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Noval

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/662334/full-kpk-tetapkan-bupati-tulungagung-gatut-sunu-tersangka-korupsi-modus-peras-bawahan-rp2-7-m
Transkrip
00:00Pemerasan dan penerimaan lainnya di Kabupaten Tulungagung, tahun anggaran 2025-2026.
00:09Pada hari ini, Sabtu 11 April 2026, KPK kembali menyampaikan informasi terkait dengan kegiatan penyelidikan tertutup.
00:19Yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan para terduga pelaku tindak-pindak korupsi
00:25dan telah ditemukan bukti permulaan yang cukup atas peristiwa dugaan perbuatan mulan hukum
00:31atau penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh para pihak dalam dugaan tindak-pindak korupsi
00:38terkait pemerasan atau penerimaan lainnya di lingkungan pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
00:48Kegiatan penyelidikan tertutup ini bermula dari laporan pengaduan masyarakat.
00:52Untuk itu, kami pada kesempatan ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat
00:59tentunya yang telah berfungsi atau memfungsikan sebagai sosial control
01:06atau kontrol dari masyarakat terkait dengan kegiatan atau pelaksanaan-pelaksanaan
01:16pemerintahan khususnya di Tulungagung.
01:21Pengaduan masyarakat tersebut disampaikan kepada KPK tentunya dan kemudian ditindak lanjuti
01:28bahwa pada periode tahun 2025-2026,
01:33Saudara GWS selaku Bupati Tulungagung 2025-2030
01:40melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemkap Tulungagung.
01:44Jadi ini ada kaitannya dengan pelantikan para pejabat ya, OPD.
01:50Pasca pelantikan tersebut, Saudara GWS meminta para pejabat
01:54menandatangani surat pernyataan mundur dari jabatan dan mundur dari ASN
02:00jika tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan.
02:04Jadi pada kesempatan ya, beberapa saat setelah dilantik,
02:13ya dipanggil satu-satu, sudah tersedia di situ surat pernyataan.
02:20Surat pernyataan isinya itu yang menyatakan akan mundur dari jabatan
02:25dan juga mundur dari ASN jika tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab
02:30yang kekutan bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran.
02:35Apapun yang terjadi, nah dia akan bertanggung jawab penuh.
02:39Nah itu juga diminta menandatangani.
02:41Jadi ada dua surat tersebut ya.
02:44Surat pengunduran diri jabatan dan mundur dari ASN itu satu surat,
02:50walaupun isinya dua.
02:51Kemudian tanggung jawab mutlak itu satu surat.
02:56Surat pernyataan mundur dari jabatan dan mundur dari ASN tersebut
03:00sengaja tidak dicantumkan tanggalnya
03:02dan salinannya tidak diberikan kepada para pejabat tersebut.
03:06Jadi dipanggil ke ruangan khusus, di situ ada ajudannya,
03:11diminta untuk tanda tangan.
03:13Ya yang tadi juga para pejabat tersebut
03:16tidak diperbolehkan membawa HP,
03:19sehingga tidak ada kesempatan untuk memfoto gitu ya, seperti itu.
03:24Dokumen ini kemudian diduga digunakan oleh GWS
03:27sebagai sarana untuk mengendalikan sekaligus menekan
03:31para pejabat agar loyal dan menuruti setiap perintah GWS.
03:36Nah jadi suratnya kan sudah dipegang nih,
03:38pernyataan mengundurkan diri dan mundur dari ASN.
03:45Cuma belum ditanggalin.
03:47Ini kan mengunci berarti ya, mengunci para pejabat tersebut.
03:51Jadi kalau misalkan dirasa atau bupati merasa ya,
03:56dalam ini saudara GWS merasa kerjaannya tidak benar
04:00atau tidak loyal sama yang bersangkutan,
04:03tinggal dikasih tanggal sama dia,
04:05sesuai dengan tanggal hari itu.
04:07Sehingga sahlah bahwa orang tersebut
04:11mengundurkan diri dari jabatannya
04:15dan mundur diri dari ASN.
04:18Seolah-olah kelihatannya
04:19orang tersebut atau pejabat tersebutlah
04:22yang mengundurkan diri
04:25baik dari jabatannya maupun dari ASN.
04:28Jadi sudah dipegang nih.
04:30Gitu ya.
04:33Bagi yang tidak tegak lurus kepada bupati,
04:35maka terancam dicopot dari jabatan
04:37atau bahkan mundur dari ASN.
04:39Nah kan tinggal ngasih tanggal saja seperti itu.
04:42Nah itu di situ
04:45letak
04:49pemaksaan dari bupati.
04:51Kemudian GWS meminta sejumlah uang
04:53kepada para kepala organisasi perangkat daerah
04:56atau OPD dan pejabat lainnya
04:59baik secara langsung maupun melalui
05:00perantara saudara IEOG
05:02selaku ADC.
05:04Ya tadi,
05:05kalau tidak dikasih,
05:08sudah ada surat kan?
05:09Tinggal ngasih tanggal.
05:10Seperti itu.
05:11Ada pun total permintaan tersebut
05:13sekitar 5 miliar.
05:15Ini kan baru di,
05:17kepala OPD ini baru diangkat
05:20di sekitar Desember ya,
05:23tahun lalu.
05:23Jadi permintaannya sampai dengan bulan ini
05:27awal April ya,
05:29awal April ini 2026
05:30itu sudah sekitar 5 miliar.
05:33Ini dari permintaannya.
05:34Permintaan tersebut dilakukan GWS
05:37tidaknya kepada 16 OPD
05:39di lingkungan Pemkap Tulungagung
05:41dengan besaran yang bervariasi.
05:44Jadi sesuai dengan kebutuhan
05:45ada yang 15 juta hingga 2 miliar
05:47masing-masing OPD tersebut ya.
05:50Ada pun permintaan jatah
05:52juga dilakukan GWS
05:54dengan cara menambah
05:55atau menggeser anggaran
05:57di sejumlah OPD.
06:00Jadi datang ke OPD,
06:02nanti saya tambah anggaran OPD ini,
06:06misalkan 10.
06:08Nah, dia minta dari situ.
06:09Dari 10 itu minta sekian persen.
06:12Seperti itu.
06:14Atas penambahan anggaran tersebut,
06:16GWS meminta jatah hingga 50 persen
06:18dari nilai anggaran yang ditambahkan.
06:20Misalkan kalau tadi ditambahkan 100 juta,
06:25berarti dia minta 50 juta.
06:27Bahkan sebelum anggaran tersebut turun
06:29atau diberikan kepada OPD tersebut.
06:32Jadi sehingga OPD tersebut
06:35menjadi punya utang.
06:37Nanti mau ditambah,
06:38misalkan 100 juta,
06:40dia sudah langsung berarti punya utang
06:4250 juta.
06:43GWS juga diduga turut mengatur
06:46proses pengadaan barang dan jasa
06:48dengan melakukan pengkondisian
06:49pemenang lelang,
06:50serta menunjuk langsung rekanan tertentu
06:52pada sejumlah paket pekerjaan pada OPD.
06:55Selanjutnya, dalam proses pengumpulan jatah,
06:58GWS memerintahkan IOG,
06:59tadi IOG itu adalah ajudan ya,
07:06memerintahkan IOG untuk terus menagih
07:09kepada para OPD.
07:10Bagi OPD yang belum memberikan uang
07:12sesuai jumlah yang diminta GWS,
07:14maka akan terus ditagih
07:16dan diperlakukan seperti halnya
07:17orang yang berhutang.
07:19Terus saja, IOG ini akan menagih,
07:21sesuai dengan keperluan dari GWS.
07:24Dalam praktiknya,
07:26setiap kali terdapat permintaan dari GWS,
07:30IOG ini akan, tadi,
07:32kalau IOG tidak bisa,
07:34dia biasanya nyuruh pengawal yang lain,
07:39yaitu saudara SUG,
07:41selaku RSC atau Juden Bupati
07:43yang berperan mengupayakan
07:45pemenuhan permintaan tersebut
07:46dengan menghubungi atau menagih
07:48kepada kepala OPD
07:50saat GWS ada kebutuhan.
07:52Jadi setiap ada kebutuhan,
07:53ini kebutuhan pribadi,
07:54membeli apa,
07:55kemudian atau pergi ke mana,
07:56perlu uang,
07:58GWS-nya,
08:00langsung si IOG itu
08:02nagih.
08:03Dia punya catatannya nih,
08:04di OPD ini punya utang berapa
08:07ke Bupati,
08:08ke GWS,
08:09ini terus,
08:10sehingga dia
08:11nagih sesuai dengan catatan yang
08:13dia miliki.
08:14Dari total permintaan GWS
08:16kepada para OPD
08:18yang sekurang-kurangnya
08:20sebesar 5 miliar,
08:22realisasi uang yang telah diterima oleh GWS
08:25kurang lebih 2,7 miliar.
08:28Jadi,
08:29kenapa ada perbedaan
08:31antara 5 miliar permintaan
08:33dengan
08:332,7 miliar yang sudah
08:35terrealisasi tadi.
08:37Nah,
08:38permintaan itu,
08:39kalau misalkan
08:40setiap ada tambah,
08:41tambah anggaran dan lain-lain,
08:43sudah jelas,
08:44mintanya 50 persen.
08:45Dianggap utang,
08:47berarti itu permintaan.
08:48Nah,
08:49untuk
08:52penerimaannya,
08:53realisasi penerimanya
08:54sesuai dengan kebutuhan,
08:56kebutuhan GWS.
08:57Jadi,
08:58hari ini butuh berapa,
09:00ya dia minta.
09:00Mungkin seminggu lagi butuh berapa,
09:02ya dia minta.
09:03Jadi,
09:04tidak langsung juga
09:05yang tadi diberikan tambahan itu,
09:08yang 50 persen,
09:09dia ambil.
09:10Karena memang juga
09:11anggarannya belum masuk juga.
09:13Tapi,
09:13itu sudah tercatat sebagai utang.
09:16Uang ini diduga digunakan
09:18untuk kepentingan pribadi,
09:19seperti untuk
09:20pembelian sepatu,
09:22bermerek ya tentunya,
09:24kemudian
09:25pembayaran berobat,
09:28jamuan makan,
09:29dan keperluan pribadi lainnya,
09:31yang juga dimintakan
09:33atau dibebankan
09:34pada anggaran
09:35di OPD.
09:36Walaupun sebetulnya
09:37yang bersangkutan juga,
09:38selaku bupati sudah
09:39punya
09:40anggaran operasional,
09:42atau dana operasional.
09:44Uang tersebut juga digunakan
09:45GWS untuk
09:46pemberian THR.
09:48kepada sejumlah
09:50porkopimda
09:51di
09:51pemerintah
09:52Kabupaten
09:53Tulungagung.
09:54Ini berdasarkan
09:55pengakuan dari
09:56Saudara
09:58IOG.
10:01Setelah mendapat informasi awal
10:03dari masyarakat
10:04terkait dugaan tindak-tindak
10:05korupsi di Kabupaten Tulungagung,
10:07tim KPK selanjutnya
10:08melakukan pengumpulan
10:09bahan tambahan.
10:10Setelah mendapat
10:11kecubaan informasi,
10:12tim melakukan
10:13pemantauan intensif
10:14di wilayah tersebut.
10:15Pada hari Jumat
10:1610 April
10:172026,
10:18tim kemudian
10:19mendapatkan informasi
10:21akan adanya penyerahan
10:22uang tunai
10:23untuk kepentingan
10:24bupati.
10:25Penyerahan dilakukan oleh
10:26pejabat Kabupaten Tulungagung
10:27melalui
10:28staffnya
10:29kepada
10:30Saudara
10:31GWS
10:32melalui perantara
10:33Saudara
10:34IOG.
10:35Uang tunai tersebut
10:36diduga merupakan
10:37alokasi atau jatah
10:38dari permintaan
10:39GWS kepada
10:40salah satu OPD
10:40yang ada di
10:41Kabupaten Tulungagung.
10:43Jadi,
10:44pada saat itu
10:45ada informasi
10:45penyerahan,
10:46kemudian tim bergerak
10:47dan
10:48uang yang
10:49diberikan
10:50berhasil
10:51di
10:53kami
10:55amankan,
10:56termasuk juga
10:56para pihak yang
10:57terlibat di dalamnya.
10:59Nanti rekan-rekan
10:59akan melihat
11:01uang yang
11:02berhasil kami
11:03sitah.
11:05Tim KPK
11:06kemudian
11:06mengamankan
11:07total
11:0718 orang
11:09di wilayah
11:09Kabupaten Tulungagung.
11:10Pemeriksaan awal
11:11dilakukan terhadap
11:12Bupati di Polres
11:13Sidoarjo,
11:14untuk Bupatinya
11:15di Polres Sidoarjo,
11:17tidak di Tulungagung,
11:18sementara
11:19tujuh pihak
11:20lainnya
11:20diperiksa
11:21di Polres
11:22Tulungagung.
11:23Selanjutnya,
11:24setelah dilakukan
11:25pemeriksaan awal,
11:26tim KPK
11:26kemudian
11:27membawa
11:2713 orang
11:28diantaranya
11:29ke Jakarta
11:30pada
11:31hari Sabtu
11:3211 April
11:332020
11:33untuk dilakukan
11:34pemeriksaan intensif
11:36di Gedung Merah Putih
11:37KPK.
11:38Jadi,
11:39karena waktunya
11:40juga di sana
11:42kurang cukup,
11:43kemudian juga
11:44ada beberapa hal
11:45yang
11:46perlu didalami,
11:48maka
11:4813 orang ini
11:49dibawa
11:50ke
11:51Gedung Merah Putih ini.
11:5213 orang tersebut
11:54yaitu
11:55Saudara
11:55GSW
11:56selaku
11:56Bupati Tulungagung
11:57periode
11:572025-2030,
11:59Saudara
12:00YOG
12:01selaku
12:01ADC
12:01atau
12:02Ajudan
12:02Bupati,
12:04Saudara
12:04WIN
12:05Kepala
12:06Dinas
12:06PUPR,
12:08kemudian
12:09Saudara
12:09HAR,
12:10Kepala
12:11Badan
12:11Pengolahan
12:12Keuangan
12:12dan Aset
12:13Daerah,
12:14kemudian
12:15Saudara
12:15YUL,
12:16Kabag
12:17Umum
12:18Setda,
12:18Kabupaten
12:19Tulungagung,
12:19kemudian
12:20Saudara
12:20YAN,
12:21Kepala
12:21Dinas
12:22Pertanian,
12:23Saudara
12:23AWD,
12:24Kabag
12:25Protokol
12:25dan Komunikasi
12:26Pimpinan,
12:27Saudara
12:28APU,
12:29Kepala
12:30Badan
12:30Kesatuan
12:31Bangsa
12:31dan Politik
12:32Kesbangpol,
12:33Saudara
12:34MAC,
12:35Kepala
12:35Dinas
12:35Kebudayaan
12:36dan
12:36Pariwisata,
12:39Saudara
12:39RPI,
12:40Kepala
12:40Dinas
12:41Sosial,
12:41Saudara
12:42OSH,
12:43Stafnya
12:44Saudara
12:44YUL,
12:45Saudara
12:45JAT,
12:47Adik
12:48Kandung
12:48Bupati,
12:49kemudian
12:49Saudara
12:50SUG
12:50ADC
12:53Bupati
12:54atau
12:54Ajudan
12:55Selain itu
12:56dari kegiatan penyelidikan tertub ini
12:58tim juga mengamankan
12:59barang bukti dalam bentuk dokumen
13:01barang bukti elektronik
13:03beberapa pasang sepatu
13:05ya
13:06serta uang tunai
13:08senilai
13:09335,4 juta
13:11yang merupakan bagian dari
13:13uang senilai
13:152,7 miliar
13:16yang telah diterima
13:18oleh GWS
13:19dari permintaannya
13:20yang 5 miliar
13:21selain itu
13:22dalam pemeriksaan intensif
13:24kepada para pihak
13:26GWS juga diduga
13:27melakukan pengaturan
13:28pendor pengadaan
13:30alat kesehatan
13:31di RSUD
13:31dengan menitipkan pendor
13:33agar dimenangkan
13:34dalam
13:35lelang
13:37GWS juga diduga
13:39melakukan pengaturan
13:40agar rekanan
13:41menjadi pemenang
13:42dalam pengadaan
13:42penyediaan
13:43jasa
13:43cleaning service
13:44dan security
13:45di OPD-OPD
13:48Keupaten
13:49Tulungagung
13:50berdasarkan
13:52kecukupan alat bukti
13:54dalam dugaan
13:56tindak-tindak korupsi
13:56terkait pemerasan
13:57dan penerimaan
13:58lainnya
13:58di lingkungan
13:59Pemkap Tulungagung
14:01KPK
14:02kemudian
14:02menaikkan perkara ini
14:03ke tahap penyidikan
14:04dan menetapkan
14:05dua orang tersangka
14:06yaitu
14:07Saudara
14:08GSW
14:09Bupati Tulungagung
14:10periode 2025-2030
14:12dan Saudara
14:13IOG
14:14ADC
14:15atau Ajudan
14:16Bupati
14:17KPK selanjutnya
14:18melakukan penahanan
14:19terhadap para tersangka
14:21untuk 20 hari pertama
14:22sejak hari ini
14:23hari Sabtu
14:24tanggal 11 April
14:272026
14:27sampai dengan
14:29tanggal 30 April
14:302026
14:31penahanan dilakukan
14:33di rumah tahanan negara
14:34cabang gedung
14:35merah putih
14:36KPK
14:37atas perbuatan
14:38para tersangka
14:39disangkakan
14:39telah melakukan
14:40perbuatan
14:41tindak-tindak korupsi
14:42sebagaimana dimaksud
14:43dalam pasal
14:4412 huruf E kecil
14:45atau pasal
14:4612 B besar
14:47undang-undang
14:49nomor 31
14:49tahun 1999
14:50tentang
14:51pemberantasan
14:52tindak-tindak korupsi
14:53sebagaimana
14:54telah diubah
14:55dengan undang-undang
14:55nomor 20
14:56tahun 2001
14:57tentang
14:58pemberantasan
14:59tindak-tindak korupsi
15:00untuk pasal
15:0120 huruf C
15:02undang-undang
15:02nomor 1
15:03tahun 2023
15:04tentang
15:05KUHP
15:06dalam kesempatan ini
15:09KPK turut menyampaikan
15:10apresiasi dan terima kasih
15:11kepada seluruh pihak
15:13yang telah mendukung
15:13serta berkontribusi
15:15dalam peristiwa
15:16tertangkap tangan
15:17di Kabupaten
15:18Tulungagung
15:18yaitu khususnya
15:20kepada masyarakat
15:21Tulungagung
15:22yang telah
15:23menyampaikan informasi
15:25kepada kami
15:26dan telah menjadi
15:27kontrol sosial
15:29bagi pelaksanaan
15:30tugas-tugas
15:32pemerintahan
15:33Kabupaten
15:34Tulungagung
15:34kemudian
15:36tentunya juga
15:36Polres
15:38Tulungagung
15:39dan Polres
15:39Sidarjo
15:40yang telah
15:40memfasilitasi
15:41pemeriksaan
15:42terhadap para
15:43terduga pelaku
15:44dan pihak-pihak
15:45lainnya
15:46dan yang paling
15:47utama adalah
15:48terima kasih kami
15:49kepada rekan-rekan
15:50jurnalis
15:50yang telah
15:51meliput
15:53penanganan
15:54perkara ini
15:54ada pun hal-hal
15:56lain yang ingin kami
15:57sampaikan
15:58yang pertama adalah
15:59peristiwa tertangkap
16:00tangan di Tulungagung
16:00ini merupakan
16:01kali kedua
16:02yang ditangani
16:04KPK
16:04jadi sebelumnya
16:05juga pernah
16:05ada di Tulungagung
16:07berapa tahun
16:08yang lalu
16:13betul
16:142018
16:14sekitar itu ya
16:16sebelumnya
16:17peristiwa tertangkap
16:18tangan
16:18dugaan tindak
16:19pindah korupi Tulungagung
16:19juga terjadi
16:202018
16:21yang melibatkan
16:23sama
16:23bupatinya
16:24selain itu
16:25pada tahun
16:252026
16:26Tulungagung
16:26juga tercatat
16:27sebagai
16:28kabupaten kedua
16:28di Jawa Timur
16:29yang
16:30terjaring
16:33tertangkap
16:34tangan
16:34oleh KPK
16:35selain
16:36dari
16:37kabupaten
16:38Madiun
16:38sebelumnya ya
16:40sementara
16:41selama
16:42tahun
16:422026
16:43KPK juga
16:43melakukan
16:44tangkap
16:44tangan
16:44para terduga
16:45pelaku
16:45dugaan tindak
16:46pindah korupsi
16:47pemerasan
16:47di Pemkap
16:48Cilaca
16:48Pemkap
16:49Pati
16:50hingga
16:50Pemkot
16:51Madiun
16:51oleh karena itu
16:53dugaan tindak
16:54pindah korupsi
16:54yang masih
16:55terus berulang ini
16:56menjadi tatatan
16:57penting untuk upaya
16:58pencegahan korupsi
16:59kedepannya
16:59baik melalui
17:01instrumen
17:01monitoring
17:01controlling
17:02surveillance for
17:04prevention
17:04atau MSGV
17:05MCSV
17:07maupun tindak lanjut
17:08atas hasil pengukuran
17:10survei penilaian
17:10integritas
17:11atau SPI
17:12KPK
17:12seperti diketahui
17:14skor
17:15survei penilaian
17:16integritas
17:17SPI
17:18Kabupaten Tulung
17:18Agung
17:19di tahun
17:202025
17:21masih berada
17:23dalam kategori rentan
17:24yaitu
17:2472,32 poin
17:27yang menempatkan
17:29mereka diurutan
17:29ke-35
17:31dari 39
17:32kabupaten
17:33kota
17:34di daerah
17:35Jawa Timur
17:35hal ini menunjukkan
17:37masih terdapat
17:38sejumlah resiko
17:39sistemik
17:39dan sudah
17:40seharusnya
17:41Pemkap Tulung
17:41Agung
17:42memberi perhatian
17:43terhadap penilaian
17:44tersebut
17:44khususnya dalam
17:45soal tata kelola
17:46yang perlu
17:46segera ditindak
17:47lanjuti
17:47dan dibenahi
17:49oleh seluruh
17:50jajaran
17:50semoga
17:52para pejabat
17:53di Tulung
17:54Agung
17:55setelah ini
17:56bisa
17:57membenahi
17:58terkait dengan
17:59skor SPI
18:00dan lain-lain
18:01dan informasi
18:02yang tentunya
18:03diberikan oleh
18:05Direktorat
18:06atau Kediputi
18:08Penjagaan
18:08terkait dengan
18:11SPI
18:13dalam perkara
18:14Tulung Agung
18:15ini
18:15kami juga
18:16menemukan
18:16fakta bahwa
18:17untuk memenuhi
18:18permintaan
18:18Bupati
18:19sebagian
18:20OPD
18:20bahkan
18:21sampai
18:22meminjam
18:22dana
18:23hingga
18:24menggunakan
18:25uang pribadi
18:25tindak
18:27pidana ini
18:28bukan tidak
18:28mungkin
18:29akan membuka
18:29modus baru
18:30seperti
18:31pengaturan
18:31proyek
18:32dan gratifikasi
18:33untuk mengumpulkan
18:34uang yang dibutuhkan
18:34oleh para
18:35pejabat OPD
18:36untuk disetorkan
18:37kepada para
18:38Bupati
18:39jadi ini
18:39ada
18:40efek
18:41bola saljunya
18:43gitu ya
18:43kenapa
18:45jadi ketika
18:48diminta
18:49sesuatu oleh
18:50dalam hal ini
18:51OKNUM
18:51KWS ini
18:53tentunya juga kan
18:55para kepala OPD
18:56ini akan
18:57berusaha untuk
18:59mencari
19:00gitu ya
19:01ya tadi
19:02sementara
19:03tidak ada
19:04belum ada
19:04ya
19:05kita
19:06khawatirnya
19:07juga nanti
19:07ngambilnya
19:08dari proyek
19:09dan dari
19:09lain-lain
19:10seperti itu
19:11sehingga
19:11yang dirugikan
19:13adalah
19:13masyarakat
19:14kenapa
19:14karena
19:15tentu
19:16uang
19:17atau dana
19:18yang harus
19:19seharusnya
19:20digunakan
19:20untuk
19:21membangun
19:22infrastruktur
19:23akhirnya
19:23diambil
19:24sebagian
19:25dan
19:26infrastrukturnya
19:27atau kualitasnya
19:27menjadi
19:28menurun
19:28dan yang menjadi
19:31yang rugi
19:32ya
19:33itu
19:33masyarakat
19:34tentunya
19:34infrastrukturnya
19:36kualitasnya
19:38tidak
19:38bagus
19:39hingga
19:40mudah rusak
19:40dan
19:40tidak bisa
19:42mendukung
19:43masyarakat
19:45sebagai
19:46penyelenggara negara
19:47Bupati sudah
19:48mendapatkan hak
19:48keuangan yang sah
19:49melalui gaji
19:50maupun dana
19:51operasional khusus
19:52sehingga
19:53membebankan
19:54kebutuhan pribadi
19:55di luar kedinasan
19:56kepada para
19:56perangkat daerah
19:57ataupun
19:58pada anggaran
19:59dinas
20:00adalah
20:00tindakan
20:01yang
20:01melanggar hukum
20:02selain itu
20:03KPK juga
20:04menghimbau
20:04agar para
20:05penyelenggara negara
20:06tidak melakukan
20:07penyelenggunaan
20:08wawonang
20:08termasuk
20:09dengan
20:10menjadikan
20:11surat pernyataan
20:12sebagaimana
20:13dalam perkara ini
20:14sebagai alat
20:15untuk mengancam
20:16karena tadi
20:17dengan surat
20:18pernyataan tersebut
20:19yang sudah
20:20ditanda tangani
20:21yang atau
20:22terpaksa
20:24ditanda tangani
20:25karena atas
20:26permintaan
20:26dari
20:27Bupati
20:28oleh Kepala
20:28UPD
20:29akhirnya
20:30menjadi jebakan
20:31bagi Kepala UPD
20:32itu sendiri
20:33karena apabila
20:34yang bersangkutan
20:35tidak mengikuti
20:37atau tidak patuh
20:38terhadap permintaan
20:39dari
20:39Oknum Bupati ini
20:40maka
20:42dia dengan mudah
20:43akan
20:44dengan surat tersebut
20:46tinggal
20:46kasih tanggal
20:47saja
20:47kasih tanggal
20:48sudah sah
20:49bahwa yang bersangkutan
20:50mengundurkan diri
20:52dari jabatan tersebut
20:53dan bahkan
20:54dari
20:54ASN
20:58dalam perkara ini
20:59juga terungkap
21:00bahwa
21:00anggaran pendapatan
21:01dan belanja
21:01daerah
21:02semestinya
21:03dialokasikan
21:04untuk kepentingan
21:04masyarakat
21:05bukan untuk
21:05kehidupan pribadi
21:06atau kelompok tertentu
21:07termasuk
21:08praktik pemberian
21:09THR kepada
21:10Perkopimda
21:11terlebih
21:12di tengah
21:13kebijakan
21:13efisiensi
21:14anggaran
21:14padahal
21:16pada saat
21:18penanganan
21:19perkara
21:20di Kabupaten
21:22Cilacap
21:22kita sudah
21:23menyampaikan
21:24sudah mewanti-wanti
21:25kepada
21:26seluruh
21:29pejabat
21:30khususnya
21:32para
21:34Bupati
21:35maupun
21:35Wali Kota
21:36untuk tidak
21:37memberikan
21:39THR
21:40tetapi
21:40rupanya
21:41pada kesempatan
21:43itu mungkin
21:45informasinya
21:45belum sampai
21:46atau bagaimana
21:47sehingga
21:48tetap
21:49ditemukan
21:49bahwa ada
21:50pemberian
21:51THR
21:51untuk
21:52Perkopimda
21:53padahal
21:54apalagi saat ini
21:55sedang dilakukan
21:57efisiensi
21:57harusnya hal-hal
21:59yang demikian
21:59tidak dilakukan
22:01dan lebih fokus
22:02untuk
22:03mengalokasikan
22:04anggaran
22:05untuk kepentingan
22:06masyarakat
22:07pemerintah daerah
22:08dan Perkopimda
22:09harusnya punya
22:10komitmen yang sama
22:11untuk saling bekerja sama
22:12dan mendukung
22:13program-program
22:13yang bertujuan
22:14untuk memajukan
22:15masyarakat daerah
22:16dengan penuh
22:17integritas
22:17tanpa
22:18melakukan
22:19pemberian-pemberian
22:20yang melanggar
22:20ketentuan hukum
22:21dan norma
22:22KPK juga
22:23turut mengingatkan
22:24seluruh kepala daerah
22:25dan OPD
22:26untuk memiliki
22:26komitmen yang sama
22:28dalam upaya
22:28pencegahan
22:29serta
22:30pemberantasan korupsi
22:31pada tiap-tiap individu
22:33demikian halnya
22:35seluruh aparatur
22:35dan perangkat
22:36di daerah
22:36seharusnya bisa menolak
22:38perintah kepala daerah
22:40yang melanggar hukum
22:40hal ini sekaligus
22:41untuk mendukung
22:42terwujudnya
22:43prinsip
22:43good governance
22:45di daerah
22:46dengan penuh
22:46integritas
22:47kelanjutan dari penanganan
22:50perkara ini
22:51tentunya juga
22:52kedeputian
22:53pencegahan
22:54kemudian
22:55korsup dan
22:56dikpermas
22:56juga akan melakukan
22:58kegiatan-kegiatan
22:59berupa
23:00pencegahan
23:01seperti tadi
23:02karena juga
23:03nilai
23:04MCP-nya
23:05kemudian
23:06nilai-nilai yang lainnya
23:08itu akan
23:08dibenahi
23:09jadi
23:10nanti
23:12kedepannya
23:13tentunya
23:14komunikasi
23:16dan koordinasi
23:16antara para
23:17pejabat
23:18dengan
23:18kedeputian
23:20penjagaan
23:21korsup
23:21maupun dikpermas
23:22bisa terjalin
23:24dengan baik
23:24selanjutnya
23:25jika masyarakat
23:26menemukan
23:27adanya
23:27kepala daerah
23:28dan
23:29atau
23:30penyelanggaran
23:30negara lainnya
23:31yang melakukan
23:32dugaan
23:33tindak-pindak korupsi
23:34dapat melaporkan
23:35melalui saluran
23:36layanan pengaduan
23:37resmi
23:38di KPK
23:38yaitu
23:39call center
23:40198
23:41atau email
23:42pengaduan
23:43at kpk.co.id
23:45serta website
23:46nanti bisa
23:47dilihat
23:48website-nya ya
23:49demikian yang bisa
23:51kami sampaikan
23:51terima kasih
23:52atas perhatiannya
23:53saya kembalikan
23:54kepada Mas Juir
23:55Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
23:58Terima kasih Pak Deputi
24:00yang telah
24:00menjelaskan
24:01secara lengkap
24:02dan utuh
24:02terkait dengan
24:03peristiwa tertangkap tangan
24:04di wilayah Kabupaten
24:06Tulungagung
24:07di mana KPK
24:09kemudian
24:09menetapkan
24:10dua orang
24:10sebagai tersangka
24:12yaitu
24:12saudara
24:13GSW
24:14selaku
24:14Bupati Tulungagung
24:15periode
24:162025
24:172030
24:18dan juga
24:19saudara
24:20IOG
24:21yang merupakan
24:22ADC
24:22atau
24:23Ajudan
24:24Bupati
24:24selanjutnya
24:26selanjutnya
24:26para tersangka
24:27ditahan
24:27untuk 20 hari
24:28pertama
24:29terkitung
24:30sejak hari ini
24:31tanggal 11
24:32April
24:33hingga nanti
24:34tanggal
24:3430
24:35April
24:372026
24:38baik
24:39teman-teman
24:40jurnalis
24:41sebelum kita
24:42menampilkan
24:43secara langsung
24:44barang bukti
24:45yang diamankan
24:46dalam
24:47kegiatan penyelidikan
24:48tertutup ini
24:49kami ingin
24:50menunjukkan
24:51barang bukti
24:52saat diamankan
24:54di lokasi
25:00jadi
25:01sebagaimana
25:01tadi sudah
25:02dijelaskan oleh
25:03Pak Deputi
25:05terkait dengan
25:05kronologi
25:06peristiwa
25:07tertangkap tangan
25:08bahwa
25:08tim
25:09mendapatkan
25:10informasi
25:11adanya rencana
25:12penyerahan
25:13uang
25:14dari
25:14salah satu
25:16dinas
25:17kepada
25:17Bupati
25:18di trigger
25:21adanya
25:21kebutuhan
25:23dari
25:23Bupati
25:24sehingga
25:25disiapkan
25:26sejumlah
25:26uang
25:27dan
25:27penyerahan
25:29uang
25:29dilakukan
25:30melalui
25:31perantara
25:32baik perantara
25:33pemberi
25:33maupun
25:34perantara
25:35penerima
25:36dari pihak
25:37Bupati
25:37dalam hal ini
25:39adalah
25:39saudara
25:40YOK
25:41dimana
25:42penyerahan
25:43dilakukan
25:44di
25:44pendopo
25:45kemudian
25:47pasca
25:48dilakukan
25:48penyerahan
25:49kemudian
25:50tim
25:50mengamankan
25:51para pihak
25:52dan juga
25:52barang bukti
25:54diantaranya
25:54dalam bentuk
25:55uang
25:55tunai
25:56sebagaimana
25:57kawan-kawan
25:57bisa
25:58lihat
25:58dalam layar
26:03sehingga
26:04uang
26:05tunai
26:05yang diamankan
26:06dalam peristiwa
26:07tertangkap tangan
26:08ini
26:08total
26:09sejumlah
26:10Rp335
26:12juta
26:13ini bagian
26:16dari
26:16total
26:17dugaan
26:18penerimaan
26:19yang sudah
26:19dilakukan oleh
26:20Bupati
26:21sekitar
26:21Rp2,7
26:23miliar
26:24dari
26:25permintaan
26:26setidaknya
26:27senilai
26:28Rp5
26:29miliar
26:30kepada
26:30sekurang-kurangnya
26:31Rp16
26:32OPD
26:33yang ada
26:34di
26:35wilayah
26:35Kabupaten
26:36Tulungagung
26:39selain
26:40barang bukti
26:41dalam bentuk
26:42uang
26:42tim
26:44kemudian
26:44juga
26:44mengamankan
26:45empat
26:47pasang
26:48sepatu
26:49ini
26:50mengapa penting
26:51juga kami
26:51tunjukkan
26:52karena memang
26:53dari fakta-fakta
26:55yang didapatkan
26:56oleh tim
26:57bahwa
26:58Bupati ini
26:59selalu
27:01melakukan
27:02reimburse
27:03atau minta
27:04penggantian
27:05atas
27:05biaya-biaya
27:06yang sudah
27:07dikeluarkan
27:07bahkan
27:09hingga
27:09pembelian
27:10sepatu
27:11itu juga
27:11minta
27:12untuk diganti
27:13biayanya
27:14oleh
27:14perangkat
27:16daerah
27:16atau OPD
27:17kemudian
27:19biaya-biaya
27:20seperti
27:21kebutuhan
27:22berobat
27:22jamuan makan
27:24dan juga
27:25keperluan
27:26pribadi
27:26lainnya
27:29baik
27:30teman-teman
27:31jurnalis
27:32kita akan
27:33tunjukkan
27:34secara langsung
27:34barang bukti
27:36barang bukti
27:37dimaksud
27:54selamat menikmati
28:26selamat menikmati
28:51selamat menikmati
29:22selamat menikmati
29:56jadi dalam kesempatan ini
29:58kami menunjukkan
29:59uang tunai
30:00senilai
30:05235 juta rupiah
30:08dan juga
30:084 pasang
30:10sepatu
30:16dimana
30:174 pasang
30:18sepatu ini
30:19informasinya
30:20nilainya
30:22mencapai
30:23129 juta rupiah
30:40selamat menikmati
31:06cukup
31:07terima kasih
31:22selamat menikmati
31:53selamat menikmati
32:21selamat menikmati
32:51selamat menikmati
33:04selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan