00:00Setelah seorang perempuan diduga jadi korban penipuan surat keputusan atau SK aparatur siper negara palsu di Gersik, Jawa Timur.
00:09Padahal korban telah berseragam dinas saat memasuki kantor pemerintahan Kabupaten Gersik.
00:17Senin pagi 4 April 2026, menjadi hari pertama bagi seorang perempuan muda di Gersik, Jawa Timur untuk berkantor di gedung
00:26organisasi perangkat daerah.
00:27Ia datang mengenakan seragam dinas sambil membawa SK pengangkatan ASN yang telah dilegalisir.
00:35Namun saat diperiksa, SK pengangkatan yang ia bawa ternyata palsu.
00:40Kepala bagian protokol dan komunikasi pimpinan Setda Gersik, Imam Basuki, menemukan kejanggalan pada tanda tangan pejabat yang tercantum.
00:48PNS golongan 3B dan surat keputusan masalahan tugas dan mengatakan bahwa dia ditugaskan di bagian prokopim.
00:58Hari ini terkonfirmasi tidak asli sesuai dukaan saya, sehingga dinyatakan itu tidak ada dan palsu.
01:13Polisi menyebut korban rekrutmen ASN palsu di PMK Gersik lebih dari satu orang.
01:18Polisi mendesak agar para korban membuat laporan agar penyelidikan bisa langsung berjalan.
01:23Ada beberapa orang, namun jumlahnya kami belum tahu pastinya, karena saat ini informasinya di hari ini sedang dikumpulkan.
01:31Dan di BKPSDM juga sudah membuat tempat untuk menerima laporan tersebut.
01:36Dan ke depannya kalau memang ada yang membuat laporan polisi, kami terima di Polis Gersik.
01:41Informasi ada yang mengeluarkan sejumlah materi, namun jumlahnya kami belum tepat pastinya.
01:46Diduga para korban diminta menyetor uang berkisar 50 juta hingga 75 juta rupiah per orang kepada seseorang.
01:54Mereka dijanjikan lolos seleksi PNS dan diberikan SK pengangkatan dengan penempatan berbeda di PMK Gersik.
02:01Didi Haryanto, Kompas TV Gersik, Jawa Timur.
02:08Setelah kita bahas kasus SK palsu aparatur sipil negara di Gersik bersama dengan Bupati Gersik, Fandi Ahmad Yani.
02:15Assalamualaikum, selamat malam Gus Yani dengan Ibrahim dari Kompas TV.
02:18Malam Mas, waalaikumsalam.
02:21Gus Yani, jadi sejauh ini sudah ada berapa korban yang melapor ke PMK Gersik?
02:26Ya, yang pertama kami dari pemerintah Kabupaten Gersik mengucapkan mohon maaf ya atas mungkin ada kejadian ini.
02:35Tepatnya di hari Senin tanggal 6 April itu, kami itu kaget awalnya ketika ada masyarakat yang berpakaian PNS,
02:48kira-kira pukul jam 9 pagi setelah apel itu ada yang datang ke kantor Forkopim,
02:58nemui kabak Forkopim, pertamanya seperti itu, terus membawa SK.
03:04SK yang dibawa ke kantor tersebut dan menunjukkan SK itu.
03:10Berapa orang?
03:12Satu, satu orang, awalnya satu orang.
03:16Satu orang, kemudian untuk menemuin Pak Kabak Forkopim.
03:23Kemudian setelah pas kebetulan ada Pak Kabak Forkopim berada di tempat,
03:30dan SK itu diberikan ke Pak Kabak Forkopim awalnya.
03:35Kemudian dibacalah sama Kabak Forkopim.
03:39Kan kita, kalau ASN baru kan pasti punya mekanisme mau perkrutan,
03:50kemudian ataupun kalau memang P3K itu kan syaratnya pasti dimulai dari
03:59pernah bertugas selama minimal 2 tahun dari tenaga kerja honorer.
04:05Ini sama sekali tidak ada di suratnya, tidak dijelaskan.
04:08Jadi ada indikasi palsu?
04:11Betul, belum, belum.
04:12Jadi si korban ini belum, tidak pernah tercatat sebagai honorer dulu.
04:20Oh, baik.
04:21Jadi kan harus punya pengalaman kerja 2 tahun minimal sebagai honorer di Pemkap Gersi.
04:32Oke.
04:32Kemudian ditelusuri.
04:37Ibu ini tidak pernah bekerja selama punya pengalaman 2 tahun.
04:45Kemudian dilihat SK ini ada kejanggalan, ada kejanggalan.
04:51Baik itu tanda tangan, dan lain sebagainya.
04:55Seperti itu awalnya.
04:57Pas ditanya pada ibu tadi, korban tadi, dapat dari mana SK-nya?
05:02Apakah ada orang dalam di lingkungan Pemkap Gus yang juga terlibat?
05:06Atau seperti apa?
05:06Ya, ini kami tadi sore baru saja menyelesaikan rapat dari siang.
05:14Ada inspektorat, kemudian ada BKSDM, kemudian ada bagian hukum.
05:22Kami sudah duduk bersama dan menindaklanjuti follow-up ini untuk kepada pihak yang berwenang, yaitu Pores Gersik.
05:34Dan pemerintah Kabupaten Gersik sudah membuat laporan kepolisian tentang pemalsuan surat, tentunya.
05:46Pemalsuan dokumen, dokumen SK tersebut.
05:51Oke.
05:51Ini melaporkan dua pelaku juga, kabarnya kami betul nggak sih Gus?
05:55Informasinya sejauh ini diduga ada dua pelaku Gus.
06:00Kenapa?
06:01Diduga ada dua pelaku, betul.
06:03Termasuk di lingkungan Pemkap dan mantan.
06:05Mantan PMS di Pemkap.
06:07Betul Gus?
06:09Nanti masih ditelusuri ya, kami takut salah, kami takut salah ya.
06:15Tapi ini masih ditelusuri.
06:19Keterlibatan apakah ada peran mantan ASN atau yang dicurigai, kami belum memastikan.
06:28Nanti biar pihak wawonang melalui Pores Gersik, dan kami sudah diskusi dengan Pak Kapores untuk ditindaklanjuti.
06:37Karena ini kan laporan polisi ini dari pemerintah Kabupaten Gersik, melaporkan tentang pemalsuan dokumennya.
06:46Tapi sampai saat ini korban, yang menjadi korban, yang salah satunya ibu yang datang di Senin pagi itu, sampai hari
06:55ini kan belum melaporkan.
06:56Mungkin di waktu yang depan, mungkin di hari Senin atau besok bisa melaporkan.
07:05Total berapa sih Gus, kalau korban yang melapor ke Pemkap ataupun juga ke polisi sudah ada informasinya?
07:11Rata-rata mereka ketipu berapa sih?
07:13Belum tahu pasti berapa jumlah korbannya ya, tapi nanti mungkin Senin bisa kita tahu.
07:22Kita juga buka pengaduan di Pemkap, barangkali ada korban-korban yang lain, korban-korban yang lain yang ingin melaporkan.
07:33Jadi di Pemkap juga di PKSDM sudah memberikan informasi, barangkali ada korban-korban lain segera untuk melaporkan.
07:42Gus, sedikit singkat saja imbauan kepada warga agar tidak tertipu jika ada tadi pemasuhan SKPNS, Gus.
07:48Sedikit singkat saja Gus.
07:49Ya, terima kasih. Jadi kami atas nama pemerintah Gawatan Gese mengucapkan mohon maaf atas kejadian ini.
07:58Tapi kami perlu sampaikan kepada masyarakat bahwasannya P3K tersebut punya syarat dan punya sistem minimal 2 tahun pernah berpengalaman menjadi
08:12kerja dihonorir di pemerintah.
08:14Kemudian mengikuti tahapan pendaftaran dan dilanjutkan tes administrasi terkait dengan P3K tersebut.
08:24Kemudian nanti setelah tes akan dikirim kayak kode-kode gini dari BKN langsung.
08:33Jadi masyarakat jangan sampai mudah untuk tertipu dengan pelaku-pelaku yang mungkin tidak bertanggung jawab yang seperti ini.
08:42Kami sangat prihatin atas kejadian yang terjadi di pemerintah Gawatan Gese.
08:49Baik. Saat ini kasusnya tengah diproses ya oleh polisi dan kita akan tunggu.
08:53Sudah, tadi Jumat sore sudah kami laporkan.
08:56Baik. Terima kasih Gus Fandi Ahmad Yani, Bupati Gresik telah menyampaikan informasi terkini di program Kopas Malam hari ini.
09:04Terima kasih Gus.
09:05Terima kasih.
Komentar