00:00Ya, Mas Irfan sebelum kita memulai dialog kita sore hari ini, kondisi Anda bagaimana? Apakah masih dalam kondisi aman dan
00:07juga sehat Mas Irfan?
00:10Alhamdulillah saya aman bersama keluarga saya di sini. Kemarin ketika ada waktu serangan saya di Beirut, cuman untuk pagi ini
00:17saya sudah meninggalkan Beirut.
00:20Kalau sampai saat ini, Mas Irfan, apakah masih terjadi serangan-serangan yang dilakukan oleh pihak Israel, khususnya ke wilayah Beirut?
00:32Untuk pagi ini, sejak itu kemarin sampai kemarin malam, untuk pagi ini tidak ada serangan di Beirut sama sekali.
00:39Cuman untuk malam tadi masih ada serangan di daerah selatan Lebanon.
00:50Ya
00:52Ya
00:53Untuk pagi ini, untuk apa hari ini tidak ada serangan sama sekali dari pasukan Zionis.
01:01Cuman malam tadi, kemarin kan serangannya dimulai ketika siang hari, di jam 1 siang.
01:09Dan serangan itu berlanjut terus sampai 10 menit kemudian.
01:13Kemudian ada serangan lagi di malam harinya, cuman itu tidak di kota Beirut, ada di daerah lain seperti di daerah
01:19Lebanon Selatan yang dekat dengan di perbatasan sana.
01:23Untuk hari ini, belum ada informasi atau serangan apapun yang dilakukan oleh pasukan Zionis di Lebanon.
01:30Saat serangan-serangan itu terjadi, ini titik serangannya berada di mana, Mas Irfan? Apakah betul di daerah permukiman dan juga
01:38daerah komersil?
01:41Seperti yang kita tahu sebelumnya kan, pasukan Zionis ini mereka selalu menyerang di daerah selatan, di kota Beirut.
01:50Itu jarang sekali kalau mereka menyerang sampai ada di tengah kota, ada di tempat-tempat yang ramai orang.
01:56Cuman untuk kemarin, itu serangannya tiba-tiba ada di tengah kota, yang di mana tempat yang seharusnya itu tidak boleh
02:04diserang.
02:05Dan biasanya pasukan Zionis ini, ketika mereka mau menyerang, mereka seperti memberikan ada tempat yang nanti akan diserang.
02:15Sekitarnya mungkin 10 menit sebelumnya atau 5 menit sebelumnya, cuman untuk yang kemarin ini, itu tidak ada sama sekali.
02:21Jadi kenapa banyak korban yang berjatuh hari itu karena pasukan Zionis tidak memberikan informasi sama sekali bahwa tempat ini akan
02:30diserang.
02:33Artinya metode serangannya justru berubah sebelum dan juga sesudah dari adanya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran ya?
02:43Iya, betul.
02:45Kalau dari instruksi pemerintah Lebanon dan juga KBRI Beirut, seperti apa kepada warganya, termasuk kepada warga negara asing di sana?
02:56Kalau untuk KBRI kita sendiri, untuk WNI yang ada di Lebanon, terutama yang ada di Beirut, mereka menghimbau kita untuk
03:06menjauhi tempat-tempat.
03:07Ya, maksudnya tempat-tempat yang biasanya ditargetkan oleh pasukan Zionis dan kemudian juga dari KBRI juga sudah menghimbau dan juga
03:18sudah memberikan status siaga satu sejak tahun 2024.
03:22Sedangkan dari Lebanon sendiri, ya sampai sekarang ya mungkin ada teman-teman di Indonesia sering bertanya-tanya apa yang dilakukan
03:31oleh government itu Lebanon sendiri.
03:34Ya, kalau kita melihatnya sebagai warga Lebanon atau melihatnya sebagai warga asing, ya kita melihat itu seperti tidak ada kemampuan
03:44dari Lebanon sendiri untuk menghadapi masalah ini.
03:47Bahkan hari ini itu semua sekolah diliburkan, semua sekolah diliburkan, semua sektor pabrik, kemudian toko-toko semuanya tutup karena mereka
03:58memberikan instruksi bahwa hari ini adalah hari Dukacita.
04:03Hanya sebatas itu.
04:04Dan setahu saya dari informasi pagi ini juga, mereka sedang mengadakan ini, seperti pertemuan untuk membahas masalah ini.
04:15Tapi setiap ada serangan mereka selalu melakukan seperti itu, tapi tidak ada hasilnya.
04:20Apakah ada imbawan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman?
04:25Karena Anda tadi sempat menyebutkan bahwa serangan yang terakhir tidak diinformasikan seperti sebelum-sebelumnya.
04:35Ya, bahwa setiap ada serangan, semua apa imbawan itu, semua peringatan itu bukan dari Lebanon, tapi dari negara sebelah.
04:45Jadi, semua informasi yang diterima bahwa nanti akan ada serangan di tempat ini, itu bukan dari orang Lebanon, tapi melalinkan
04:54dari negara sebelah.
04:55Cuma yang kemarin itu ya, mereka tidak memberikan apa imbawan atau peringatan untuk pergi, dan juga tiba-tiba menyerangkan di
05:06tempat yang biasanya tidak diserang.
05:09Yang seharusnya tidak boleh diserang.
05:11Ya, Mas Irvan, kalau memang situasinya berbeda, tidak ada informasi, apakah dari warga di sana, termasuk Mas Irvan sendiri, akan
05:22melakukan mengungsi ke tempat lain yang sudah mungkin bisa dikondisikan tempat yang lebih aman?
05:33Kalau sebagai WNI yang ada di Lebanon, jadi setiap WNI yang ada di Lebanon, kan kita di sini tidak banyak
05:41ya, karena memang sudah banyak yang pergi, sudah banyak yang dievakuasi ke Indonesia.
05:45Nah, dari KBRI sendiri, itu mereka memberikan tempat untuk WNI yang kena dampak dari perang ini untuk mengungsi di KBRI,
05:56di shelter.
05:57Jadi, yang saya tahu ada sekitar 1-2 orang yang mungkin sekarang ada di KBRI untuk mengungsi dari konflik ini.
06:04Karena ini juga, Mbak, tidak semua orang, WNI, bahkan orang apa di Lebanon itu bisa pergi dengan aman.
06:12Contohnya sekarang, kota Beirut itu full banget.
06:15Kota Beirut itu semuanya sudah macet, full, karena semua orang, hampir semua orang dari selatan Lebanon,
06:21dan dari pinggiran kota Beirut semuanya mengungsi ke kota Beirut, di pusat kota.
06:26Dan, tiba-tiba, malah di pusat kota itu malah diserang juga.
06:33Jadi, sekarang sedang ada kebingungan di masyarakat di kota Beirut, mereka harus pergi kemana lagi.
06:38Baik.
06:39Baik, terima kasih Mas Irfan Effendi.
06:43Tetap jaga keselamatan Anda dan juga tetap berada di wilayah yang aman.
06:48Mas Irfan Effendi, warga negara Indonesia di Lebanon.
Komentar