00:00Pak Bahlil bilang aman, jadi tenang
00:03Aman tidak berarti kita tenang-tenang, santai-santai, tidak
00:08Sumber-sumber minyak dan gas kita tidak terlalu banyak yang liwat Selat Hormuz
00:18Kita bisa mencari alternatif lain selain kita punya kekuatan dalam negeri yang sangat kuat
00:29Ada periode yang kita harus atasi bersama, tapi saya terima kasih tim saya, menteri-menteri ekonomi saya, Handal, terima kasih
00:39Mereka laporkan Pak, tenang
00:47Untuk BBM yang bersubsidi, kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat
00:56Kita akan pertahankan untuk 80% rakyat kita
01:00Tapi pada saatnya yang orang-orang kuat, orang-orang kaya, ya kalau mau pakai bensin yang mahal, ya dia harus
01:12bayar harga pasar
01:15Lo sudah kaya, minta subsidi lagi
01:18Ya enggak lah, yang kita bela rakyat miskin
01:24Saya terima kasih
01:27Dan ini hanya period tertentu dan ini juga benar, ini juga baik
01:33Kita tidak boleh jadi bangsa yang terlalu santai
01:40Mari kita koreksi diri kita
01:43Bangsa kita terlalu banyak diberikan oleh yang maha kuasa
01:48Sehingga kita ini, ya kan, kumaha ngke
01:54Bukan ngke, kumaha ngke
01:58Tenang aja
01:59Pak Bahlil bilang aman, jadi tenang
02:04Aman tidak berarti kita tenang-tenang, santai-santai, tidak
02:08Kita bekerja, kita waspada
02:10Saudara-saudara, krisis ini bagi saya adalah sebuah peluang
02:17Krisis, kesulitan, tantangan, hambatan, rintangan adalah peluang
02:28Membuat kita harus bekerja lebih baik
02:36Terima kasih telah menonton!
03:03Terima kasih telah menonton!
Komentar