Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric telah membagikan hasil awal penyelidikan atas gugurnya tiga pasukan penjaga perdamaian Indonesia di Lebanon selatan.

PBB memastikan tiga pasukan penjaga perdamaian Indonesia dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon atau UNIFIL gugur dalam dua insiden terpisah pada tanggal 29 dan 30 Maret 2026.

Terkait kematian anggota Angkatan Bersenjata Indonesia, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon pada insiden 29 Maret.

PBB menyatakan jika proyektil tersebut adalah peluru meriam utama tank kaliber 122 milimeter yang ditembakkan tank Merkava Angkatan Pertahanan Israel dari timur ke arah Taiba.

Sementara mengenai insiden kedua pada 30 Maret, ia mengatakan bahwa Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Anumerta Noor Ikhwan gugur akibat alat peledak improvisasi, IED yang dipicu oleh kawat jebakan yang kemungkinan besar dipasang oleh Hizbullah.

Pemerintah Indonesia telah melakukan diplomasi untuk mendesak investigasi menyeluruh atas gugurnya anggota pasukan perdamaian UNIFIL.

Kementerian Luar Negeri menegaskan, pemerintah telah melakukan langkah diplomasi intensif, termasuk komunikasi langsung Menteri Luar Negeri dengan Pemerintah Lebanon dan Sekjen PBB, untuk mendorong investigasi menyeluruh dan perlindungan maksimal bagi personel UNIFIL.

Pemerintah Indonesia menuntut akuntabilitas dan keadilan atas serangan terhadap pasukan perdamaian, serta mendesak PBB untuk mengambil langkah konkret guna mencegah eskalasi konflik.

Baca Juga Investigasi PBB: Kopda Farizal Terbunuh Tank Israel, Mayor Zulmi-Serka Ichwan Gugur karena Peledak di https://www.kompas.tv/internasional/661554/investigasi-pbb-kopda-farizal-terbunuh-tank-israel-mayor-zulmi-serka-ichwan-gugur-karena-peledak

#pbb #tni #lebanon #israel

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/661673/3-tni-gugur-di-lebanon-pbb-1-prajurit-terkena-tank-israel-2-lainnya-diduga-akibat-bom-hizbullah
Transkrip
00:00Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stefan Jujarik, telah membagikan hasil awal penyelidikan atas gugurnya tiga pasukan penjaga perdamaian Indonesia di
00:10Libanon Selatan.
00:13PBB memastikan tiga pasukan penjaga perdamaian Indonesia dari pasukan sementara PBB di Libanon atau Unifil gugur dalam dua insiden terpisah,
00:22yakni pada 29 dan 30 Maret 2026.
00:25Terkait kematian anggota Angkatan Bersenjata Indonesia, Kopda Anumerta Farizal Romodon pada insiden 29 Maret, PBB menyatakan jika proyektil tersebut adalah
00:38peluru meriam utama tank kaliber 122 mm yang ditembakkan tank Merkava Angkatan Pertahanan Israel dari timur ke arah Taiba.
00:46Sementara mengenai insiden kedua pada 30 Maret, ia menyatakan bahwa Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Anumerta Nur
00:56Ikhwan gugur akibat alat peledak improvisasi IED yang dipicu oleh kawat jebakan yang kemungkinan besar dipasang Hezbollah.
01:05Terima kasih telah menonton!
01:43Terima kasih telah menonton!
01:48Terima kasih telah menonton!
02:12Pemerintah Indonesia telah melakukan diplomasi untuk mendesak investigasi menyeluruh atas gugurnya anggota pasukan perdamaian.
02:20Kementerian Luar Negeri menegaskan pemerintah telah melakukan langkah diplomasi intensif termasuk komunikasi langsung Menteri Luar Negeri dengan pemerintah Libanon dan
02:30Sekjen PBB untuk mendorong investigasi menyeluruh dan perlindungan maksimal bagi personel Univill.
02:37Pemerintah Indonesia menuntut akuntabilitas dan keadilan atas serangan terhadap pasukan perdamaian serta mendesak PBB untuk mengambil langkah konkret guna mencegah
02:47eskalasi konflik.
02:51Dan meminta agar PBB dapat menuntaskan investigasi secara menyeluruh.
02:59Pemerintah Indonesia dalam hal ini telah mendesak agar semua pihak terkait dapat menyelidiki dan juga mengadili para pelaku serta memastikan
03:11akuntabilitas dan kejahatan yang terjadi terhadap personel pemelihara perdamaian.
03:18Dan kita juga mendukung agar Univill dapat menyampaikan protes secara resmi kepada para pihak yang terkait.
Komentar

Dianjurkan