00:01Saudara polisi menangkap mantan Kepala Kas Bank Negara Indonesia atau BNI Unit Aikanabara Medan terkait kasus dugaan penggelapan dana jemaat.
00:11Pelaku menipu Jumaat Gereja Katolik Paroki Santo Franciscus Asisi Aikanabara hingga 28 miliar rupiah.
00:23Polda Sumatra Utara bersama dengan petugas imigrasi Bandara Internasional Kuala Namu menangkap pelaku yang merupakan mantan Kepala Kas Bank BUMN
00:32Unit Aikanabara Kabupaten Labuhan Batu Sumatra Utara di Bandara Kuala Namu Medan pada 30 Maret lalu.
00:40Pelaku sempat kabur ke Australia hingga akhirnya menyerahkan diri ke polisi.
00:44Polisi bilang pelaku menggunakan uang jumaat untuk berinvestasi di bidang sports center, cafe, dan mini zoo.
01:01Tersangka menipu para korban bahwa mengatakan bahwa deposito investment ini adalah produk dari BNI.
01:08Padahal bukan. Tersangka baru mengakui sekitar 7 miliar yang digunakan.
01:15Kegunaannya yaitu salah satunya untuk investasi baik di bidang sports center, cafe, mini zoo, dan beberapa tempat yang dijadikan usaha
01:29oleh tersangka.
01:32Saudara kasus ini bermula pada 2019 lalu.
01:36Pelaku menawarkan produk investasi palsu kepada Jemaat Gereja Katolik Paroki Aikanabara.
01:43Pelaku menjanjikan bunga yang menggiurkan sebesar 8 persen per tahun jauh di atas bunga bank normal yang berkisar 3,7
01:52persen.
01:52Untuk meyakinkan korban, pelaku memalsukan dokumen dan tanda tangan nasabah.
01:57Lalu mengalihkan dana jemaat ke rekening pribadi, rekening istrinya, dan perusahaan miliknya.
02:08Pelaku lalu dilaporkan ke Polda Sumatera Utara pada 26 Februari 2026.
02:14Rupanya pelaku sudah merencanakan untuk melarikan diri sebelum dilaporkan ke polisi.
02:20Dia mengajukan cuti pada 9 Februari dan 9 hari kemudian mengundurkan diri atau pensiun dini.
02:27Berselang dua hari setelah laporan polisi masuk, pelaku dan istri terbang ke Australia.
02:36Setelah satu bulan buron, pelaku ditangkap di Bandara Kuala Namu pada 30 Maret lalu.
02:42Polisi bilang pelaku bersedia menyerahkan diri dan kini telah ditahan di Polda Sumatera Utara.
02:47Polisi juga tengah mendalami keterlibatan istri pelaku.
Komentar