00:00Menyangkut masalah ekonomi, kedua masalah kepimpinan lintas generasi yang datang, kepimpinan bagaimana baiknya, bagaimana.
00:20Kemudian masalah deprovasi, hadir 12-13 mantan lubas yang hadir. Kemudian tentang pemerintah daerah, pemerintah daerah itu kenapa?
00:39Karena dengan efisiensi atau apapun namanya pengurangan anggaran itu, otomi daerah sepertinya menjadi kabur.
00:52Anggarannya dulu waktu zaman saya, 30% ke daerah TKN. Sekarang sita 17%.
00:59Hanya daerah tidak bisa banyak berbuat. Jalan-jalan pada rusak tidak bisa diperbaiki.
01:05Akibat anggarannya yang dipotong seperti itu untuk kebutuhan yang tentunya, apa yang seperti dimakan gratis, kooperasi, atau alutsis.
01:16Akibat itu maka semua dipotong di daerah termasuk anggaran ini.
01:20Nah ketiga tentang komunikasi.
01:25Bagaimana menurut Pak Arsik komunikasi sebaiknya komunikasi pemerintah kepada masyarakat bagaimana tidak.
01:33Itu lima hal itu sesuai dengan pertemuan yang kemarin saya sempatkan.
01:38Itu telah diterima oleh Tantor Bawah Presiden tanggal 25 Maret.
01:48Jadi 10 hari lalu.
01:5311 hari lalu.
01:55Mudah-mudahan telah beliau sempat baca, karena itu ada tanda terimanya.
01:59Itulah pemerintah itu yang sebenarnya terbuka untuk disampaikan.
02:12Sama sekali tidak naik bikin secara rapat gelap, tidak sama sekali.
02:17Itu terbuka dan hasilnya kita sampai.
02:20Tapi ada rencana bertemu langsung dengan Pak Presiden enggak Pak?
02:24Untuk menyampaikan hasil-hasil ini secara langsung ke Presiden?
02:28Iya Pak Presiden kan sangat sibuk, sehingga kadang-kadang susah untuk ketemu.
02:32Tapi kalau beliau ada waktu, saya bersedia untuk hadir, hadir datang untuk menyampaikan apa itu.
02:43Termasuk ke Pak Beng Kofi Krumian.
02:46Dan kalau itu sudah dia pelajari.
02:55Saya Iman dari TV One.
02:57Tadi mungkin saya ingin tahu juga ini Pak mengenai saran-saran yang tadi Bapak telah sampaikan kepada Presiden.
03:03Ini kira-kira dari kebijakan yang telah dilakukan oleh pemerintah ini, apakah mungkin ada ruang untuk kebijakan-kebijakan tersebut atau
03:09saran-saran tersebut ini bisa diakomodasi di kebijakan pemerintah kali ini?
03:13Dan tadi saya sempat mendengar juga, Bapak sempat menyinggung soal MBG.
03:18Dalam saran yang Bapak sampaikan ini, apakah ada khusus mengenai MBG ini Pak? Terima kasih.
03:23Pemerintah mempunyai dilema.
03:26Karena masalah kita yang dihadapi, antara lainnya, semuanya masih banyak masalah, ialah masalah defisit pemerintah.
03:35Defisit.
03:36Defisit itu kemudian artinya utang.
03:39Kalau defisit ini tidak dipelajari dengan baik, di artinya Bapak ya, maka utang pemerintah akan membesar.
03:50Dan itu menjadi sulit nantinya.
03:56Salah satunya itu, bahwa karena seperti Anda ketahui, pemerintah, menteri-menteri memusulkan untuk menambah jumlah defisit itu di atas 3
04:12persen.
04:14Tapi Presiden mengatakan hanya 3 persen.
04:17Maka soalnya adalah, kalau tetap 3 persen berarti ada pengeluaran yang harus dikurangi.
04:27Yang mana?
04:30Karena itu kita sarankan jangan mengurangi transfer ke daerah, jangan mengurangi biaya pendidikan, jangan kesehatan, infraktur PU, jangan dikurangi itu.
04:44Karena kalau dikurangi itu sangat terkena masyarakat dan pendidikan masyarakat.
04:52Karena itu kita minta evaluasi anggaran-anggaran yang masih bisa katakanlah dikurangi, ditunda dan sebagainya.
05:02Tapi jangan 3-5 hal ini, karena itu sangat berbahaya di daerah, itu antara lain.
05:12Di samping masalah-masalah lainnya.
05:25Ini energi itu tentunya belum dibahas di sini karena waktu itu belum timbul masalah Iran.
05:39Kita minta bahwa sudah-sudah agar dipertimbangkan untuk mengurangi defisit, mengurangi utang dengan cara mengurangi subsidi.
05:55Karena mengurangi subsidi berarti menaikkan harga.
05:59Akhirnya itu lakukan diberi banyak negara.
06:02Kenapa? Karena kalau harga murah seperti sekarang, orang tidak cenderung untuk tidak berhemat.
06:11Dia akan jalan, macet jalan karena murah BBM.
06:15Di samping itu, subsidi akan meningkat terus.
06:19Nah kalau meningkat terus, maka utang nak naik terus.
06:23Jadi itulah sebabnya.
06:24Memang ada mengatakan jangan dinaikkan.
06:27Iya betul, tidak dinaikkan mungkin sementara bagus.
06:33Tetapi utang akan menumpuk dengan suci dan besar.
06:38Itu yang paling berbahaya untuk kita semua.
06:41Kalau utang semua kita kena.
06:44Itu masalah utang.
06:47Masalah energi.
06:53Pasti sementara ada protes.
06:55Tapi ingat, yang paling banyak memakai ke BBM, dia punya mobil.
07:02Yang promosional itu, pertama, dia lebih mampu.
07:09Jadi kalau naik saja 20-30 persen, itu bagi mereka tentu tidak bisa saja.
07:18Kedua, kalau motor tentu bisa diatur.
07:25Karena itu adalah hubungannya dengan work from home.
07:32Supaya tidak perlu, work from home itu boleh dibilang, kita nanti bikin survei.
07:38Anda bikin survei.
07:39Apa dikerjakan PNS itu pada saat work from home.
07:43Karena yang work from home itu, umumnya administratif.
07:48Anda tidak bisa melayani masyarakat di rumahnya, kan?
07:52Ya, kalau makanan itu, maka dua hari itu bersamaan.
07:58Hampir bersamaan.
08:00Kalau masyarakat mempertahankan BBM itu,
08:04angkutan umum yang harus dipakai lebih banyak.
08:09Katakanlah di kantor harus bebas kendaraan.
08:11Harus semua naik kendaraan umum.
08:13Itu bisa.
08:14Daripada tinggal di rumah.
08:17Dan tinggal di rumah itu tiga hari.
08:19Kalau anda tinggal di rumah tiga hari, kan bosan juga.
08:22Mau keluar lagi, kan?
08:24Kalau keluar lagi, pakai mobil lagi.
08:27Atau motor.
08:28Ya, sama saja sebenarnya.
08:31Jadi, pilihan.
08:32Ini masalah pilihan.
08:34Pengalaman saya 20 tahun.
08:36Memang kalau dijelaskan kepada rakyat dengan baik.
08:39Rakyat akan menerima.
08:432005, 2014, tidak ada dia.
08:47Karena kita jelaskan dengan baik.
08:50Apalagi ini, masalah eksternal.
08:53Eksternal itu artinya,
08:57bagi kita terpaksa, karena dari luar.
09:04Saya baru dari beberapa negara ASEAN,
09:08diundang,
09:10untuk bicara.
09:12Semua naikkan.
09:14Di Thailand, di Malaysia, di Vietnam.
09:17Tidak ada dia mau apa-apa.
09:19Karena mereka, masyarakat memahami
09:22bahwa ini terpaksa dilakukan
09:24untuk mengurangi
09:27bawaan pemerintah
09:29tahun ini.
09:31Dan kalau itu bawaan pemerintah
09:33artinya
09:34defisit, artinya utang,
09:36artinya bawaan kita semua.
09:39Baik, kepada yang
09:40agar
09:41kalau naik itu yang motor,
09:43pasti kurang.
09:44Pasti tinggal di rumah.
09:45Pasti mungkin
09:46naik ke dalam umum, macam-macam.
09:48Itu lebih
09:50efektif
09:50dibanding
09:51tadi
09:52harus semua tinggal di rumah.
09:54Tapi dia keluar juga.
09:56Karena
09:56tiga hari itu
09:58long week days.
09:59Mungkin keluar kota
10:01mana-mana.
10:02Seperti itu.
10:08Mengawali pagi Anda
10:09dengan informasi terbaru.
10:11Satu langkah lebih dekat,
10:12satu langkah lebih mencerahkan.
10:15Saksikan Kompas Pagi
10:16di Kompas TV Channel 11
10:18pada televisi Anda.
10:21Terima kasih.
10:22Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar