Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas dengan munculnya seruan untuk menggulingkan Benjamin Netanyahu di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi ini tidak hanya berdampak pada geopolitik kawasan, tetapi juga memicu penderitaan yang dirasakan langsung oleh masyarakat sipil.

Melalui narasi yang berkembang, konflik ini disebut-sebut dipicu oleh kepentingan politik dan ekonomi, termasuk ambisi penguasaan sumber daya serta dominasi di kawasan. Di sisi lain, gelombang protes anti-perang mulai bermunculan, menunjukkan meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap kebijakan yang dinilai memperpanjang krisis.

Simak selengkapnya dalam video ini untuk memahami bagaimana konflik ini berkembang, dampaknya bagi masyarakat, serta dinamika politik yang terus berubah!

Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/04/01/105225/ambisi-perang-as-zionis-bikin-rakyat-israel-sengsara-muncul-seruan-gulingkan-netanyahu

Creative/Video Editor: Nura/Leo
#AS #Israel #Lengserkan
==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Dampak perang Amerika Serikat Israel picu penderitaan warga, desakan lengsarkan Benjamin Netanyahu muncul.
00:07Ketegangan di timur tengah kembali meningkat setelah media Iran Tasnim News Agency
00:11menyerukan kepada warga Israel untuk menggulingkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
00:17Seruan ini muncul pada awal April 2026 di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran
00:24yang semakin memanas dan berdampak luas bagi kawasan.
00:28Seruan tersebut disampaikan melalui platform berbahasa Ibrani milik media Iran
00:33yang secara langsung menyasar masyarakat sipil Israel.
00:36Mereka menilai bahwa krisis yang terjadi saat ini hanya bisa diakhiri jika Netanyahu tidak lagi memimpin
00:43karena kebijakan pemerintah hanya dianggap menjadi pemicu utama ketegangan dan penderitaan rakyat.
00:48Dalam narasinya, pihak Iran menuding ambisi perang para pemimpin barat termasuk pemerintah Amerika Serikat dan Israel
00:56sebagai penyebab konflik berkepanjangan.
00:59Tujuan utamanya disebut berkaitan dengan kepentingan penguasaan sumber daya alam,
01:03terutama minyak, serta upaya melemahkan kekuatan Iran di kawasan timur tengah.
01:08Sementara itu, meningkatnya gelombang protes anti perang di Israel dan Amerika Serikat juga turut disoroti.
01:15Iran mengklaim bahwa situasi ini menunjukkan ketidakpuasan publik terhadap kebijakan perang,
01:20sekaligus menegaskan bahwa konflik yang terus berlangsung telah membawa dampak besar bagi masyarakat sipil
01:25dan memperburuk stabilitas regional.
Komentar

Dianjurkan