Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Iran kembali meluncurkan serangan rudal. Kini, serangan mencapai gelombang ke-82, menargetkan sejumlah aset Amerika Serikat dan Israel di kawasan Teluk Persia.

Melalui rilis video, Garda Revolusi Islam Iran (I-R-G-C) meluncurkan rudal gelombang ke-82 pada Kamis dini hari, waktu setempat.

I-R-G-C mendedikasikan peluncuran rudal ini untuk menghormati penduduk di provinsi utara Iran, termasuk warga di Azerbaijan Timur, Ardabil, Gilan, Mazandaran, dan Golestan.

Di atas rudal tersebut, I-R-G-C menuliskan pesan: "Wahai Iran terkasih, jalanmu akan terus berlanjut dan tak akan berhenti."

#iran #perang #irgc

Baca Juga Potret Presiden Prabowo Terima Utusan Keamanan RRT, Bahas Stabilitas Kawasan di https://www.kompas.tv/nasional/659386/potret-presiden-prabowo-terima-utusan-keamanan-rrt-bahas-stabilitas-kawasan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/659392/iran-luncurkan-serangan-rudal-gelombang-ke-82-targetkan-aset-as-dan-israel-di-teluk-persia

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:03Seregarda Revolusi Iran meluncurkan rudal saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan Iran soal kesepakatan damai.
00:17Video ini dirilis Garda Revolusi Iran pada Kamis 26 Maret di saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Iran bersikap
00:25serius tentang kesepakatan
00:27untuk mengakhiri pertempuran yang telah berlangsung hampir 4 minggu.
00:31Menteri Luar Negeri Iran mengatakan Teheran sedang meninjau proposal AS tetapi tidak ada pembicaraan tentang mengakhiri perang.
00:38Pembicaraan tidak langsung antara AS dan Iran berlangsung melalui pesan yang disampaikan oleh Pakistan dengan negara-negara lain termasuk Turki
00:47dan Mesir juga mendukung upaya mediasi.
01:01Sementara itu Israel mengklaim berhasil membunuh Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Muda Ali Reza Tangsiri.
01:08Pejabat Tel Aviv mengatakan Tangsiri tewas di Bandar Abbas melalui serangan udara Israel.
01:13Tangsiri disebut yang paling bertanggung jawab atas penutupan Selat Hormuz.
01:17Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Iran terkait klaim Israel tersebut.
01:21Tangsiri menambah daftar pejabat dan petinggi militer Iran yang tewas akibat serangan udara Iran jika klaim tersebut benar.
01:29Pembelius� akan dikutung jawab tersebut semanis.
01:36Kami telah membangun s warmah dan jika klaim Tadir suara yang dikutung dalam Ukrajin tewas akibatannya.
01:43Anit pula, pula, pula, pula, pula, pula, pula, pula, pula, pola komplet dan percayaan semen.
01:56Pula, pula, pula, pula.
02:02Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan