Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Jenazah cucu komedian Mpok Nori dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, berdampingan dengan makam Mpok Nori. Korban tewas usai dibunuh mantan suaminya.

Jenazah korban dimakamkan pada Sabtu lalu, usai diautopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Almarhumah meninggal dengan luka pada bagian leher.

Pembunuhan yang dilakukan oleh mantan suami korban diduga dilatarbelakangi masalah internal hubungan keduanya.

Tak sampai 24 jam, pelaku yang merupakan warga negara Irak ditangkap Subdit Resmob Polda Metro Jaya di rest area Tol TangerangMerak saat hendak melarikan diri ke Sumatera.

Polisi menyebut cemburu menjadi motif pelaku membunuh korban.

Pelaku ditangkap di dalam bus di rest area Tol TangerangMerak. Menurut polisi, sebelum melarikan diri ke negaranya di Irak, pelaku diketahui menunggu situasi hingga tenang di Pulau Sumatera.

Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat datang ke lokasi sekitar pukul 00.03 WIB. Beberapa saat kemudian, pelaku terlihat keluar rumah membawa karpet sambil berlari.

Polisi telah menetapkan FTJ, warga negara Irak, sebagai tersangka pembunuhan. Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga BMKG: Gelombang Laut Hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi 24-27 Maret 2026, Ini Wilayah Terdampak di https://www.kompas.tv/info-publik/658667/bmkg-gelombang-laut-hingga-4-meter-berpotensi-terjadi-24-27-maret-2026-ini-wilayah-terdampak

#wna #cucumpoknori #mpoknori #pembunuhan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/658677/wn-irak-pembunuh-cucu-mpok-nori-ditangkap-polisi-pelaku-berencana-kabur-ke-negaranya

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:06Terima kasih Anda masih bersama kami di Kompas Petang.
00:09Saudara jenazah cucu komedian Pok Nori dimakamkan di TPU Pondok Rangun berdampingan dengan makam Pok Nori.
00:16Korban tewas usai dibunuh mantan suaminya.
00:22Jenazah korban dimakamkan pada Sabtu lalu usai diotopsi di Rumah Sakit Polri, Keramat Jati, Jakarta Timur.
00:29Al-Marhumah meninggal dengan luka pada bagian leher.
00:32Pembunuhan yang dilakukan oleh mantan suami korban diduga dilatar belakangi masalah internal hubungan keduanya.
00:49Tak sampai 24 jam, pelaku yang merupakan warga negara Irak ditangkap subdit Resmopolda Metro Jaya
00:57di res area tol Tangerang Merak saat hendak melarikan diri ke Sumatera.
01:01Polisi bilang cemburu jadi motif pelaku membunuh korban.
01:10Motifnya sendiri berdasarkan pemeriksaan yang kami lakukan terhadap pelaku.
01:16Pelaku mengaku bahwa dia melakukan tindakan tersebut karena adanya rasa cemburu terhadap korban yang diduga memiliki hubungan dengan pria lain.
01:27Turun! Kuat! Kuat kan?
01:29Kuat!
01:30Sini turun!
01:31Turun kok kuat!
01:32Kaka saya dapat keadilan, sangat adil-adilnya.
01:35Ya kalau bisa sih, tiba sama kakak saya, teman-teman juga.
01:45Subdit Resmopolda Metro Jaya menangkap pelaku pembunuhan Duwinta Anggari yang merupakan cucu dari seniman Poknori.
01:52Pelaku diketahui berinisial FTJ, warga negara Irak yang merupakan suami siri korban.
02:00Pelaku ditangkap di dalam bus di res area tol Tangerang Merak.
02:03Menurut polisi, sebelum melarikan diri ke negaranya di Irak, pelaku akan ke Pulau Sumatera menunggu situasi hingga tenang.
02:13Selesai membunuh korban, tersangka rencananya akan melarikan diri ke negara asalnya di Irak.
02:18Namun sambil menunggu situasi tenang, tersangka akan bersembunyi di Sumatera.
02:23Atas perbuatannya, tersangka kami jerat dengan Pasal 458 Subsider Pasal 468 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun kurungan penjara.
02:33Duwinta Anggari, cucu dari komedian yang juga seniman Poknori, ditemukan tewas di kamar Indekosnya di Jalan Darman, Bambu Apus, Cipayung,
02:42Jakarta Timur pada Sabtu Dinihari 21 Maret lalu.
02:46Korban ditemukan meninggal oleh keluarganya setelah tak kunjung menjawab saat pintu diketuk.
02:53Adik kandung korban mengaku pihak keluarga telah menduga pelaku pembunuhan adalah FTJ.
03:00Menurut keluarga, berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diketahui telah lama mengintai di sekitar lokasi.
03:08Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat datang ke lokasi sekitar pukul 00.03 waktu Indonesia Barat.
03:15Lalu beberapa saat kemudian, pelaku terlihat keluar rumah membawa karpet sambil berlari.
03:21Karena kita berdugaan kita juga pertama langsung mengarah ke dia sih, sebenarnya yang kayaknya karena dia minta rujuk tapi kakak
03:30saya nggak mau.
03:32Kayak dia emang ingin. Soalnya juga dari CCTV pun dia sudah lama untuk minta sih.
03:40Minta ini maksudnya bagaimana, Bok?
03:42Jadi kayak suka mondar-mandir di kontrakan kakak saya ke rekaman CCTV.
03:49Sempat di rekaman CCTV, mondar-mandir begitu.
03:52Pada saat malam kejadian juga ada rekaman CCTV?
03:55Satu hari sebelum kejadian sama di malam kejadian itu sih.
04:00Malam kejadian, oke.
04:01Pas warga bilang katanya emang setiap kakak saya keluar dari rumah, cowok itu selalu diikuti.
04:08Polisi telah menetapkan FTJ, warga negara Irak sebagai tersangka pembunuhan.
04:14Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara.
04:19Tim Liputan, Kompas TV
04:23Kompas TV
04:24Kompas TV
04:24Kompas TV
04:24Kompas TV
04:26Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan