Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Penyidik Subdit Resmob Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan unsur perencanaan dalam kasus pembunuhan cucu seniman legendaris Mpok Nori oleh warga negara Irak. Dari hasil penyelidikan sementara polisi, motif pelaku yang juga mantan suami korban karena pelaku cemburu.

Penyelidikan kasus tewasnya cucu Mpok Nori di Cipayung, Jakarta Timur, terus dilakukan penyidik Subdit Resmob Polda Metro Jaya.

Polisi kini tengah menyelidiki adanya dugaan perencanaan dalam kasus pembunuhan cucu Mpok Nori, Dwintha Anggary. Dugaan ini berdasarkan hasil temuan dari rekaman CCTV dan juga hasil pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi. Dari hasil pemeriksaan, motif pembunuhan disebabkan tersangka cemburu pada korban.

Rekaman CCTV mengungkap gerak-gerik tersangka pembunuh cucu Mpok Nori.

Pada Sabtu dini hari, tersangka terlihat mondar-mandir di sekitar kontrakan korban di kawasan Cipayung, Jakarta Selatan.

Dalam rekaman, pelaku terlihat datang ke lokasi sekitar pukul 00.03 WIB, lalu beberapa menit kemudian, sekitar pukul 00.09 WIB, pelaku terlihat keluar rumah membawa karpet sambil berlari.

Cucu komedian almarhumah Mpok Nori, Dwintha Anggary (37), ditemukan tewas di kamar indekos Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu dini hari.

Keluarga baru mengetahui korban meninggal dunia saat hendak mengajaknya salat Id.

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jasad korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Pelaku pembunuhan cucu Mpok Nori dijerat pasal pembunuhan dan terancam hukuman 15 tahun penjara.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Polisi Sarankan Masyarakat Tak Lewat Jalur Alternatif Rawan Longsor di Sumbar Selama Libur Lebaran di https://www.kompas.tv/regional/658650/polisi-sarankan-masyarakat-tak-lewat-jalur-alternatif-rawan-longsor-di-sumbar-selama-libur-lebaran

#pembunuhan #cucumpoknori #wnairak

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/658657/polisi-selidiki-dugaan-pembunuhan-berencana-di-kasus-kematian-cucu-mpok-nori

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:03Kita ke informasi pertama saudara, penyidik Subdit Resmopolda Metro Jaya selidiki dugaan unsur perencanaan dalam kasus pembunuhan cucu sediman legendaris
00:12Poknori oleh warga negara Irak.
00:15Dari hasil penyelidikan, sementara polisi motif pelaku yang juga mantan suami korban karena pelaku cemburu.
00:32Penyelidikan kasus tewasnya cucu Poknori di Cipayung, Jakarta Timur terus diselidiki penyidik Subdit Resmopolda Metro Jaya.
00:41Polisi kini tengah menyelidiki adanya dugaan perencanaan dalam kasus pembunuhan cucu Poknori, Duinta Anggari.
00:49Perdugaan ini berdasarkan hasil temuan dari rekaman CCTV dan juga hasil pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi.
00:56Dari hasil pemeriksaan, motif pembunuhan disebabkan tersangka cemburu pada korban.
01:06Berdasarkan bukti dan keterangan yang diperoleh, Tim Subdit Resmopolda Metro Jaya kemudian melakukan analisa kekulisian dan berhasil mengidentifikasi pelaku.
01:14Tim kemudian bergerak untuk mengejar pelaku yang berupaya melarikan diri ke Pulau Sumatera.
01:20Pelaku berhasil kami amankan di jalan tol Tengarang Merak, km 68.
01:24Sedangkan pada pelaku pada saat penangkapan, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa paspor Republik Irak milik pelaku,
01:32serta salah satu HP korban yang dibawa oleh pelaku.
01:37Untuk motifnya sendiri, berdasarkan pemeriksaan yang kami lakukan terhadap pelaku,
01:43pelaku mengaku bahwa dia melakukan tindakan tersebut karena adanya rasa cemburu terhadap korban yang diduga memiliki hubungan dengan pria lain.
01:53Misteri pembunuhan cucu Mpok Nori terungkap setelah polisi menangkap pelaku yang merupakan warga negara Irak yang tak lain adalah mantan
02:02suami korban.
02:03Pelaku ditangkap di res area tol Tengarang Merak saat berupaya kabur ke Sumatera.
02:16Inilah detik-detik penangkapan pelaku pembunuhan seorang perempuan, cucu dari seniman komedian petawi, Mpok Nori.
02:23Tersangka adalah warga negara Irak yang merupakan suami siri korban.
02:27Tidak sampai 24 jam, pelaku ditangkap Subdit Res Mokolda Metro Jaya di res area tol Tengarang Merak saat hendak melarikan
02:35diri.
02:36Dari hasil penyidikan, pencocokan barang bukti, saksi, dan hasil dari BAP,
02:42pria warga negara Irak itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan ini.
02:47Dari hasil pemeriksaan, motif dibalik pembunuhan adalah cemburu.
02:54Benar, bahwa dari hasil keterangan para saksi, korban seorang wanita berinisial DA merupakan cucu dari seniman sekaligus pelawak senior Almarhumah,
03:05Mpok Nori.
03:06Sementara itu, pelaku merupakan suami siri korban, berinisial FTJ yang merupakan seorang warga negara Irak.
03:15Tersangka berhasil kami ringkus di res area tol Tengarang Merak saat berupaya melarikan diri ke wilayah Sumatera.
03:22Dari hasil pemeriksaan, motif dibalik pembunuhan karena tersangka semburu dengan korban.
03:30Pada Sabtu dini hari, tersangka terlihat mundar mandir di sekitar kontrakan korban di kawasan Cepayung, Jakarta Timur.
03:37Dalam rekaman, pelaku terlihat datang ke lokasi sekitar pukul 00.03 WIB,
03:42lalu beberapa menit kemudian, pelaku terlihat keluar rumah membawa karpet sambil berlari.
03:47Cucu komedian Almarhumah, Mpok Nori, Duinta Anggari berusia 37 tahun,
03:53ditemukan tewas di kamar Indekos di Cepayung, Jakarta Timur, Sabtu dini hari.
03:57Keluarga baru mengetahui korban meninggal dunia saat hendak mengajaknya sholat, id.
04:03Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan membawa jenazah korban ke rumah sakit Polri, Kramat Jati.
04:10Kok dibangunin, gak bangun-bangun, ditapun, coba liatin bangunin, soalnya ini pada mau jalan kan.
04:16Pas dilet, saya suruh mama saya, suruh ngeliatin kakak saya, kok dia belum bangun.
04:23Pas belum bangun dia, mama saya tereak luang, pas melihat adik saya, suruh ngeliatin itu,
04:31Ini yang kenapa, soalnya katanya gelap, terus di pengembangnya gak respon,
04:37terus yaudah, pasnya dia ternyata kakak saya udah meninggal dunia ya.
04:45Pelaku pembunuhan Cucung Ponori, dijerat pasal pembunuhan, teranjam hukuman 15 tahun penjara.
04:51Ardi Praseno, Rahmat Prasetyo, Kompas TV, Jakarta.
Komentar

Dianjurkan