Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV- Mudik Lebaran 2026 bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan perajutan rindu yang bermakna.

Di setiap aspal yang terlampaui, ada dedikasi dari tim mudik KompasTV yang setia memastikan informasi dalam perjalanan mudik 2026.

Berikut cerita tim mudik utara KompasTV.

Baca Juga Libur Lebaran, Bandung Diserbu Wisatawan! Jalur Dago-Lembang Macet | MINGGU 22 MARET di https://www.kompas.tv/lifestyle/658555/libur-lebaran-bandung-diserbu-wisatawan-jalur-dago-lembang-macet-minggu-22-maret

#kompastv #timliputan #mudik #lebaran

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/658559/jauh-dari-kampung-halaman-ini-cerita-tim-kompastv-saat-liput-arus-mudik-lebaran-2026

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Mudik Lebaran 2026 bukan sekadar perjalanan pulang, sodara,
00:04melainkan perajutan rindu yang bermakna.
00:07Di setiap asfal yang terlampaui,
00:09ada dedikasi dari Tim Mudik Kompas TV yang setia
00:12memastikan informasi dalam perjalanan mudik 2026.
00:16Berikut cerita Tim Mudik Utara Kompas TV.
00:21Di atas asfal yang membara, jutaan harapan mulai bergerak.
00:26Mudik, bukan sekadar perjalanan pulang,
00:29melainkan sebuah ritual rindu yang tak terbendung.
00:34Namun, dibalik setiap visual yang Anda saksikan di layar kaca,
00:38ada kamu, tim yang berdiri kokoh saat semua orang ingin segera sampai.
00:45Kamera mulai merekam, kabel-kabel ditarik.
00:49Kami tidak mengejar tujuan, kami mengejar cerita,
00:53memastikan perjalanan mereka kaya dengan informasi terbaru,
00:58langsung dari lepakan.
01:02Pukul 2 siang, matahari tepat di atas kepala.
01:06Seakan ingin melelehkan kamera kami,
01:10keringat bercampur debu jalanan mulai mengaburkan pandangan.
01:14Haus? Tentu.
01:16Lelah? Jangan ditanya.
01:18Namun, berita tidak bisa menunggu.
01:22Kami tetap bergitir tegak dengan senyum.
01:25Meski kaki terasa terbakar, mata silau di bawah sinar.
01:30Kami menantang terik, demi satu kabar.
01:34Jalur pertama, lancar.
01:36Demi pesan itu, kami bersahabat dengan sengatan matahari.
01:41Panas tak akan mampu membakar semangat kami.
01:44Hujan pun tak akan bisa melunturkan pengabdian ini.
01:48Karena bagi kami,
01:49lelah terbayar lunas saat melihat satu persatu keluarga
01:52berpelukan di depan pintu rumah mereka.
01:56Kami adalah mata Anda di jalanan.
01:59Kami adalah suara di tengah kemacetan.
02:02Kami adalah tim liputan mudik.
02:06Melaporkan dengan hati,
02:08bertugas demi satu misi.
02:11Kembali pulang.
02:14Kami tim utaramu di Gesit Kompas TV mengucapkan
02:18Minta Aydin, Wal Faisin, mohon maaf lain dan batin.
02:24Selamat tembaran!
02:25Selamat menikmati!
02:34Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan