00:00Berikutnya saudara warga antusias berebut gunungan hasil bumi serta makanan tradisional dalam tradisi gerebek sposo atau syawal yang digelar di
00:08halaman Masjid Agung Kraton Kasunanan Surakarta, Jawa Tengah.
00:18Warga yang sudah menunggu sejak minggu pagi langsung menyerbu gunungan di halaman Masjid Agung Kraton Kasunanan Surakarta, Jawa Tengah, usai
00:26didoakan.
00:27Dalam waktu singkat, gunungan berisi hasil bumi dan makanan tradisional tak bersisa.
00:33Tradisi gerebek sposo atau syawal digelar Kraton Kasunanan Surakarta sebagai simbol kemenangan di Pulau Suci.
00:41Bagi warga, tradisi ini juga merupakan sebuah berkah.
00:46Bapak kacang panjang sama dapat ini.
00:49Ini rencana mau diapakan ini?
00:51Mau dibuat sayur, nanti buat dimasak sama ibu di rumah.
00:54Apa sih yang dipercaya dari ini?
00:57Nanti biar bisa dapat berkahnya, kan tadi sudah didoain sama Abdindalem.
01:05Kraton Kasunanan menyediakan dua gunungan yang diarak dari Kraton menuju Masjid Agung Surakarta.
01:12Kedua gunungan ini disebut Jaler atau laki-laki dan Wadon atau perempuan yang melambangkan kodrat manusia.
01:21Seorang laki-laki itu harus mencari kebutuhan, mencari nafkah untuk mencukupi keluarganya.
01:26Makanya simbolnya adalah polo tadi.
01:29Gunungan perempuan, Pak Westri atau istri ini wujudnya adalah makanan-makanan yang siap saji.
01:36Artinya seorang perempuan harus mampu memanage hasil kerja suami, penghasilan suami,
01:41kemudian diolah sepemikian lupa untuk disiapkan, sajikan kepada keluarganya.
01:48Tradisi yang sudah berjalan setiap tahun ini selalu mendapat antusias warga.
01:53Bahkan mereka yang tidak kebahagiaan rela mengais sisa gunungan yang berserakan.
01:58Widi Nugroho, Kompas TV, Solo, Jawa Tengah
Komentar