00:00Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Yusuf Kala merasa prihatin terhadap kejadian penyiraman air keras terhadap aktivis kontras Andri
00:08Yunus.
00:08Yusuf Kala berharap polisi segera melakukan investigasi terkait kejadian ini.
00:15Menurut JK Saudara, aksi penyiraman air keras tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas yang dilakukan Andri Yunus.
00:22Namun demikian JK melihat motif pelaku belum bisa dipastikan dan ada kemungkinan pelaku bertindak secara spontan tanpa motif yang jelas.
00:31Berespons kejadian tersebut, JK berharap polisi segera mengusut hingga tuntas.
00:39Tentu kita pertama prihatin dan sayangkan itu terjadi dengan harapan polisi betul-betul.
00:46Karena ini setelah KPK dulu, siapa namanya si Mas Wedan itu keini lagi, kena lagi.
00:56Berarti ada kelompok, ada siapa itu kita tidak tahu supaya polisi tentu ada hubungannya dengan itu apa namanya kegiatan yang
01:08bersangkutan.
01:09Jadi perlu kita lihat seperti itu.
01:11Siapa yang dilugikan yang bertindak begitu.
01:15Ada juga, kita tahu ada NSMA yang hobinya hanya sekedar usiseng untuk mengikir begitu.
01:22Kita tidak tahu nih, jadi tinggal polisi yang harus aktif untuk melihat.
01:29Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mantan pengidik KPK Novel Baswedan
01:34menjenguk Wakil Koordinator Kontras Andri Yunus di RSJM Jakarta pada satu siang.
01:40Anies mengaku tidak bisa bertemu langsung dengan Andri karena ia masih harus diisolasi untuk mencegah infeksi.
01:46Anies yang sempat bertemu dengan keluarga Andri mendorong penyelesaian kasus, termasuk mengungkap aktor intelektual.
01:57Kita percayakan kepada aparat kepolisian untuk bisa mencari pelakunya, menemukan pelakunya.
02:06Lalu sampai kepada pemberi perintahnya.
02:11Bukan hanya pada eksekutor di lapangan, tapi pemberi perintahnya.
02:20Siapa pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andri Yunus masih menyisakan tanya?
02:26Berbekal rekaman kamera pengawas, serta keterangan saksi, polisi masih terus melakukan penyelidikan.
02:33Kapolda Metro Jaya berjanji akan segera mengungkap kasus penyiraman air keras tersebut.
02:39Sini saya berbicara, masih dilakukan penjelidikan.
02:44Apatah saya masih bekerja.
02:45Di Jakarta Pusat, itu bisa terungkap.
02:50Insiden di Jalan Talang, Senen, Jakarta Pusat pada Kamis malam itu mengusik keprihatinan banyak pihak.
02:56Ketua Komisi 3 DPR RI, Habibur Rahman, mendesak polisi bergerak cepat mengungkap tuntas kasus tersebut.
03:04Terus nama Komisi 3 DPR RI, kami mengacang keras aksi penyiraman air keras pada aktivis Kontras Andri Yunus.
03:11Kami sudah berkomunikasi dengan Kapolda Metro Jaya dan meminta agar kepolisian bergerak cepat mengusut katus ini dan menangkap para pelakunya.
03:20Terhadap saudara Andri Yunus juga harus dilakukan pengawalan maksimal agar beliau benar-benar aman dari ancaman kekerasan susulan.
03:30Sementara itu, Direktur Eksekutif Amnesti Internasional Indonesia, Usman Hamid bilang, apa yang dialami Andri Yunus diduga berkaitan dengan apa yang
03:38tengah dikerjakannya beberapa waktu terakhir.
03:42Khusus untuk Andri Yunus misalnya, sepanjang satu tahun terakhir, ia memang banyak berkonsentrasi dan bersimbungan dengan permasalahan seputar reformasi militer.
03:52Meskipun kita masih harus menunggu bukti-bukti yang otentik, karena biasanya situasi-situasi yang penuh dengan ketegangan politik hari ini,
04:02termasuk konflik di antara para elit politik,
04:05bisa jadi ada pihak lain yang mendompleng, yang menggiri untuk seolah-olah pelakunya adalah militer. Padahal belum tentu.
04:14Di sisi lain, mantan kabar eskrim Polri, Komjen Purnawirawan Ito Sumar dibilang, dengan banyaknya rekaman CCTV yang diperoleh serta keterangan
04:22saksi-saksi,
04:23kasus ini bisa segera terungkap. Tidak hanya pelaku, tapi juga aktor intelektual serta motif penyerangan.
04:32Ketenangan dari saksi-saksi di sekitar TKP ini juga akan bisa melengkapi.
04:36Dan menurut saya, karena ini ya, meskipun ini ditanggung oleh sekitar pusat, ini mendapatkan atensi langsung daripada Pak Kapuri,
04:45yaitu dengan di-backup dari Polda Metro Jaya dan dari Barai Skrim.
04:49Sehingga untuk kasus ini ya, kami berharap dapat diungkap secepatnya baik pelaku, kemudian siapa yang menyuruh maupun motifnya.
04:59Wakil Koordinator Kontras, Andri Yunus, disiram air keras oleh orang tadi kenal pada Kamis malam.
05:04Dari rekaman CCTV, terlihat Andri disiram oleh pengendala motor yang berboncengan di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
05:11Akibat penyiraman air keras, Andri Yunus mengalami luka bakar 24 persen.
05:16Tim Liputan Kompas TV
Komentar