Skip to playerSkip to main content
  • 2 days ago
Ulama dan Cendikiawan Muslim, Prof. Muhammad Quraish Shihab, memanjatkan doa yang personal untuk Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara, Selasa (10/3).Quraish tak hanya berdoa, tetapi juga menitipkan pandangan tentang kekuasaan, takdir, keadilan, dan perdamaian.

Category

🗞
News
Transcript
00:00Ladies and gentlemen, I don't want to be long-long, I thank you for the confidence to speak and tell
00:10what I need to understand together.
00:15I want to pray for the first one, for Mr. President.
00:24Pak, saya punya guru pak, namanya Sheikh Mutawalli Sha'rawi, beliau pernah berdoa pada Presiden Mesir, doanya dimulai dengan kalimat,
00:41karena, kekuasaan bersumber dari Tuhan, tidak ada yang diberi kekuasaan, kecuali atas kehendak Tuhan.
00:53Baik penguasa itu jujur mengikuti tuntunan Tuhan, maupun penguasa itu durhaka, semua kekuasaan bersumber dari Tuhan.
01:08Baru beliau berkata, dan ini yang saya ingin doakan buat Bapak, katanya,
01:23saya tidak tahu, boleh jadi kita tidak akan bertemu lagi.
01:28Saya hanya bisa berdoa, kalau yang mulia adalah takdir kami rakyat,
01:39dalam arti Tuhan mentakdirkan yang mulia untuk melakukan kegiatan yang mensejahterakan rakyat,
01:51maka kami berdoa, semoga kami dapat membantu Bapak.
01:57Tapi, kalau Bapak, kalau yang mulia katanya, adalah menjabat-jabatan ini,
02:07karena takdir yang mulia untuk membantu menegakkan keadilan dan perdamaian,
02:15maka kami akan berdoa, semoga yang mulia dibantu Tuhan,
02:21dan kami akan ikut membantu.
02:25Itu doa kami kepada Bapak.
02:28Dan, Bapak-Bapak sekalian,
02:31mari kita berdoa bersama,
02:34doa yang singkat,
02:36yang diajarkan oleh Nabi,
02:39yang dibaca oleh Nabi setiap habis salat.
02:51Nata, darah-kadarah salam.
Comments

Recommended