Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kematian Ermanto Usman, pensiunan operator peti kemas PT JICT sekaligus aktivis pelabuhan yang vokal, menyisakan tanda tanya besar.

Polisi menduga kasus ini sebagai pencurian dengan kekerasan yang dilakukan lebih dari satu pelaku. Namun, keluarga menemukan sejumlah kejanggalan yang membuat dugaan tersebut dipertanyakan.

Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusuri langsung lokasi kejadian. Di kompleks yang menerapkan one gate system dengan banyak CCTV di area gerbang, justru pengawasan di dalam perumahan terbatas.

Dari penelusuran di rumah korban bersama keluarga, muncul detail-detail yang memicu kecurigaan bahwa motif pelaku mungkin tidak sekadar mengincar harta.

Investigasi berlanjut dengan menelusuri kemungkinan jalur masuk pelaku, termasuk celah pada tembok pembatas kompleks yang kontras dengan sistem keamanan yang diklaim ketat.

Bersama purnawirawan Polri Dharma Pongrekun dan kriminolog Lucky Nurhadianto, Dipo membedah berbagai kemungkinan: benarkah ini murni perampokan, atau justru pembunuhan yang disamarkan sebagai perampokan?

Selengkapnya saksikan dalam program DIPO INVESTIGASI episode Misteri Kematian Aktivis Pelabuhan. Tayang Senin, 9 Maret 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.



#aktivis #pelabuhan #tewas

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/655878/kejanggalan-kematian-aktivis-pelabuhan-ermanto-usman-perampokan-atau-pembunuhan-dipo-investigasi
Transkrip
00:09Intro
00:27Salah satu sepertinya malam di bulan suci Ramadan
00:29Seolah diselimuti awan kelam usai terjadi peristiwa pembunuhan
00:34Seorang bapak ditemukan tewas di kamarnya sementara sang istri terkapar kritis tak berdaya melepas kepergian sang suami tercinta
00:42Berbagai spekulasi motif pembunuhan mencuat mulai dari pencurian dengan kekerasan hingga tindak pidana pembunuhan berencana
00:50Lalu adakah kaitan tragedi ini dengan latar belakang korban yang dikenal oleh rekan-rekannya sebagai seorang aktivis pelabuhan
00:59Inilah episode ke-63 di Poinvestigasi
01:03Saya Diponrobagia, saya akan menelusuri dan mencari bukti secara langsung dari tempat kejadian perkara di Kota Bekasi, Jawa Barat
01:28Ada satu hal yang coba saya soroti, ada jejak kaki
01:32Di mana letaknya mas?
01:33Dari penyidik menemukan jejak kaki di sebelah sini ya
01:39Yang berwarna coklat itu?
01:45Dari hasil investigasi yang sudah dilakukan, aku masuk melalui jendela sebelah pintu ini
01:51Saya akan tunjukkan sebenarnya ini seperti ada tongkelan ya
01:59Saya akan tunjukkan ini kondisi kamar ya dari almarhum
02:04Masih ada bercak darah yang cukup banyak ya
02:14Waktu saya masuk itu lemari terbuka tapi tidak ada satu barang pun yang diambil
02:24Kita pada waktu itu melakukan protes terhadap proses perpanjangan kuasa operasi Jakarta Internasional Kontenal Terminal ini
02:33Dengan belindung dan dinyatakan ada kegugian negara 4,08 triliun
02:37Ini yang membuka kota Pendora baru, korupsi berkelajutan
02:44Saya akan coba memastikan seberapa mudah seseorang untuk masuk ataupun keluar melalui tembok ini
02:57Bisa dilihat ya, jelas sekali rumah korban terpantau dari Jalan Raya Kalimalang
03:06Kalau lihat dari cara masuknya dan langsung tertuju
03:10Menurut saya terlalu cepat kalau kita mengatakan oh ini hanya insiden yang tidak terjana
03:18Ini harus dilakukan penyidikan yang sangat-sangat cerdas dan hati-hati
03:32Indikasi kuat ini bukan pencurian, tidak ada barang yang hilang
03:37Jangan ada yang memframing ini perampokan
03:43Semua masih dalam penyelidikan ya, mohon waktu ya, mohon dukungannya
03:47Kalau ada saksi-saksi yang bisa memberikan keterangan, kami dengan senang hati bisa untuk menampung
03:55Yang pertama tentu pasti ini tidak hanya dilakukan oleh satu orang
03:59Dan mereka sudah menyasar target utamanya bukan lagi berbicara mengenai ini adalah perampokan
04:04Tapi target utamanya adalah yang berkaitan dengan nyawa seseorang
04:07Apakah bisa dikatakan bahwa tewasnya sang aktivis pelabuhan ini tidak hanya terkait dengan pencurian dengan kekerasan
04:14Tetapi ada indikasi tindak pidana pembunuhan berencana
04:36Sebenarnya peristiwa mencekam terjadi di sepertiga malam bulan suci Ramadan
04:40Pada dimana seorang bapak berusia 65 tahun bernama Ermanto Usman tewas meninggal dunia di nihari
04:50Mendekati waktu sahur di atas tempat tidurnya
04:54Peristiwa yang tidak kalah ironi terjadi pada sang istri bernama Pas Milawati berusia 60 tahun yang juga terkapar di lantai
05:05kamarnya dalam kondisi kritis
05:07Saat ini saya berada persis di area perumahan korban
05:13Tepatnya di perumahan prima lingkar astri
05:17Saya akan melakukan investigasi untuk mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi
05:22Benarkah peristiwa ini hanya sekedar pencurian dengan kekerasan
05:26Atau justru ada indikasi pembunuhan berencana terhadap sang aktivis pelabuhan
05:34Peristiwa mencekam di sepertiga malam bulan suci Ramadan terjadi di kediaman korban Ermanto Usman dan Pas Milawati
05:40Yang berlokasi di Kelurahan Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat
05:43Tepatnya pada hari Senin, tanggal 2 Maret 2026
05:48Peristiwa bermula ketika anak bungsu korban bernama Dinda Nada Aliva
05:51Merasa ada kejagalan di mana sang ibu yang biasanya membangunkan Dinda untuk sahur
05:57Sekitar pukul 3 pagi tak kunjung membangunkannya
06:00Bahkan hingga menjelang waktu imsak tidak ada tanda-tanda aktivitas yang terdengar
06:04Dari kamar kedua orang tuanya yang berada di lantai satu rumah
06:10Sekitar pukul 4 lebih 15 menit waktu Indonesia Barat
06:13Dinda keluar dari kamarnya dan turun ke lantai bawah untuk membangunkan orang tuanya
06:18Dinda mendapati kondisi pintu kamar terkunci dari dalam dan terdengar suara rintihan
06:23Yang seketika membuat Dinda panik hingga langsung meminta pertolongan kepada warga dan keluarga besar
06:30Keluarga yang datang langsung memecahkan kaca kamar korban yang berada di bagian depan rumah
06:34Dan mendapati Ermanto Usman dan Pas Milawati tergeletak tak berdaya dalam kondisi terluka
06:41Ermanto ditemukan dalam kondisi kritis di atas tempat tidurnya
06:45Sementara sang istri tergeletak dalam kondisi serupa di lantai kamar
06:49Berdasarkan hasil pemeriksaan medis kedua korban mengalami luka di bagian belakang kepala
06:54Akibat pukulan benda tumpul
06:57Pasca kejadian tidak ada barang berharga yang hilang dari kediaman korban
07:01Namun terduga pelaku yang diduga lebih dari satu orang
07:04Membawa sejumlah barang pribadi milik korban
07:06Mulai dari handphone, dompet, kunci mobil hingga kunci kamar
07:10Ketiadaan CCTV di rumah korban menjadi tantangan bagi polisi untuk mengungkap siapa dan apa motif pelaku yang hingga kini belum
07:18ditemukan
07:20Saya akan tunjukkan saudara bahwa perumahan prima lingkar asri
07:24Ini memiliki pengamanan yang cukup ketat
07:27Bahkan di depan area perumahan terdapat tulisan bahwa setiap tamu
07:32Ataupun pihak-pihak yang hendak masuk ke area perumahan ini wajib lapor
07:36Dan ditekankan bahwa area ini diawasi CCTV selama 24 jam
07:42Dan bisa dilihat juga bahwa ada sistem satu pintu yang diberlakukan
07:46Artinya kemungkinan besar bahwa ini adalah satu-satunya akses masuk ke perumahan prima lingkar asri saya akan coba lebih menekas
07:54Pak izin pak dari Dipokongmas TV
07:58Pak kalau untuk masuk itu ini satu-satunya pintu masuk pak?
08:02Ya satu pintu
08:02Kalau mau masuk harus menggunakan akses?
08:06Akses itu untuk keluarga, tempat tamu, tempat tamu
08:10Oke, artinya penjagaannya ketat ya pak ya?
08:12Ya
08:12CCTV ini ada satu, dua, cukup banyak apa di sini pak?
08:15Ada sepuluh lebih lah
08:17Ada sepuluh lebih?
08:18Iya
08:18Untuk di sepanjang jalan?
08:20Sepanjang jalan itu ada di rumah rumah saja
08:32Saya akan tunjukkan lagi saudara bahwa ini adalah situasi di perumahan prima lingkar asri
08:38Bisa dikatakan ini perumahan yang cukup besar dan ada sejumlah fasilitas umum seperti lampu yang berada persis di tengah jalan
08:46Artinya ketika malam hari, ketika memang ada kejanggalan seharusnya ini dapat terlihat karena ada lampu yang cukup banyak di area
08:54tengah jalan
08:54Tetapi yang menjadi pertanyaan adalah CCTV
08:56Tadi kami sudah konfirmasi kepada pihak security bahwa untuk CCTV tidak ada yang dipasang di area fasilitas perumahan tetapi hanya
09:08berada di perumahan-perumahan warga
09:11Bisa ditunjukkan ya, itu adalah salah satu contoh CCTV yang terpasang hanya di area rumah warga
09:29Saya akan langsung menuju ke tempat kejadian prikara saudara dan bisa dilihat ini adalah karangan bunga yang tentu menjadi gambaran
09:39dukacita yang kemudian terjadi akibat meninggalnya Bapak Ermanto Usman bisa dilihat ada karangan bunga dari PT Pelindo
09:46Kemudian juga ada karangan bunga dari PT Jakarta International Container Terminal
09:55Saya akan langsung melihat seperti apa kondisi TKP rumah ditemukannya Pak Ermanto meninggal dunia tempatnya di blok B4 nomor 14
10:03Tetapi saya tidak akan sendiri, saya akan bersama dengan anak dari almarhum Bapak Ermanto dengan Mas Fiandi Putra
10:12Terima kasih waktunya Mas
10:26Sebelumnya tentu kami mengucapkan dukacita yang mendalam Mas atas kepergian dari Pak Ermanto
10:33Saya izin konfirmasi Mas Putra pada saat kejadian berada di lokasi atau seperti apa?
10:39Jadi waktu itu saya di telpon sama adik untuk sebera datang ke rumah ya gitu
10:44Jadi waktu jam sahur ya saya langsung meluncur ke sini
10:47Yang tinggal di rumah ini artinya?
10:49Yang tinggal di rumah ini itu ibu saya, ayah saya, sama adik saya yang keempat
10:54Hanya bertiga?
10:55Hanya bertiga
10:55Jadi waktu saya sampai di sini, kami coba dobrak itu gak bisa ya
11:00Jadi pintu di depan itu terkunci, didobrak oleh security juga gak bisa
11:05Kemudian jendela juga tidak bisa dibuka
11:07Sehingga saya putuskan untuk pecahin kacanya
11:11Memocahkan kaca
11:12Memocahkan kaca
11:13Setelah itu saya langsung melapor kepada pengurus masjid ya
11:16Untuk bisa menyiapkan ambulan
11:19Karena waktu itu kondisi ibu saya dan ayah saya sudah berlumur darah ya
11:23Jadi sudah banyak darah, tapi masih dalam kondisi bernafas
11:29Polisi masih melakukan penyelidikan Mas
11:32Dan ada satu hal yang coba saya soroti, ada jejak kaki
11:36Di pagar rumah Pak Ermanto, dimana letaknya Mas?
11:39Dari penyidik menemukan jejak kaki di sebelah sini ya
11:44Di sebelah sini?
11:45Iya di sebelah sini ya
11:46Kayak di sini lihat ya Mas ya?
11:48Yang berwarna coklat itu?
11:51Yang berwarna hitam di sekitar sini ya
11:53Ada yang mungkin warna coklat ini juga termasuk temuan dari tim penyidik ya
11:57Oke ini ada
12:03Seperti jejak tanah ya
12:04Dan di sini bisa dilihat banyak sekali bagian berwarna hitam
12:08Dan ada semacam stempel ya
12:11Mungkin ini yang sudah di berikan tanda oleh polisi
12:14Karena olah TKP dan juga pendalaman terkait dengan kasus ini sudah dilakukan
12:18Apakah artinya
12:20Terduka pelaku kemungkinan besar masuk ke rumah Pak Ermanto melalui pagar ini?
12:25Iya kemungkinan besar ya
12:26Karena biasanya kalau ada orang yang lewat pagar ini pasti terdengar suaranya
12:44Tadi ini kondisi dalam ya
12:47Dari rumah Pak Ermanto ataupun almarhum korban pembunuhan
12:53Artinya ketika terduga pelaku masuk lewat situ Mas?
12:57Selanjutnya bagaimana?
12:58Nah dari hasil investigasi yang kemarin sudah dilakukan itu sepertinya mengarah kepada jendela ya
13:05Mengarah kepada jendela?
13:06Ya pelaku masuk melalui jendela sebelah pintu ini
13:09Artinya setelah memanjat pagar ataupun tembok pagar pelaku langsung menuju ke jendela ini?
13:20Bagian yang dicongkel mungkin ini Mas?
13:22Iya ya seperti ada congkelan ya
13:30Kepil kayu yang rusak dan kalau dilihat ini seal ataupun karet dari jendela ini juga sudah tidak ada persis di
13:39bagian yang saya tunjuk ini
13:55Saya izin melihat lagi jendelanya Mas ya
13:58Boleh boleh
13:58Artinya terduga pelaku kemungkinan besar masuk melalui jendela ini ya Mas ya
14:04Jendela itu ya
14:07Tapi tidak ada kerusakan berarti ya?
14:08Tidak ada kerusakan
14:11Jadi sangat tidak terlihat ya rapi sekali gitu
14:15Untuk situasi di ruang tengah ini apakah ada kejanggalan juga mungkin ada hal-hal yang mungkin diambil atau rusak?
14:25Ya waktu itu informasinya sih sempet dicabut ya wifi
14:27Wifi itu sempet mati gitu ya
14:29Jadi waktu itu waktu adik saya kebawah dia menyadari karena wifi ini kan 24 jam
14:34Kok wifi ini mati seperti dilepas gitu
14:37Seperti dilepas?
14:38Dilepas karena biasanya tidak pernah dilepas selalu dalam posisi hidup
14:43Artinya saya ingin tegaskan Mas
14:45Terduga pelaku yang memang pada awalnya diduga melakukan pencurian dan kekerasan langsung masuk ke dalam rumah tetapi langsung menuju kamar
14:54dari almahru Bapak Ermanto
14:56Betul
14:57Dan tidak ada barang yang hilang sama sekali disini ya?
14:59Tidak ada dan juga tidak ada dugaan pelaku itu naik ke atas itu tidak ada ya?
15:04Tidak ada sama sekali?
15:04Tidak ada sama sekali
15:05Untuk pintu kamarnya?
15:07Nah ini pintu kamarnya
15:09Jadi memang orang tua saya kamarnya disini dan waktu kita buka ini posisi ini sudah terkunci dan tidak ada kuncinya
15:19di dalam ya
15:20Waktu kita masuk itu kuncinya tidak ditemukan
15:23Posisinya sudah tidak terkunci
15:25Sekarang terkunci
15:25Sekarang terkunci
15:26Pada saat anak bungsu mencoba mengetuk posisinya terkunci
15:30Terkunci
15:31Oke
15:32Tetapi ada kunci di dalam atau?
15:34Tidak ada kita tidak temukan kunci
15:35Kuncinya kita tidak temukan jadi mungkin dibawa oleh pelaku ya
15:38Sampai saat ini?
15:39Iya sampai saat ini kita tidak menemukan kunci
15:53Ini ada jaris polisi
15:56Apakah ini kamar dari Pak Ermanto?
15:58Ya ini kamar dari marhum dari ayah saya dan juga ibu saya disini ada di dalam
16:04Ini satu kaca yang dipecahkan ya mas?
16:06Satu kaca kita pecahkan untuk proses evakuasi ya
16:09Waktu itu mengangkat ayah saya dan ibu saya masuk dalam ambulan
16:13Karena masih dipasang garis polisi tentu kita harus menaati ya aturan yang berlaku
16:20Saya akan tunjukkan ini kondisi kamar ya dari almarhum
16:28Masih ada bercak darah yang cukup banyak ya di atas kasur
16:37Dan sementara kondisi kamar ini memang nampaknya tidak terlalu rapi
16:44Karena nampaknya polisi juga sudah melakukan proses
16:47Aulah TKP dan penyelidikan
16:52Untuk ibu mas
16:54Posisinya saat itu ditemukannya di?
16:56Posisi ibu saya itu ada di lantai situ ya?
16:59Di lantai sebelah situ ya?
17:00Ya lantai sebelah situ lagi posisi di bawah lantai ya
17:04Terpapar ya?
17:05Terpapar layasnya di atas
17:06Oke
17:08Dan saat itu kondisi dua-duanya masih dalam keadaan bernafas
17:12Bernafas betul
17:13Tapi sudah kritis ya
17:15Kalau untuk kondisi lemari
17:17Lemari memang posisinya terbuka
17:19Waktu saya masuk itu lemari itu terbuka
17:20Tapi tidak ada satu barang pun yang diambil
17:24Itu banyak sekali dokumen-dokumen dan juga beberapa barang yang berharga
17:29Tapi tidak ada pengambilan oleh pelaku gitu
17:33Tidak ada pengambilan oleh pelaku
17:34Tapi posisi lemari terbuka emang betul
17:46Kunci mobil hilang mas?
17:48Kunci mobil hilang
17:49Jadi disini waktu itu ada satu buah mobil
17:52Disini satu mobil SUV ya?
17:54Satu mobil SUV ya?
17:55Betul
17:56Jadi waktu itu kondisi
18:00Sebetulnya ini kondisi dalam ter-charge juga ya
18:02Jadi kita sedang mengisi dayanya
18:05Oke selain tadi kunci mobil
18:08Kemudian juga kunci kamar yang hilang mas
18:10Adakah barang-barang lain yang hilang jika memang betul peristiwa ini adalah peristiwa pencurian?
18:15Untuk barang-barang berharga kami sudah temukan semuanya
18:18Dan tidak ada barang atau benda lainnya yang diambil ya?
18:23Gelang informasinya hilang itu tidak?
18:25Gelang tidak
18:25Gelang tidak
18:26Jadi masih ada di lengan ibu saya waktu itu
18:30Dan juga di kalung juga masih ada di leher ibu saya
18:33Informasi yang saya dapat bahwa handphone dan dompet juga hilang?
18:37Ya handphone
18:38Handphone
18:39Ayah dan ibu saya hilang
18:40Dompet
18:42Dompet ayah dan ibu saya juga hilang
18:44Saya ingin tanyakan
18:46Melihat berbagai macam kejanggalan yang timbul mas Putra
18:49Apakah keluarga
18:50Meyakini peristiwa yang menimpa al-mahrul Bapak Ermanto ini hanya sekedar pencurian dengan kekerasan atau justru ada potensi atau indikasi
19:01pembunuhan berencana?
19:02Kalau saya melihat sendiri kondisi sepertinya ini adalah tindak pidana pembunuhannya
19:09Jadi emang ayah saya ketua serikat pekerja pada waktu itu di salah satu anak perusahaan dari BUMN ya
19:19Ayah saya sudah lama berkecimpung di pelabuhan ya
19:24Jadi waktu itu sempat ada mengungkit kasus yang dilakukan, praktik yang dilakukan korupsi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut
19:35Jadi begini
19:37Pansus itu kan bermula dari kita pada waktu itu melakukan protes
19:42Terhadap proses perpanjangan kuasa operasi Jakarta Internasional Kontainer Terminal ini dengan pelindung
19:50Nah waktu itu kita lihat banyak kejanggalan loh
19:53Hak Pansus mereka abaikan, investigasi audit
19:57Hapana BPBK mereka abaikan
19:59Mereka bisa berbuat apapun merubah kepemilikan
20:03Mendelusi saham Kopegma
20:04Sebenarnya kasus ini sudah saya bawa ya
20:07Ke Kejaksaan Agung
20:09Bahkan juga ya saya katakan saya juga
20:11Kena dulu memang banyak kasus-kasus kongresi di pelabuhan ini saya yang bawa
20:15Ya mungkin saya masih punya teman-teman di KPK ternyata mereka nggak tertarik
20:24Mungkin kurang lebih satu meter hingga satu setengah meter ketinggian dari tembok ini saudara
20:29Saya akan coba memastikan seberapa mudah seseorang untuk masuk ataupun keluar melalui tembok ini
20:49Untuk saat ini karena juga korban sudah membuat laporan polisi
20:55Dengan pasal curah
20:57Mbak 479 ayat 4 dengan luka berat
21:00Dengan ancaman hukuman mati atau 20 tahun penjara atau seumur hidup
21:05Untuk saat ini motif kami
21:06Belum bisa menyimpulkan
21:08Namun untuk pasal yang kami gunakan
21:11Pasal curah
21:14Setelah salah satu yang penting untuk didalami adalah tidak hanya motif
21:18Tetapi juga siapa sesungguhnya pelaku pembunuhan
21:21Yang kemudian mengakibatkan Bapak Ermanto Usman meninggal dunia
21:25Sayangnya di rumah dari almarhum Ermanto memang tidak terpasang CCTV
21:29Tapi saya akan coba melihat tetangga sebelah persis dari Pak Ermanto yang nampaknya ada beberapa CCTV
21:37Di rumahnya saya akan menanyakan apakah terlihat sosok pelaku
21:41Saya akan coba tanyakan saudara
21:44Permisi Bu
21:45Iya
21:46Izin Bu dari Dipo Kompas TV dengan ibu siapa?
21:49Sinta
21:50Saya izin konfirmasi Bu Sinta pemilik rumah ini?
21:53Iya
21:53Oke
21:54Bu bahwa yang saat ini tengah didalami oleh polisi adalah tidak hanya motif tetapi terduga pelaku
22:00Saya lihat disini ada CCTV Bu ya di rumah Bu Sinta
22:03Apakah CCTV ini merekam mungkin Bu terduga pelaku pada saat melakukan aksinya?
22:08Pada saat itu tidak terekam
22:10Ini sebenarnya motion detection tapi tidak ada pergerakan saat itu
22:14Jadi kemungkinan ya pelaku tidak lewat disini
22:17Pelaku tidak lewat disini kemungkinan?
22:19Iya
22:19Kemungkinan dari sisi sana
22:20Kemungkinan dari sisi sebelah kanan dari rumah ya?
22:23Meskipun anjing pelacak canine menyusul ke sisi sebelah kiri?
22:26Iya
22:27Ya kemungkinan dari sini sih kemungkinan ya
22:29Kemungkinan memang dari pagar perumahan ini ya?
22:32Iya kemungkinan
22:33Oke
22:34Dan memang pagarnya cukup pendek Bu ya?
22:48Selain melakukan olah TKP saudara tetapi polisi juga melakukan pelacakan
22:53Dengan menggunakan anjing pelacak canine
22:55Tidak hanya di area rumah tetapi juga
22:57Polisi mencoba untuk melacak dari mana
23:00Terduga pelaku masuk dan juga keluar perumahan
23:05Jalan ini adalah jalan yang dilalui oleh anjing pelacak canine
23:09Dan bisa dilihat ya
23:10Ini ada satu dinding
23:13Ataupun tembok
23:14Dari perumahan yang memang secara ketinggian ini berbeda dengan
23:18Tembok di sisi lainnya
23:20Yang artinya cukup memudahkan untuk seseorang
23:23Masuk ataupun keluar dari area perumahan
23:27Bisa ditunjukkan ya
23:28Ini hanya
23:28Mungkin kurang lebih
23:31Satu meter
23:34Hingga satu setengah meter ketinggian dari
23:36Tembok ini saudara
23:37Saya akan coba
23:39Memastikan seberapa mudah
23:41Seseorang untuk masuk ataupun keluar
23:44Melalui tembok ini
23:50Dan sangat mudah sekali saudara untuk
23:53Melewati tembok yang hanya
23:55Memiliki ketinggian kurang lebih satu meter ini
23:57Dan
23:58Bisa dilihat ini adalah
24:00Lahan kosong
24:02Yang berbatasan langsung dengan area perumahan
24:04Dan hanya dibatasi
24:05Ini
24:06Oleh tembok yang tadi saya lewati saudara
24:19Dan iya
24:23Area perumahan
24:24Bahan kosong kemudian langsung
24:26Bersebelahan
24:29Dengan jalan raya
24:31Kalimala
24:49Setelah anjing pelacak menyusuri
24:52Di lahan kosong yang berbatasan langsung
24:53Dengan area perumahan
24:55Untuk menciung aroma terduga pelaku
24:59Masuk dan keluar area perumahan
25:01Anjing pelacak tersebut langsung
25:03Menuju
25:04Ke salah satu
25:07Bangunan
25:08Yang hanya berjarak 20
25:10Hingga 30 meter
25:11Dari
25:12Dari rumah korban
25:13Saudara
25:13Bisa dilihat ya
25:14Jelas sekali
25:15Rumah korban
25:18Terpantau
25:19Dari
25:20Jalan raya Kalimala
25:24Dan ini bangunan yang tadi saya sebutkan
25:26Saudara hanya berjarak
25:27Kurang lebih 20 hingga 30 meter dari rumah korban
25:30Saya akan coba mendekat
25:36Informasi yang saya peroleh bahwa sebelumnya
25:39Area ini adalah area
25:42Cuci kendaraan
25:44Tetapi saat ini digunakan untuk
25:46Menyimpan
25:48Rongsokan Saudara
25:49Saya akan coba masuk
26:00Ini sih
26:03Pak
26:09Tapi waktu anjing pelacak kayak sini Bapak juga kesini ya?
26:11Ada
26:11Ada juga ya?
26:12Ada juga
26:14Polisi ditanyain apanya tadi Pak?
26:21Tapi waktu malam gak ada
26:23Orang lewat sini mungkin?
26:26Ya Pak
26:26Kayak sini mah ya
26:28Gak ada
26:29Orang sudah burung ya
26:32Burung-burung atau
26:38Emang tempat rongsok ya Pak?
26:40Iya
26:51Lihat ya ini
26:52Kondisi dari area yang kemudian menjadi titik terakhir
26:55Anjing pelacak ataupun K9
26:58Mencoba untuk mendeteksi
27:01Jalur yang digunakan oleh terduga pelaku
27:04Untuk masuk ataupun keluar
27:06Dari area perumahan prima lingkar asri
27:09Saya akan tunjukkan lagi visualnya saudara ketika anjing pelacak
27:12Menyusuri area ini dan informasi yang kami peroleh saat itu
27:15Bahwa anjing pelacak sempat
27:18Mendeteksi area ini
27:20Selama kurang lebih 15 menit
27:22Tetapi setelah itu
27:24Tidak ada indikasi-indikasi lain yang mencurigakan
27:27Tetapi yang menarik saudara
27:29Saya akan tunjukkan salah satu
27:32Sisi
27:33Dari kawasan ini
27:35Bisa dilihat ya
27:37Ada satu pijakan
27:39Yang sekali lagi
27:42Sangat memudahkan
27:44Bagi seseorang
27:46Jika ingin masuk
27:48Ke area perumahan
27:50Prima lingkar asri
27:52Saya akan coba buktikan saudara
27:54Seberapa mudah seseorang masuk
27:56Melalui titik ini
28:04Sini ada pijakan ya
28:22Sini ada pijakan ya
28:28Area perumahan
28:29Prima lingkar asri
28:30Dan bisa ditunjukkan itu adalah
28:32Rumah
28:33Milik
28:34Bapak Ermanto Usman
28:36Yang ditemukan tewas
28:37Meninggal dunia
28:38Di sepertiga malam
28:40Di bulan suci ramadhan
28:50Saudara sejumlah kejanggalan masih menyeruak
28:53Di tengah meninggalnya
28:55Almarhum Ermanto Usman
28:58Dan saat ini masih terus
29:00Melakukan proses penyelidikan oleh polisi
29:02Saya akan minta analisa
29:04Dari
29:05Mantan Perwira Tinggi Polri
29:06Komjenpol
29:07Purnawirawan
29:08Dharma Pongrekun
29:09Bang Dharma
29:09Terima kasih
29:11Apakah kedatangan Bang Dharma
29:13Sendiri kesini
29:14Karena mencium adanya kejanggalan
29:16Terkait dengan peristiwa meninggalnya
29:18Almarhum Ermanto
29:18Saya datang kesini
29:20Adalah bagian daripada
29:21Keterpanggilan saya
29:23Terhadap hak hidup manusia
29:24Kalau dari pengalaman saya
29:26Melihat TKP
29:28Dimana
29:30Proses masuknya pelaku
29:33Kedalam rumah
29:34Terus proses masuknya
29:37Tanpa ada kerusakan sedikit
29:39Tanpa ada kerusakan
29:40Meskipun di jenera sebelah sana
29:42Itu bukan kerusakan
29:43Bukan kerusakan
29:44Mungkin bisa kita lihat ya
29:44Oke saya akan tunjukkan dengan
29:46Itu bukan kerusakan
29:47Bang Dharma Pongrekun
29:48Disini ada satu titik Bang
29:50Atau mungkin
29:51Jangan-jangan
29:52Itu bukan kerusakan
29:54Ini bukan kerusakan
29:55Itu namanya gesekan doang
29:57Ya
29:57Kalau kerusakan itu
29:59Pasti dia mendelep ke dalam
30:00Jadi ada
30:01Congkelan itu
30:02Congkelan itu
30:03Dia ada
30:04Effort tenaga
30:05Ya
30:06Lukanya
30:07Ini kan cuma luka
30:08Serempet gitu ya
30:09Apalagi kalau membuka paksa ya
30:10Oh iya dong
30:11Oke
30:12Apalagi kalau di dalamnya dikunci
30:16Ya
30:17Berarti
30:18Ya menurut pengalaman saya
30:23Situasi lokasi TKP ini sudah digambar
30:27Oleh
30:29Para pelaku
30:30Sudah tergambarkan oleh serduga pelaku
30:32Iya
30:33Karena kalau tidak dari mana dia tahu
30:34Arah karet
30:34Kemudian disini tidak ada apa
30:36Tidak ada jeruji
30:38Jeruji
30:38Teralis ya
30:39Teralis yang harusnya ada
30:40Apalagi ini kan warna ribbon kan
30:43Artinya kalau jam segitu
30:45Pagi
30:47Sulit orang untuk melihat langsung
30:49Ada ribbon apa
30:50Ada teralis atau tidak
30:51Kenapa masuknya langsung menuju ke
30:53Kamar beliau
30:54Dari mana dia tahu juga
30:56Ada disitu
30:56Kalau tidak dikasih tahu
30:59Bisa saja kan beliau tidur di atas
31:02Kenapa langsung disitu
31:04Karena cuman tiga orang lenggang sekali
31:07Berarti situasi rumah ini
31:08Sudah digambar
31:10Berhari-hari bahkan berminggu-minggu sebelumnya
31:17Kalau lihat dari cara masuknya
31:19Dan langsung tertuju
31:20Menurut saya
31:21Terlalu cepat
31:23Kalau kita mengatakan
31:24Oh ini
31:24Hanya insiden yang
31:27Tidak terencana
32:00Rumah ini menjadi saksi bisu tragedi yang merenggut nyawa Ermanto Usman
32:04Berdasarkan indikasi awal
32:06Polisi menduga peristiwaan as ini terjadi
32:08Akibat tindak pencurian dengan kekerasan
32:11Namun sederet kejanggalan yang muncul
32:13Justru menyisakan tekat-tekik kematian Ermanto Usman
32:17Mungkinkah nyawanya sengaja dihabisi
32:20Sepanjang hidupnya Ermanto Usman dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia kepelabuhan
32:25Lelaki berusia 65 tahun ini
32:28Merupakan pensiunan karyawan Jakarta Internasional Container Terminal atau JICT
32:33Yang mengakhiri masa kerjanya pada tahun 2017
32:36Semasa aktif bekerja ayah 4 anak ini tergabung dalam Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia
32:41Dan dikenal vokal menyuarakan isu buruh dan tata kelola pelabuhan
32:46Keluarga menyebut sikap kritis Ermanto sempat membuatnya dua kali dipecat
32:50Tapi kemudian status karyawannya dipulihkan kembali oleh Kementerian Perhubungan
32:55Hingga masa pensiun perjuangan Ermanto tak berhenti
32:58Ia tetap jadi motor penggerak
33:00Dan dipercaya menjabat Ketua Pagoyuban Pensiunan JICT
33:07Kasus kematian Ermanto Usman menyita perhatian publik
33:09Termasuk dari anggota Komisi 13 DPR RI Rike Diyah Pitaloka
33:14Rike mengenal baik sosok Ermanto
33:16Kalau terjadi polemik besar di sektor kepelabuhan
33:19Pada 2015 silap
33:21Saat itu sebagai pengurus serikat pekerja
33:23Ermanto Fokal menolak perpanjangan kerjasama Pelindo 2
33:27Dengan pihak swasta dalam mengelola dan mengoperasikan JICT
33:31Karena diduga menimbulkan kerugian negara hingga triliunan rupiah
33:37Ia mendesak DPR membentuk panitia khusus
33:39Guna mengusut kasus ini
33:41Perjuangan Ermanto dan kawan-kawan membuahkan hasil
33:44Panitia khusus hak angket Pelindo 2
33:46Akhirnya dibentuk dan diketuai oleh Rike Diyah Pitaloka
33:51Berkaca pada rekam jejak Ermanto
33:53Rike menduga
33:54Motif dibalik kematian tragis Ermanto Usman
33:57Bukan sekedar perampokan
33:58Sampai terakhirnya saya yakin Pak Ermanto
34:02Terus memperjuangkan
34:04Agar dibukanya kasus korupsi
34:08Di pelabuhan yang terindikasi diketieskan
34:11Indikasi kuat
34:13Ini bukan pencurian
34:14Tidak ada barang yang hilang
34:16Jangan ada yang memframing ini perampokan
34:22Tiga bulan sebelum tragedi naas terjadi
34:24Ermanto sempat menjadi narasumber
34:26Dalam salah satu episode siniar
34:28Bertajuk Madilok
34:30Kala itu Ermanto mengungkap seder
34:32Temuan dugaan kasus penyimpangan
34:34Tata kelola pelabuhan
34:35Usai rekomendasi
34:36Pansus hak angket Pelindo 2
34:38Untuk menghentikan kerjasama yang merugikan negara
34:40Tidak dijalankan
34:41Terakhir
34:43Ada 7 rekomendasi yang terlihat oleh
34:44Pansus ini
34:46Melalui Sidang Paripurna
34:48Yang disampaikan langsung pada waktu
34:50Pertua Pansus
34:51Lenggara
34:52Dan dinyatakan
34:54Kedugian Negara 4,08 ribu
34:57Menarik ini
34:59Rekomendasi ini ada 7 rekomendasi
35:01Salah satunya adalah
35:02Pembatalan kerjasama ini
35:04Rupanya kita melihat begini
35:05Ini yang membuka kota pendora baru
35:08Korupsi berkelanjutan
35:10Mereka melanjutkan
35:11Di 2021 itu dengan surat berbekal surat itu, itu diabaikan sama sekali lah kata saya.
35:16Kalau saya boleh silahkan ini Pak Gun, ini adalah pemerintah di atas pemerintah.
35:24Tim Dipo Investigasi berupaya meminta konfirmasi kepada PT Pelindo 2 terkait kematian Ermanto
35:30yang dikaitkan dengan rekam sejaknya sebagai aktivis pelabuhan.
35:34Namun hingga kiri, belum ada konfirmasi balasan dari pihak Pelindo.
35:39Menanggapi berbagai dukaan yang berkembang, polisi menikaskan penyelidikan masih berlangsung
35:44dan terbuka terhadap setiap informasi baru, guna menyingkap tabir di balik peristiwa ini.
35:49Semua masih dalam penyelidikan ya, mohon waktu ya, mohon dukungannya.
35:55Kalau ada saksi-saksi yang bisa memberikan keterangan dan lainnya informasi-informasi,
36:00kami dengan senang hati bisa menampungnya.
36:06Perjalanan Ermanto Sang aktivis pelabuhan kini terhenti dalam peristiwa yang masih diselimuti misteri.
36:12Di balik tragedi ini, ada keluarga yang menanti kepastian dan semua kasus yang menuntut kejelasan.
36:18Kadilan tak boleh padam, meski kebenaran masih terselubung dalam kegelapan.
36:35Dan setelah terduga pelaku masuk, ada informasi bahwa kabel wifi di sebelah sana, Bang Darma,
36:42itu terlepas meskipun itu sebenarnya tidak pernah terjadi sebelumnya.
36:46Kemudian terduga pelaku langsung masuk ke kamar.
36:48Apakah hal ini juga semakin memperkuat bahwa ini bukan sekedar soal pencurian, tetapi pembunuhan berencana?
36:55Saya hanya bisa melihat bahwa tujuannya adalah kepada beliau, almarhum.
37:03Itu saja.
37:04Dari cara masuknya, cara ininya, menggambar di mana beliau tidur dan sebagainya.
37:10Tetapi dari cara masuknya, ini sudah digambar.
37:13Itu yang penting.
37:15Poinnya itu?
37:15Poinnya itu. Dan perlu dimulai dari jendela ini.
37:19Karena luar ke dalam, itu jalan masuknya.
37:26Tinggal didalami saja masalah jendela ini.
37:29Apakah betul dalam keadaan terkunci?
37:31Ataukah memang sudah dibiarkan terbuka?
37:36Lupa?
37:37Atau disengaja?
37:39Ini cuma analisa saja.
37:41Kita bisa melihat bahwa kaca ini sebelumnya sudah dipecahkan oleh pihak keluarga untuk mengevakuasi.
37:48Betul ya Pak Dalsap?
37:49Karena pintunya tidak bisa terbuka karena kuncinya tidak ada.
37:54Karena pintunya terkunci, akhirnya keluarga memutuskan untuk memecahkan kaca ini dan menyelamatkan.
37:58Mengevakuasi Almarhum Ermanto dan Ibu Pasmilawati.
38:16Terakhir mungkin Bang Dharma melihat analisa Bang Dharma tadi mulai dari terduga pelaku yang memasuki melalui jendela dan langsung menuju
38:24ke kamar korban.
38:26Analisa Bang Dharma apakah terduga pelaku ini merupakan orang dekat atau orang suruhan?
38:31Sementara sebelum penyidikan selesai, yang pasti tujuannya mengarah kepada beliau.
38:39Berarti ada hal yang beliau lakukan membuat banyak pihak mungkin merasa terganggu.
38:48Karena kalau lihat dari cara masuknya dan langsung tertuju, menurut saya terlalu cepat kalau kita mengatakan oh ini hanya kejadian
38:58atau insiden yang tidak terencana.
39:04Kalau menurut pengalaman saya.
39:07Kalau orang suruhan itu pasti bayaran.
39:10Untuk orang bayaran tidak gampang untuk sampai kepada penyuruh.
39:13Jadi memang ini harus dilakukan penyidikan yang sangat-sangat cerdas dan hati-hati.
39:27Yang pertama tentu pasti ini tidak hanya dilakukan oleh satu orang.
39:31Dalam artian bahwa ada pihak-pihak yang memang melakukan pengawasan.
39:34Apakah bisa dikatakan bahwa tewasnya sang aktivis pelabuhan ada indikasi tindak pidana pembunuhan perencana?
39:51Pak Hermanto ini adalah pensiunan GICT yang juga telah tergabung bersama keluarga besar serikat pekerja GICT.
40:02Jadi totalnya kami minta perlindungan terutama untuk istri korban yang sekarang masih dalam keadaan kredis.
40:10Untuk empat orang anak dan menantunya.
40:13Jadi Bapak, anak korban.
40:17Mohon untuk pendampingan, juga untuk istrinya.
40:21Mohon doanya Indonesia.
40:22Sebenarnya kasus ini bisa terungkap.
40:25Bukan hanya eksekutor, tapi siapa kotak di balik peristiwa yang sangat keji, sangat tragic di bulan Ramadan.
40:35RPSK telah melakukan langkah-langkah awal kornasi dengan kesatuan yang menangani.
40:44Dan RPSK siap memberikan pelindungan, pemenuh hak, pemberian bantuan kepada saksidan atau korban sesuai penentuan, penentuan, penentuan, dan penentuan.
40:57Pak Ermanto Usman ini sendiri apakah betul merupakan seorang aktivis ketika dia masih bekerja di salah satu perusahaan BUMN?
41:03Tempat dia bekerja itu kan merupakan perusahaan atau anak perusahaan dari Pelindo yang bekerja sama dengan PT Hatsinsen yang di
41:12Hongkong.
41:13Dia raksasanya pengelola pelabuhan di dunia ini itu PT Hatsinsen yang berpedudukan di Hongkong.
41:20Almarhum ini aktif di situ.
41:21Selain sebagai Ketua Serikat Pekerja, dia memang aktif mengawasi masalah-masalah yang berkaitan dengan penyimpangan prosedur dan lain sebagainya.
41:37Saya sudah bersama dengan Luki Nurhadianto, kriminolog Universitas Budiluhur.
41:41Mas Luki, terima kasih untuk waktunya, Mas.
41:43Mas, saya ingin langsung tunjukkan bahwa ini adalah TKP dari peristiwa ditemukannya Ermanto Usman meninggal dunia.
41:50Saya ingin langsung membahas bahwa terduga pelaku diduga oleh polisi memasuki rumah dari Ermanto Usman ataupun Almarhum melalui pagar ini,
41:58Mas.
41:59Kemudian langsung masuk ke arah jendela, masuk ke dalam rumah melalui jendela dan langsung menuju ke dalam kamar dari Ermanto
42:07Usman dan Ibu Pasmilawati.
42:10Bagaimana Anda menganalisa terkait dengan modus yang kemudian dilakukan oleh terduga pelaku?
42:14Ya, yang pertama tentu pasti ini tidak hanya dilakukan oleh satu orang.
42:18Dalam artian bahwa ada pihak-pihak yang memang melakukan pengawasan apakah memang dalam konteks ini mengawasi eksekutor atau memang mengawasi
42:24lingkungannya.
42:25Yang kedua yang bisa kita lihat berikutnya adalah dia sudah mengetahui titik di mana blind spot, apakah kemudian CCTV dan
42:30kemudian titik di mana seharusnya mereka masuk.
42:32Yang ketiga yang bisa disimpulkan berikutnya adalah mereka sudah menyasar target utamanya bukan lagi berbicara mengenai ini adalah perampokan, tapi
42:39target utamanya adalah yang berkaitan dengan nyawa seseorang.
42:41Target utamanya bukan lagi soal perampokan tetapi terkait dengan nyawa seseorang.
42:45Saya lebih tertarik saat kemudian kita berbicara mengenai apakah memang ini satu bentuk tipologi perampokan yang memang mengarah kepada pembunuhan
42:52atau di sisi lain.
42:53Ini adalah pembunuhan dengan modus seolah-olah ini adalah perampokan.
42:56Saya cenderung bahwa ini mengarah kepada yang kedua.
42:58Karena memang saat kemudian dia berbicara mengenai bagaimana dia masuk sampai kemudian dia menelaah lingkungan sekitar sampai kemudian menemukan titik
43:06korban, maka dia sudah mengetahui dari mana kemudian titik-titik yang seharusnya mereka lakukan.
43:11Atau kita kenal ini adalah zonal crime investigation di sana.
43:14Yang kedua adalah pintu poin saat kemudian dia melakukan aktivitas, mereka tidak lagi melihat-lihat atau kemudian mengkalkulasikan sejauh mana
43:23tingkat-tingkat atau arta benda atau kemudian properti yang seharusnya mereka bisa dapatkan.
43:27Dalam hal ini kendaraan juga cukup rapi, tidak ada penghancuran dari tingkat gerbang ya, terus kemudian dari gembok di sana
43:34dan mereka sudah menyasar titik yang memang disasar dalam hal ini adalah diri korban.
43:38Apakah kemudian ini bisa mengindikasikan adanya orang dekat yang kemudian mungkin saja turut andil dalam peristiwa ini?
43:46Ya tentu keberadaan orang dekat perlu ada investigasi lebih dalam ya mulai dari saksi terus kemudian pihak-pihak yang terkait,
43:51itu yang pertama.
43:51Yang kedua adalah keberadaan orang dekat bisa jadi sangat vital, dalam artian dia sudah bisa memetakkan sejauh mana identifikasi aktivitas,
43:59titik-titik di mana saat kemudian orang-orang melakukan sesuatu atau kemudian titik-titik di mana bisa terkoneksi secara lebih
44:04sederhana.
44:05Yang berikutnya adalah yang ketiga, saat kemudian kita bicara keberadaan orang dekat, tentu, mohon maaf misalnya, jika memang ada informasi
44:11dari dalam yang kemudian bisa disampaikan kepada para pelaku, tentu adalah salah satu bentuk kejahatan yang sangat terstruktur di sana.
44:17Saya ingin membahas terkait dengan pasal yang awal, pertama kali digunakan oleh polisi, yaitu pencurian dengan kekerasan.
44:24Tetapi kalau kita telisik lebih dalam, barang-barang yang hilang nampaknya bersifat pribadi, seperti katakanlah handphone, kemudian juga dompet, kunci
44:31mobil, termasuk juga kunci kamar.
44:33Apakah dengan barang-barang yang hilang tersebut bisa dikatakan peristiwa ini betul? Pencurian kekerasan atau justru tadi yang disebutkan oleh
44:39Mas Luki adalah pembunuhan?
44:41Saat kemudian ini tidak, tidak ada barang-barang yang bersifat instrumentalis yang hilang, maka tujuan utamanya saya pikir adalah bentuk
44:47intimidasi bahkan mengarah kepada revest atau dendam di sana.
44:50Karena senjata yang digunakan adalah senjata yang bersifat terbendat tumpul.
44:53Jadi ada upaya untuk memberikan satu sinyalemen bahwa ini dilakukan suatu tindakan kekerasan yang mengarah kepada hilangin nyawa seseorang.
44:59Tidak secara membabi buta dilakukan dengan senjata tajam.
45:02Oke, bahwa kejanggalan yang kemudian terjadi dalam peristiwa tewasnya Ermanto Usman, pada akhirnya banyak pihak yang menarik terkait dengan latar
45:11belakang.
45:12Dari korban yang kita tahu adalah seorang pensiunan dari sebuah perusahaan di BUMN, dan pada saat bekerja, yang bersangkutan ataupun
45:20almarhum juga merupakan ketua serikat pekerja.
45:23Dan yang tidak kalah menarik adalah bahwa almarhum sempat dipecat dua kali, tetapi dipulihkan kembali.
45:29Apakah latar belakang ini bisa dikaitkan dengan motif pembunuhan yang terjadi?
45:33Dalam hal ini, apakah memang ada sesuatu yang disembunyikan?
45:36Apakah kemudian relasi bisnisnya?
45:38Atau dalam hal ini ada sesuatu yang berkaitan dengan perusahaan yang bagaimana dia dulu berada?
45:42Atau kemudian ada upaya untuk menyelengguh pihak lain?
45:44Ada kecenderungan dalam konteks dari mana dia sudah pensiun, maka dia tidak memiliki power lagi.
45:49Dalam konteks relasi yang memang bisa dia kembangkan lebih kuat lagi.
45:52Tapi di sisi lain, ada sesuatu yang dia seharusnya ketahui, tapi pihak-pihak lain upaya untuk kemudian bisa menghentikannya.
45:58Oke, dari analisa yang tadi sudah disampaikan oleh Mas Luki, saya ingin coba tarik kesimpulan.
46:03Apakah bisa dikatakan bahwa tewasnya sang aktivis pelabuhan ini tidak hanya terkait dengan pencurian, dengan kekerasan, tetapi ada indikasi tindak
46:12pidana pembunuhan berencana?
46:13Ya, dalam konteks ini bisa kita highlight bahwa memang ada dugaan ini mengarah kepada pembunuhan yang memang sudah dikenakan dengan
46:20cukup rapat.
46:28Terima kasih.
46:58Terima kasih.
47:28Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan