00:00Untuk Bapak Z dan Ibu E, saya ingin bertanya langsung,
00:08di mana hati murahnya kalian?
00:12Mungkin saya belum bisa ngomong banyak tanpa memencah,
00:17karena saya takut saya mau bicara,
00:20saya akan menyampaikan beberapa poin.
00:23Untuk Bapak Z dan Ibu E,
00:26saya ingin bertanya langsung,
00:31di mana hati murahnya kalian?
00:34Kalian datang ke tempat saya,
00:37mengambil 14 produk makanan dan minuman kami,
00:40tanpa membayar sepasar pun.
00:43Tidak hanya itu,
00:45kalian menghina karyawan-karyawan saya,
00:48masuk ke area dapur saya,
00:51membentang dan mencaci bagi karyawan saya yang sedang bekerja mencari nafkah.
00:56Saya tidak pernah melakukan itu kepada mereka.
01:00Dan orang lain,
01:02senaknya masuk,
01:04mengambil modal saya,
01:06dan menghina karyawan-karyawan saya.
01:09Poin nomor dua,
01:11tiga sekali,
01:13kalian justru melaporkan saya balik.
01:15Untuk apa?
01:18Kalian sendiri sudah mengakui,
01:21bahwa kalian mengambil makanan itu.
01:23Namun sekarang,
01:24sekarang kalian menuntut saya 1 miliar rupiah,
01:28sampai 5 bulan lamanya.
01:31Saya ini hanya rakyat,
01:36pelaku usaha kecil,
01:38yang sedang berjuang menghidupi banyak orang di belakang saya.
01:42Uang 1 miliar itu,
01:44sangat tidak masuk akal,
01:46dibandingkan dengan makanan yang kalian ambil.
01:54Poin selanjutnya,
01:57saya takut,
02:00bicaranya,
02:02untuk para penyidik perkara saya,
02:06di siber,
02:08baris kri,
02:09baris kri polri,
02:11saya tahu proses ini berjalan dengan sangat cepat,
02:14dan terasa jaga.
02:18Rekaman CCTV itu ada,
02:20dan CCTV itu tidak pernah berborong.
02:29Saya mungkin tidak tahu,
02:31atau tidak paham pasal-pasal hukum,
02:33tapi semenjak ini terjadi,
02:35saya betul-betul membedah.
02:40Dan saya tahu apa itu keadilan dan kebenaran.
02:43Saya terpaksa harus membuka ini ke media,
02:49karena ternyata menjadi kooperatif selama 5 bulan ini,
02:53dan menjadi benar saja tidak cukup,
02:55untuk baris kri payung polri di negeri ini.
03:00Saya tidak bisa ngomong lebih banyak dan lebih dalam lagi,
03:04karena saya takut.
03:13Saya ingin berterima kasih
03:15kepada Pak Presiden Prabowo,
03:20dan saya juga ingin berterima kasih kepada Pak Habibur Rokman,
03:24Ketua Komisi 3.
03:26Ketua Komisi 3,
03:26terima kasih banyak,
03:29dan tolong lihat saya,
03:31saya seteras,
03:34saya sulit fokus bekerja selama 5 bulan ini.
03:41Tiba-tiba saya dijadikan tersangka,
03:46hanya karena menyuarakan fakta
03:48demi diri saya sendiri dan keamanan publik.
03:53Saya percaya masih banyak polisi yang baik,
03:57dan pemerintah yang benar-benar berpihak,
03:59pada pengusaha kecil.
04:01Mohon bantu saya,
04:03agar kriminalisasi ini tidak menjadi akhir
04:06dari hidup saya,
04:08dari usaha saya.
04:15Dan untuk anak-anak saya,
04:22maafin saya,
04:23kalau belum selesai,
04:25bikin kalian capek juga balik-balik.
04:37saya mau bilang makasih,
04:39masih nemenin saya di sini.
04:43Pergi doang sama-sama ya.
04:46Makasih.
04:51Oke,
04:52ini juga mungkin ada yang mau bukber ya.
04:56Jadi,
04:58kurang lebih sih seperti itu,
05:00klarifikasinya,
05:01berangkat dari kronologi,
05:03kurang lebih begitu.
05:05Harapan kami dari adanya media,
05:08konferensi PES hari ini,
05:10kita bisa sama-samalah,
05:12menegakkan keadilan,
05:16bela lah kebenaran,
05:18bela yang perlu dibela.
05:20Gitu.
05:20karena memang,
05:22saya sendiri melihat,
05:24naik turunnya,
05:25klien saya selama,
05:27proses ini terjadi,
05:28kurang lebih seperti itu.
05:35Kecepatan informasi,
05:36dan akurasi data,
05:38adalah komitmen kami.
05:39Satu langkah,
05:40lebih dekat,
05:41satu langkah,
05:42lebih terpercaya.
05:43Saksikan Sapa Indonesia Malam,
05:46di Kompas TV,
05:47Channel 11,
05:48di televisi Anda.
Komentar