00:00Saudara kita bahas pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa serangan ke Iran berpotensi lebih dari 4 minggu.
00:06Bersama praktisi pertahanan militer Lembaga Kajian Pertahanan Strategis Keris, Adrianus Prisma.
00:11Selamat malam, Bung Adrianus.
00:13Selamat malam, Mas Reddy.
00:15Iya.
00:15Apa kabar?
00:16Baik, Bung Adrianus, Presiden Amerika Serikat Donald Trump bilang operasi militer Amerika Serikat setidaknya diproyeksikan ke Iran ini 4-5
00:26minggu.
00:26Tapi Amerika Serikat punya kapasitas juga untuk melanjutkan jauh lebih lama serangan ini seperti yang dikatakannya, jika perlu katanya.
00:33Nah menurut Anda, apakah timeline ini terlihat realistis mengingat kekuatan pertahanan Iran seperti sistem rudal balistik dan proksinya ini dimiliki
00:42oleh Iran seperti Hezbollah, Houthi, dan lain-lain?
00:45Iya, kalau dari analisa kami dan diskusi dengan teman-teman, jadi memang Trump ini sepertinya membuka opsi.
00:54Jadi kalau kita melihat pernyataan Trump, kemudian Marco Rubio, kemudian Pat Hexed ya, yang mereka itu aktif juga, memosting di
01:02sosial media mereka semua.
01:04Itu mereka memang menambahkan bahwa elemen besar kekuatan Amerika Serikat itu belum dimunculkan.
01:10Jadi memang terbuka peluang untuk melakukan operasi darat.
01:15Nah di sisi lain, tentu saja ini akan membuka Pandora Box ya, karena selama ini kan Trump sendiri berjanji dia
01:22tidak akan menjadi presiden yang gemar perang.
01:25Tapi kalau dia sampai menerjunkan terkara di darat dengan skala besar, tentu saja akan menjadi hal yang baru.
01:34Dia mematahkan janjinya sendiri dan kira-kira nanti reaksi publik Amerika ini adalah hal yang menarik untuk kita tunggu.
01:41Oke, nah sebelum kita bahas lebih lanjut bagaimana Iran bertahan dan bagaimana Amerika Serikat dan sekutunya Israel juga menyerang.
01:50Kondisi pertahanan Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang paling terkini, bagaimana sekarang?
01:56Ya, jadi kalau kita bisa lihat secara singkat ya, jadi memang Amerika Serikat itu menggunakan taktik sword and shield, yaitu
02:04menggunakan dua kapal ini.
02:06Yaitu USS Abraham Lincoln yang berada di Laut Arak, kemudian USS Gerald Ford yang diparkir di lepas pantai Israel sebagai
02:14shieldnya,
02:15dan juga dia menggunakan beberapa pangkalan udara di Israel sebagai pangkalan aju untuk melakukan serangan udara.
02:21Jadi memang kalau kita lihat pangkalan-pangkalan yang selama ini diserang oleh Iran sebagai serangan balasan itu memang beberapa minggu
02:30yang lalu itu sudah dievakuasi.
02:31Jadi memang sepertinya Amerika dan Israel sudah mempersiapkan diri untuk melakukan serangan di tengah negosiasi.
02:38Sedangkan Iran sendiri, mereka memang lebih mengandalkan pada kemampuan tentara rudalnya, peluru kendalinya itu,
02:48yang memang dia mengandalkan kondisi geografis Iran yang sangat luas,
02:52jadi mereka tersebar-sebar dan memiliki komando dan pengendalian terpisah.
02:56Jadi tidak hanya mengandalkan sentralisasi di Teheran, begitu secara kondisi kanan terkini.
03:02Ada juga menarik dari pernyataan Donald Trump, dia bilang bahwa Amerika Serikat sekarang ini sudah sustainability ahead of schedule di
03:12hari-hari awal.
03:12Apa faktor utama yang membuat operasi ini bisa lebih cepat atau justru berlarut-larut melebihi 8 minggu seperti risiko eskalasi
03:21regional?
03:22Oke, mungkin kita bisa sedikit tarik ya, bahwa sebenarnya di awal itu mereka menyatakan bahwa target utamanya adalah pergantian resim.
03:33Jadi begitu mereka berhasil membunuh, mengasasinasi pemimpin besar Iran,
03:40itu mereka mungkin merasa mungkin target yang mereka capai itu sudah tercapai gitu.
03:47Tapi ternyata reaksi publik Iran itu tidak segera turun ke jalan untuk menumbangkan pemerintahan Iran.
03:54Jadi mungkin ini kenapa dia sebut sekarang bergeser, dia ingin menetralisasi kemampuan Angkatan Laut Amerika
04:00supaya selaturnus terbuka dan juga ingin menetralkan kemampuan Iran untuk memproduksi nuklir.
04:07Padahal kalau kita ingat tahun lalu mereka sudah menyatakan bahwa Iran sudah tidak mampu memproduksi nuklir.
04:13Jadi mungkin secara milestone mereka itu menganggap sudah bisa menumbangkan duluan dari sisi pemimpin besar Iran
04:23tapi ternyata efek yang terjadi itu di luar harapan mereka, begitu dari analisa kami.
04:28Bunga Dranus, ada analis yang mengatakan begini, Iran ini sekarang sedang bermain strategi tingkat tinggi begitu katanya
04:33dengan meluncurkan misil-misil roket-roket yang dalam tanda kutip tua begitu ya
04:39ini untuk menggempur pertahanan Amerika Serikat yang berada di kawasan Teluk dan juga Israel.
04:44Tapi sebenarnya Iran belum mengeluarkan kekuatan yang sesungguhnya.
04:49Misil-misil tua tadi hanya untuk menghabiskan tenaga dari pertahanan Amerika Serikat dan Israel.
04:54Bagaimana melihat ini? Apakah ini juga strategi yang menurut Anda juga benar-benar efektif
04:59dan benar-benar bisa menembus pertahanan Amerika Serikat dan Israel?
05:04Ya, kalau dari analisa kami dan diskusi kami di dalam lembaga kami
05:10ini memang salah satu hal yang dapat kita amati ya
05:12bahwa memang strategi yang dilakukan tahun lalu, strategi saturasi itu masih sama
05:18dan juga mengeluarkan rudal-rudal yang tua dengan akurasi yang tidak terlalu tinggi
05:24kita masih belum melihat secara empirik rudal fatah satu apalagi fatah dua
05:28yang memiliki kemampuan hipersonik itu belum digunakan.
05:32Mungkin memang ini masih menggunakan taktik saturasi.
05:35Kenapa sepertinya taktik ini berhasil?
05:37Karena sudah ada pernyataan dari Amerika bahwa mereka akan berencana menggeser
05:42peluncur dan stok rudal Patriot dan TAT dari Korea ke Timur Tengah.
05:48Yang betul saja secara strategis ini mungkin akan berisiko untuk Korea Selatan ya
05:52yang menjadi sekutu Amerika kalau rudalnya digeser ke Timur Tengah.
05:58Kondisinya sekarang Iran sendiri kan telah membalas serangan ke target-target Amerika Serikat
06:02di kawasan teluk termasuk sekutu-sekutunya.
06:07Anda sendiri menilai kemampuan pertahanan udara Iran seperti S-300, S-400 atau sistem domestik
06:15dalam menahan gelombang serangan lanjutan dari Amerika Serikat ini bagaimana?
06:19Ya ini tentu saja hal yang cukup menjadi perdebatannya karena sampai saat ini kita masih harus mengakui
06:28bahwa Amerika dan Israel telah meraih air superiority di kawasan Teheran terutama.
06:33Tetapi kita juga tidak tahu apakah dari sisi Iran itu masih menyimpan stok file pertahanan udaranya
06:42atau memang kemarin itu mereka sengaja membiarkan.
06:47Karena kita sering juga setelah serangan dari Israel dan Amerika itu pesawat-pesawat Iran itu masih terbang.
06:55Tapi ketika ada pesawat tempur dari US dan dari Israel itu kita tidak melihatnya.
07:01Nah ini kita masih menjadi perkembangan yang cukup sengit.
07:05Apakah memang sudah dinetralkan atau masih disimpan untuk fase berkepanjangan dari perang ini lagi sendiri.
07:12Oke. Sekarang saya coba bahas implikasi geopolitik dan regionalnya.
07:18Donald Trump menyatakan ada pernyataan yang terbuka soal whatever it takes dan tidak menutup kemungkinan pasukan darat.
07:25Bagaimana ini mempengaruhi dinamika Timur Tengah?
07:28Bunga Adrianus termasuk juga peran Rusia dan Cina atau Tiongkok selama ini mendukung Iran juga kita ketahui.
07:35Ya betul. Mungkin saya akan sedikit memisahkan sedikit ya.
07:40Kalau dari Timur Tengah tentu saja efek dari serangan balik kemarin kita bisa lihat bahwa orang yang menjadi mediator itu
07:49diserang juga oleh Iran.
07:52Tapi Perdana Menteri Iran itu kan memohon maaf karena belajar dari perang 12 hari yang tahun lalu dilakukan.
07:59Jadi sekarang Iran itu sudah mulai memisahkan kodal atau komando dan pengendalian terhadap pasukan-pasukan rudalnya.
08:06Jadi ketika terjadi serangan terhadap Teheran dan tidak ada konfirmasi dari komando induk mereka, mereka sudah memiliki list target yang
08:15harus diserang.
08:16Memang karena pangkalan-pangkalan Amerika itu ada di hampir seluruh negara teluk.
08:21Jadi memang tidak terhindarkan mungkin salah satu langkah yang diambil adalah menyerang negara-negara teluk tersebut.
08:29Dan kemudian menimbulkan kecaman.
08:30Tentu saja negara-negara yang diserang itu mereka mengecam balik ya.
08:35Jadi cuman di sisi lain kalau kami bisa menyimpulkan saat ini adalah kita menguji seberapa kuat pain tolerance atau dari
08:47pemerintah Israel dan pemerintah Amerika sendiri.
08:50Jadi memang di Timur Tengah kalau kita bilang saat ini satu-satunya yang masih mendukung lah secara tidak resmi ada
08:56Lebanon.
08:57Karena di sana ada proksinya. Apalagi setelah pemerintahan Syria sudah tumbang ya.
09:02Kemudian secara global tapi tentu saja masih ada negara-negara lain yang mengecam kejadian, maaf, serangan Israel dan Amerika.
09:12Bahkan sekjen PBB saja kan mengecam.
09:14Cuman memang reaksinya China dan Rusia ini kita masih tunggu.
09:19Apalagi kemarin kan pernyataan dari Perdana Menteri Kederaan adalah kami sudah siap menghadapi serangan ini tanpa membutuhkan bantuan siapapun.
09:26Nah mungkin China itu kalau sedikit analisa dari kami itu mungkin China itu baru akan bereaksi ketika efek dari kenaikan
09:34minyak dunia itu akan terasa begitu.
09:37Begitu kalau dari kami.
09:39Nah masih implikasi geopolitik.
09:41Kalau kita tarik ke sudut pandang Indonesia misalnya.
09:45Bagaimana posisi kita di tengah konflik ini sebenarnya?
09:47Apakah ada implikasi bagi keamanan maritim di Indonesia atau di Indo-Pasifik setidaknya?
09:52Atau aliansi pertahanan ASEAN?
09:55Ya memang saat ini kita harus akui ya bahwa ASEAN ini masih memiliki PR sendiri.
10:01Jadi kami melihat belum ada respon bersama tujuan komunikasi dari ASEAN terkait konflik ini.
10:12Tapi Indonesia tentu saja kita posisi pemerintah ini kita bergabung pada berkodis.
10:18Tapi di sisi lain Iran juga negara sahabat kita.
10:22Nah ini adalah posisi yang menurut kami agak mungkin agak membuat pemerintah agak sulit untuk menerapkan posisi jelas.
10:30Tapi tentu saja mungkin konsumen kita adalah perlindungan dan keselamatan WNI ya.
10:36Jadi mungkin kalau posisi kita saat ini tentu saja menyerukan kedua belah pihak agar segera berdamai.
10:44Apalagi Presiden juga sudah menawarkan diri.
10:46Nah kita lihat perkembangan 1-2 minggu ke depan.
10:50Apakah perang ini akan berlarut atau tidak?
10:52Karena kalau menurut kami kunci utamanya saat ini adalah selain pen tolerance adalah apakah Iran itu berani menyerang tempat-tempat
11:02yang selama ini ditengah raih menjadi situs senjata nuklir Israel dan kapal induk Amerika.
11:08Nah itu dua hal yang bisa membuat perang ini berkembang menjadi all out war.
11:12Baik, terima kasih pandangan Anda, analisis Anda yang juga sangat informatif di Sapa Indonesia Malam.
11:19Tentu saja kita berharap ini tidak berkepanjangan karena dampaknya akan sangat-sangat terasa terutama juga di Indonesia.
11:25Pasokan energi global belum lagi akan berdampak ke pasokan pangan dan lain-lain.
11:31Terutama pasca penutupan sholat hormus.
11:33Terima kasih Bunga Adrianus, selamat malam, sampai jumpa lagi.
11:36Ya, selamat malam.
Komentar