Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bilang serangan ke Iran bisa lebih panjang dari rencana awal dalam keterangannya di Gedung Putih, Senin waktu setempat.

Trump bilang awalnya ia memproyeksikan operasi militer ke Iran selama empat hingga lima minggu.

Tapi ia memastikan militer AS siap untuk waktu serangan lebih lama.

Trump juga mengungkap AS tengah melaksanakan operasi "Epic Fury".

Beberapa tujuan di antaranya untuk menghancurkan kemampuan rudal dan angkatan laut Iran.

Kita bahas pernyataan Donald Trump bahwa serangan ke Iran berpotensi lebih dari 4 minggu bersama Praktisi Pertahanan Militer Lembaga Kajian Pertahanan Strategis, Keris, Adrianus Prisma.

Content Creator: Kharismaningtyas

Baca Juga [FULL] DPR Ungkap Perlindungan WNI di Tengah Perang Iran vs AS-Israel di https://www.kompas.tv/nasional/654718/full-dpr-ungkap-perlindungan-wni-di-tengah-perang-iran-vs-as-israel

#perang #amerikaserikat #iran #kekuatanmiliter

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/654720/perang-iran-vs-as-israel-bakal-panjang-siapa-bertahan-begini-analisis-praktisi-militer-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara kita bahas pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa serangan ke Iran berpotensi lebih dari 4 minggu.
00:06Bersama praktisi pertahanan militer Lembaga Kajian Pertahanan Strategis Keris, Adrianus Prisma.
00:11Selamat malam, Bung Adrianus.
00:13Selamat malam, Mas Reddy.
00:15Iya.
00:15Apa kabar?
00:16Baik, Bung Adrianus, Presiden Amerika Serikat Donald Trump bilang operasi militer Amerika Serikat setidaknya diproyeksikan ke Iran ini 4-5
00:26minggu.
00:26Tapi Amerika Serikat punya kapasitas juga untuk melanjutkan jauh lebih lama serangan ini seperti yang dikatakannya, jika perlu katanya.
00:33Nah menurut Anda, apakah timeline ini terlihat realistis mengingat kekuatan pertahanan Iran seperti sistem rudal balistik dan proksinya ini dimiliki
00:42oleh Iran seperti Hezbollah, Houthi, dan lain-lain?
00:45Iya, kalau dari analisa kami dan diskusi dengan teman-teman, jadi memang Trump ini sepertinya membuka opsi.
00:54Jadi kalau kita melihat pernyataan Trump, kemudian Marco Rubio, kemudian Pat Hexed ya, yang mereka itu aktif juga, memosting di
01:02sosial media mereka semua.
01:04Itu mereka memang menambahkan bahwa elemen besar kekuatan Amerika Serikat itu belum dimunculkan.
01:10Jadi memang terbuka peluang untuk melakukan operasi darat.
01:15Nah di sisi lain, tentu saja ini akan membuka Pandora Box ya, karena selama ini kan Trump sendiri berjanji dia
01:22tidak akan menjadi presiden yang gemar perang.
01:25Tapi kalau dia sampai menerjunkan terkara di darat dengan skala besar, tentu saja akan menjadi hal yang baru.
01:34Dia mematahkan janjinya sendiri dan kira-kira nanti reaksi publik Amerika ini adalah hal yang menarik untuk kita tunggu.
01:41Oke, nah sebelum kita bahas lebih lanjut bagaimana Iran bertahan dan bagaimana Amerika Serikat dan sekutunya Israel juga menyerang.
01:50Kondisi pertahanan Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang paling terkini, bagaimana sekarang?
01:56Ya, jadi kalau kita bisa lihat secara singkat ya, jadi memang Amerika Serikat itu menggunakan taktik sword and shield, yaitu
02:04menggunakan dua kapal ini.
02:06Yaitu USS Abraham Lincoln yang berada di Laut Arak, kemudian USS Gerald Ford yang diparkir di lepas pantai Israel sebagai
02:14shieldnya,
02:15dan juga dia menggunakan beberapa pangkalan udara di Israel sebagai pangkalan aju untuk melakukan serangan udara.
02:21Jadi memang kalau kita lihat pangkalan-pangkalan yang selama ini diserang oleh Iran sebagai serangan balasan itu memang beberapa minggu
02:30yang lalu itu sudah dievakuasi.
02:31Jadi memang sepertinya Amerika dan Israel sudah mempersiapkan diri untuk melakukan serangan di tengah negosiasi.
02:38Sedangkan Iran sendiri, mereka memang lebih mengandalkan pada kemampuan tentara rudalnya, peluru kendalinya itu,
02:48yang memang dia mengandalkan kondisi geografis Iran yang sangat luas,
02:52jadi mereka tersebar-sebar dan memiliki komando dan pengendalian terpisah.
02:56Jadi tidak hanya mengandalkan sentralisasi di Teheran, begitu secara kondisi kanan terkini.
03:02Ada juga menarik dari pernyataan Donald Trump, dia bilang bahwa Amerika Serikat sekarang ini sudah sustainability ahead of schedule di
03:12hari-hari awal.
03:12Apa faktor utama yang membuat operasi ini bisa lebih cepat atau justru berlarut-larut melebihi 8 minggu seperti risiko eskalasi
03:21regional?
03:22Oke, mungkin kita bisa sedikit tarik ya, bahwa sebenarnya di awal itu mereka menyatakan bahwa target utamanya adalah pergantian resim.
03:33Jadi begitu mereka berhasil membunuh, mengasasinasi pemimpin besar Iran,
03:40itu mereka mungkin merasa mungkin target yang mereka capai itu sudah tercapai gitu.
03:47Tapi ternyata reaksi publik Iran itu tidak segera turun ke jalan untuk menumbangkan pemerintahan Iran.
03:54Jadi mungkin ini kenapa dia sebut sekarang bergeser, dia ingin menetralisasi kemampuan Angkatan Laut Amerika
04:00supaya selaturnus terbuka dan juga ingin menetralkan kemampuan Iran untuk memproduksi nuklir.
04:07Padahal kalau kita ingat tahun lalu mereka sudah menyatakan bahwa Iran sudah tidak mampu memproduksi nuklir.
04:13Jadi mungkin secara milestone mereka itu menganggap sudah bisa menumbangkan duluan dari sisi pemimpin besar Iran
04:23tapi ternyata efek yang terjadi itu di luar harapan mereka, begitu dari analisa kami.
04:28Bunga Dranus, ada analis yang mengatakan begini, Iran ini sekarang sedang bermain strategi tingkat tinggi begitu katanya
04:33dengan meluncurkan misil-misil roket-roket yang dalam tanda kutip tua begitu ya
04:39ini untuk menggempur pertahanan Amerika Serikat yang berada di kawasan Teluk dan juga Israel.
04:44Tapi sebenarnya Iran belum mengeluarkan kekuatan yang sesungguhnya.
04:49Misil-misil tua tadi hanya untuk menghabiskan tenaga dari pertahanan Amerika Serikat dan Israel.
04:54Bagaimana melihat ini? Apakah ini juga strategi yang menurut Anda juga benar-benar efektif
04:59dan benar-benar bisa menembus pertahanan Amerika Serikat dan Israel?
05:04Ya, kalau dari analisa kami dan diskusi kami di dalam lembaga kami
05:10ini memang salah satu hal yang dapat kita amati ya
05:12bahwa memang strategi yang dilakukan tahun lalu, strategi saturasi itu masih sama
05:18dan juga mengeluarkan rudal-rudal yang tua dengan akurasi yang tidak terlalu tinggi
05:24kita masih belum melihat secara empirik rudal fatah satu apalagi fatah dua
05:28yang memiliki kemampuan hipersonik itu belum digunakan.
05:32Mungkin memang ini masih menggunakan taktik saturasi.
05:35Kenapa sepertinya taktik ini berhasil?
05:37Karena sudah ada pernyataan dari Amerika bahwa mereka akan berencana menggeser
05:42peluncur dan stok rudal Patriot dan TAT dari Korea ke Timur Tengah.
05:48Yang betul saja secara strategis ini mungkin akan berisiko untuk Korea Selatan ya
05:52yang menjadi sekutu Amerika kalau rudalnya digeser ke Timur Tengah.
05:58Kondisinya sekarang Iran sendiri kan telah membalas serangan ke target-target Amerika Serikat
06:02di kawasan teluk termasuk sekutu-sekutunya.
06:07Anda sendiri menilai kemampuan pertahanan udara Iran seperti S-300, S-400 atau sistem domestik
06:15dalam menahan gelombang serangan lanjutan dari Amerika Serikat ini bagaimana?
06:19Ya ini tentu saja hal yang cukup menjadi perdebatannya karena sampai saat ini kita masih harus mengakui
06:28bahwa Amerika dan Israel telah meraih air superiority di kawasan Teheran terutama.
06:33Tetapi kita juga tidak tahu apakah dari sisi Iran itu masih menyimpan stok file pertahanan udaranya
06:42atau memang kemarin itu mereka sengaja membiarkan.
06:47Karena kita sering juga setelah serangan dari Israel dan Amerika itu pesawat-pesawat Iran itu masih terbang.
06:55Tapi ketika ada pesawat tempur dari US dan dari Israel itu kita tidak melihatnya.
07:01Nah ini kita masih menjadi perkembangan yang cukup sengit.
07:05Apakah memang sudah dinetralkan atau masih disimpan untuk fase berkepanjangan dari perang ini lagi sendiri.
07:12Oke. Sekarang saya coba bahas implikasi geopolitik dan regionalnya.
07:18Donald Trump menyatakan ada pernyataan yang terbuka soal whatever it takes dan tidak menutup kemungkinan pasukan darat.
07:25Bagaimana ini mempengaruhi dinamika Timur Tengah?
07:28Bunga Adrianus termasuk juga peran Rusia dan Cina atau Tiongkok selama ini mendukung Iran juga kita ketahui.
07:35Ya betul. Mungkin saya akan sedikit memisahkan sedikit ya.
07:40Kalau dari Timur Tengah tentu saja efek dari serangan balik kemarin kita bisa lihat bahwa orang yang menjadi mediator itu
07:49diserang juga oleh Iran.
07:52Tapi Perdana Menteri Iran itu kan memohon maaf karena belajar dari perang 12 hari yang tahun lalu dilakukan.
07:59Jadi sekarang Iran itu sudah mulai memisahkan kodal atau komando dan pengendalian terhadap pasukan-pasukan rudalnya.
08:06Jadi ketika terjadi serangan terhadap Teheran dan tidak ada konfirmasi dari komando induk mereka, mereka sudah memiliki list target yang
08:15harus diserang.
08:16Memang karena pangkalan-pangkalan Amerika itu ada di hampir seluruh negara teluk.
08:21Jadi memang tidak terhindarkan mungkin salah satu langkah yang diambil adalah menyerang negara-negara teluk tersebut.
08:29Dan kemudian menimbulkan kecaman.
08:30Tentu saja negara-negara yang diserang itu mereka mengecam balik ya.
08:35Jadi cuman di sisi lain kalau kami bisa menyimpulkan saat ini adalah kita menguji seberapa kuat pain tolerance atau dari
08:47pemerintah Israel dan pemerintah Amerika sendiri.
08:50Jadi memang di Timur Tengah kalau kita bilang saat ini satu-satunya yang masih mendukung lah secara tidak resmi ada
08:56Lebanon.
08:57Karena di sana ada proksinya. Apalagi setelah pemerintahan Syria sudah tumbang ya.
09:02Kemudian secara global tapi tentu saja masih ada negara-negara lain yang mengecam kejadian, maaf, serangan Israel dan Amerika.
09:12Bahkan sekjen PBB saja kan mengecam.
09:14Cuman memang reaksinya China dan Rusia ini kita masih tunggu.
09:19Apalagi kemarin kan pernyataan dari Perdana Menteri Kederaan adalah kami sudah siap menghadapi serangan ini tanpa membutuhkan bantuan siapapun.
09:26Nah mungkin China itu kalau sedikit analisa dari kami itu mungkin China itu baru akan bereaksi ketika efek dari kenaikan
09:34minyak dunia itu akan terasa begitu.
09:37Begitu kalau dari kami.
09:39Nah masih implikasi geopolitik.
09:41Kalau kita tarik ke sudut pandang Indonesia misalnya.
09:45Bagaimana posisi kita di tengah konflik ini sebenarnya?
09:47Apakah ada implikasi bagi keamanan maritim di Indonesia atau di Indo-Pasifik setidaknya?
09:52Atau aliansi pertahanan ASEAN?
09:55Ya memang saat ini kita harus akui ya bahwa ASEAN ini masih memiliki PR sendiri.
10:01Jadi kami melihat belum ada respon bersama tujuan komunikasi dari ASEAN terkait konflik ini.
10:12Tapi Indonesia tentu saja kita posisi pemerintah ini kita bergabung pada berkodis.
10:18Tapi di sisi lain Iran juga negara sahabat kita.
10:22Nah ini adalah posisi yang menurut kami agak mungkin agak membuat pemerintah agak sulit untuk menerapkan posisi jelas.
10:30Tapi tentu saja mungkin konsumen kita adalah perlindungan dan keselamatan WNI ya.
10:36Jadi mungkin kalau posisi kita saat ini tentu saja menyerukan kedua belah pihak agar segera berdamai.
10:44Apalagi Presiden juga sudah menawarkan diri.
10:46Nah kita lihat perkembangan 1-2 minggu ke depan.
10:50Apakah perang ini akan berlarut atau tidak?
10:52Karena kalau menurut kami kunci utamanya saat ini adalah selain pen tolerance adalah apakah Iran itu berani menyerang tempat-tempat
11:02yang selama ini ditengah raih menjadi situs senjata nuklir Israel dan kapal induk Amerika.
11:08Nah itu dua hal yang bisa membuat perang ini berkembang menjadi all out war.
11:12Baik, terima kasih pandangan Anda, analisis Anda yang juga sangat informatif di Sapa Indonesia Malam.
11:19Tentu saja kita berharap ini tidak berkepanjangan karena dampaknya akan sangat-sangat terasa terutama juga di Indonesia.
11:25Pasokan energi global belum lagi akan berdampak ke pasokan pangan dan lain-lain.
11:31Terutama pasca penutupan sholat hormus.
11:33Terima kasih Bunga Adrianus, selamat malam, sampai jumpa lagi.
11:36Ya, selamat malam.
Komentar

Dianjurkan