Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Untuk membahas apa saja yang seharusnya diantisipasi oleh WNI di sejumlah lokasi zona merah di tengah konflik Timur Tengah, kita sudah bergabung dengan Amelia Anggraini, anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi NasDem melalui sambungan virtual.

Baca Juga [FULL] Iran Tutup Selat Hormuz Usai Diserang Israel, Seberapa Parah Harga BBM Naik? Ini Kata INDEF di https://www.kompas.tv/ekonomi/654714/full-iran-tutup-selat-hormuz-usai-diserang-israel-seberapa-parah-harga-bbm-naik-ini-kata-indef

#perangiran #wni #amerikaserikat #iran

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/654718/full-dpr-ungkap-perlindungan-wni-di-tengah-perang-iran-vs-as-israel
Transkrip
00:00Apa saja yang kira-kira seharusnya diantisipasi oleh warga negara Indonesia di sejujurnya lokasi zona merah di timur konflik Timur
00:07Tengah?
00:07Kita sudah bergabung dengan Amelia Anggaraini, anggota Komisi 1 DPR RI dari fraksi Nasdem melalui sambungan virtual.
00:15Selamat malam, Bu Amel.
00:17Selamat malam, Mbak. Selamat malam, pemirsa semua.
00:20Bu Amel, jadi apakah Bu Amel sudah mendapatkan informasi terkait dengan bagaimana kabar saudara-saudara kita yang berada di timur
00:28tengah khususnya berada di wilayah yang rawan konflik, ada di Iran, Dubai, Bahrain?
00:34Ya, baik Mbak. Ya, kami di Komisi 1 saat ini terus memantau perkembangan situasi melalui jalur resmi pemerintah yaitu melalui
00:42Kementerian Lawan Negeri dan juga laporan dari Perwajilan Rupiah Indonesia di lapangan.
00:48Dan untuk Iran di KBRI, tak heran menyampaikan bahwa, Dubesnya sudah menyampaikan bahwa telah berkoordinasi dengan simpul-simpul WNI di
00:59berbagai kota dan menjalankan komunikasi dua arah begitu.
01:03Yang kami ketahui per update hari ini ada sekitar 329 WNI, Mbak, yang sudah lapor diri dan WNI yang berhasil
01:14dihubungi dan dilaporkan dalam kondisi yang aman.
01:18Serta belum merasakan ancaman langsung namun tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
01:25Kemudian di Qatar, KBRI Doha juga menghimbau agar WNI membatasi aktivitas di luar rumah dan tetap berada di tempat yang
01:35aman.
01:35Serta juga mengikuti emergency alert dari otoritas tempat.
01:39Yang kami pantau dari Uni Emirat Arab, KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai juga sudah meningkatkan kesiapsiagaan.
01:49Sebagai mana tadi disampaikan oleh Dubes Yuda, bahkan sudah siaga tiga ya.
01:54Dengan penetapan status siaga ini dan imbauan agar WNI disiplin untuk memantau setiap informasi resmi serta juga memperbaharui data lapor
02:06diri.
02:06Ini menjadi krusial, Mbak.
02:07Kemudian sebagai tambahan juga Mbak terkait dengan soal jemaah umroh kita yang ada sekitar 58.867 orang saat ini masih
02:21berada di Makkah dan Madinah.
02:23Menurut komunikasi terakhir kami dengan Wamin Haji, Bapak Daniel, Kemenlu dan Kementerian Haji juga sudah menghimbau keberangkatan jemaah umroh yang
02:36belum berangkat ya.
02:37Untuk mengantisipasi situasi di tempat tengah yang eskalasinya kian meningkat.
02:42Bu Amel, jadi sebenarnya kalau sekarang kan dinyatakan masih aman ya.
02:47Baik di Iran, kemudian di Bahrain, di Dubai juga gitu ya.
02:51Di Arab Saudi termasuk.
02:52Nah jadi apakah warga negara Indonesia ini juga untuk sementara juga dilarang untuk berpergian lebih jauh begitu Bu Amel?
02:59Iya kan disitu sudah ada himbawan dari KBNI dan otoritas tempat untuk mobilitas di luar rumah itu untuk dikurangi dulu
03:06gitu Mbak.
03:07Untuk keamanannya gitu karena eskalasinya kan semakin memanas dan masih belum kondusif.
03:14Nah oke untuk jemaah yang umroh Bu Amel ini kan masih belum tahu nih gimana bisa balik atau enggak.
03:20Ini apa himbawannya?
03:22Pemerintah sudah menyiapkan kontijensi plan dan upaya mitigasi terkait dengan jemaah haji sekarang ini Mbak ya.
03:30Nah jadi berdasarkan tadi sore saya sudah berkomunikasi dengan Wamen Haji Bapak Daniel selain penundaan tadi juga pemerintah terus mendampingi
03:42kepulangan yang direct flight diupayakan bisa pulang segera.
03:47Dan yang transit itu mendapatkan fasilitas akomodasi begitu ya dan juga penundaan pesawat dari airline yang bersangkutan.
03:57Garuda juga sudah menyiagakan dua pesawat dan semuanya sudah terus menerus dikoordinasikan seperti itu.
04:03Oke Bu Amel ini kan masih dinyatakan aman begitu ya tapi kira-kira apa sih tolak ukurnya Bu Amel ketika
04:09warga negara kita nih tahu kira-kira oh ini nampaknya sudah tidak baik-baik saja.
04:14Kemudian ada siapa tahu untuk imbauan untuk segera pulang ke Indonesia.
04:18Ini apa tolak ukurnya Bu Amel?
04:20Jadi begini Mbak jadi sebetulnya kalau pertanyaan ini mungkin lebih pas langkah yang harus dilakukan pemerintah ya kalau misalkan eskalasi
04:30perang kita tidak bisa ini menyatakan ini dalam keadaan aman ya.
04:33Karena kondisinya sangat dinamis begitu dan kita ketahui sendiri per hari ini rudal-rudal dari Iran terus menyerang Tahiran Tel
04:48Aviv begitu dan juga beberapa negara yang mempunyai pangkalan militer Amerika.
04:58Jadi memang langkah pertama yang harus dilakukan adalah keselamatan WNI ini adalah prioritas absolut Mbak.
05:05Pemerintah juga harus memastikan bahwa semua perwakilan RI mengaktifkan mode krisis hotline responsif dan pemetaan WNI yang akurat serta komunikasi
05:16dua arah yang intensif yang rutin.
05:19Dan yang kedua adalah juga harus disiapkan skenario berjenjang Mbak.
05:24Jadi jangan kita aman-aman tapi skenario-nya tidak disiapkan gitu ya.
05:28Jadi pada fase resiko tertentu pendekatannya adalah perlindukan di tempat atau shelter in place ya dan pembatasan mobilitas.
05:38Namun bila eskalasi meningkat kita we never know besok atau lusa gitu.
05:43Opsi relokasi ke titik angman dan evakuasi melalui negara ketiga itu harus sudah disiapkan.
05:50Jangan tunggu situasi terlambat baru kita berpikir tentang negara ketiga sebagai tempat evakuasi.
05:57Begitu Mbak.
05:58Jadi sudah harus disiapkan dari sekarang-sekarang.
06:00Kemudian sebagaimana yang saya dengar juga dari Bapak Rahmadini dari Kemendu begitu.
06:06Dita heran sendiri untuk KBRI dan diplomatnya sudah disiapkan.
06:12Negara ketiga adalah Azerbaijan.
06:13Dan ketiga pemerintah perlu mengantisipasi dampaknya ke Indonesia utamanya dari sisi ekonomi dan energi.
06:21Kita juga harus menyiapkan mitigasi agar gangguan kawasan ini tidak langsung menekan stabilitas harga energi dan inflasi serta daya beli
06:30masyarakat.
06:31Begitu Mbak.
06:32Oke nah tapi kalau misalnya untuk yang tadi kan kalau untuk orang yang atau jemaah yang baru mau melakukan umroh
06:39kan artinya ada penerbangan yang memang dibatalkan atau ditunda ya Bu Amel ya.
06:43Tapi bagaimana juga yang dengan jemaah-jemaah yang masih menunggu di bandara adakah imbauan begitu supaya tetap mereka tenang dan
06:50kalau memang ada kabar untuk bisa diberangkatkan ya mereka bisa kembali lagi ke bandara.
06:53Karena masih banyak kan yang masih bingung nih di bandara harus berbuat apa meskipun sudah ada imbauan.
06:59Sebagaimana yang saya sampaikan tadi Mbak jadi pemerintah dalam hal ini Kementerian Haji dan Kemenlu sudah berkoordinasi jadi direct flight
07:07itu sudah untuk Garuda, Lion kemudian juga Saudi Airlinesnya itu sudah disiapkan Mbak.
07:13Dari masuk kalau yang pesawat yang menggunakan Airlines lain, Airlinesnya sudah memfasilitasi akomodasi dan juga airline pengganti.
07:22Jadi sudah ada dua pesawat siaga sebagaimana saya sampaikan tadi begitu Mbak.
07:28Nah jadi upaya-upaya mitigasi ini sudah sedemikian rupa disiapkan oleh pemerintah karena pemerintah tahu sekali bahwa ada 58 ribu
07:37jemaah haji umroh kita yang sedang berada di Makah dan Madinah gitu Mbak.
07:42Oke nah kemudian tadi kan sudah disiapkan ya langkah-langkah yang misalnya bisa dilakukan begitu kalau eskalasinya semakin meningkat ya
07:50Bu Amel.
07:50Tapi kemudian adakah juga misalnya rencana untuk penarikan lubas-lubas misalnya dan dalam waktu kapan nih untuk bisa tahu bahwa
07:58oh ini sangat gentik sekali sehingga harus dilakukan skenario yang secepat mungkin.
08:03Oke begini Mbak dalam prinsip hubungan diplomatik negara tuan rumah itu wajib melindungi perwakilan diplomatik dari negara-negara lain gitu
08:12ya.
08:13Tetapi pemerintah dalam hal ini juga punya kewajiban terhadap keselamatan personelnya.
08:18Jadi perlu diketahui Mbak penarikan perwakilan ini adalah langkah yang sangat-sangat serius.
08:25Keputusan itu biasanya berbasis asesmen resiko harian ya seperti indikatornya adalah intensitas ancaman di sekitar fasilitas diplomatik yang meningkat.
08:36Kemudian juga kemampuan negara tuan rumah dalam menjamin keamanan serta juga keberlangsungan komunikasi dan urgensi perlindungan WNI.
08:44Jadi pada prinsipnya selama perwakilan kita masih bisa bekerja dengan aman ya keberadaan mereka justru sangat diperlukan untuk melindungi WNI
08:54kita yang ada di negara konflik gitu.
08:56Jika resikonya meningkat maka langkah yang lazim adalah pengetatan SOP serta pembatasan mobilitas dan pengurangan personel yang non-esensial.
09:07Itu dulu terlebih dahulu dipulangkan dan kalau penutupan itu adalah opsi terakhir Mbak.
09:13Nah pertanyaannya sekarang apakah saat ini sudah aman?
09:16Sekali lagi saya jawab Mbak situasinya saat ini sangat dinamis.
09:19Kita belum bisa mengatakan bahwa oh sekarang situasinya aman.
09:23Di wilayah yang aktivitas militernya tinggi Mbak resikonya meningkat oleh karena itu yang paling penting adalah
09:31kedisiplinan mengikuti himbawan dari perwakilan RI dan otoritas tempat
09:37sambil pemerintah juga terus menerus memperbaharui asesmen secara berkalah.
09:41Berarti hatinya setiap saat 24 jam penuh ini saling berkomunikasi ya antara dubes yang satu dengan yang lain
09:47termasuk juga dari kemengkelian luar negeri kita begitu untuk saling berkoordinasi.
09:50Ini dalam fase mana nih?
09:53Begitu ya Bu Amel ya?
09:54Betul, betul, betul Mbak.
09:56Oke baik terima kasih.
09:58Kalau gitu terima kasih Bu Amelia Anggaraini anggota Komisi 1 DPR RI dari fraksi Partai Nasdem
10:04bahwa meskipun belum dinyatakan aman tetapi segala skenario memang harus disiapkan
10:09untuk mencegah hal-hal yang tentunya tidak kita inginkan terutama eskalasinya meningkat begitu ya
10:15untuk ketegangan yang terjadi antara Iran, Amerika Serikat dan juga Israel.
10:19Terima kasih anggota Komisi 1 DPR RI dari fraksi Partai Nasdem Ibu Amelia.
Komentar

Dianjurkan