Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya terus mendalami kasus kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Polisi mengungkap hasil pemeriksaan terhadap sopir taksi online dalam insiden tertemper KRL Commuter Line yang kemudian berujung pada kecelakaan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin, 27 April 2026 lalu.

Melalui keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, sopir taksi online mengaku baru beberapa hari diterima bekerja setelah dinyatakan lulus seleksi. Sopir juga mengaku hanya mendapat pengenalan operasional kendaraan dalam waktu singkat sebelum mulai bertugas menggunakan mobil tersebut.

Selain itu, sopir menyampaikan bahwa kendaraan yang dikemudikannya tiba-tiba mengalami mati mesin saat berada di perlintasan sebidang rel kereta api. Dalam kondisi panik, sopir mengaku sempat kesulitan mengoperasikan kendaraan dan akhirnya hanya bisa membuka kaca mobil untuk keluar dengan bantuan warga sekitar.

Saat ini, Polda Metro Jaya masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti rangkaian kecelakaan yang melibatkan taksi online, KRL Commuter Line, dan KA Argo Bromo Anggrek tersebut.

Editor: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667746/terungkap-pengakuan-sopir-taksi-online-tertemper-krl-saat-laka-kecelakaan-kereta-bekasi-timur
Transkrip
00:00Keterangan supir, bahwa supir menjelaskan yang bersangkutan baru beberapa hari bekerja di taksi online tersebut.
00:08Saya sampaikan, jadi untuk terkait tentang perkara mobil, taksi online dengan kereta komotor,
00:15ini masih dilakukan proses pendalaman, makanya kita belum bisa memastikan apakah perkara tersebut lari ke perdata ataupun ke pidana.
00:25Nah, tetapi yang pasti, ada pelanggaran pidana di situ, tapi tetap harus ada pendalaman.
00:32Nah, ini kaitan dengan pertanyaan tadi. Keterangan supir, bahwa supir menjelaskan yang bersangkutan baru beberapa hari bekerja di taksi online
00:41tersebut,
00:42mendaftar, melamar, dan dinyatakan lulus. Diperkenalkan selama satu hari tentang operasional penggunaan unit mobil yang akan dibawa.
00:52Pada saat dibawa, itu kenderaan mati di perlintasan sebidang, jalur rel kereta api.
01:03Pada saat supir ingin keluar membuka pintu, tetapi tidak bisa.
01:10Transmisi berpindah ke parking.
01:13Pada saat yang bersangkutan mencoba untuk mematikan kenderaan, membuka, baru bisa menurunkan kaca mobil dari taksi online.
01:24Sehingga supir ini bisa keluar selamat dari kenderaan itu dibantu oleh warga sekitar melalui jendela mobil bagian supir.
01:36Itu ya terjawab sambil saya paralel pertanyaan ini.
01:40Nah ini masih didalami, apakah ini dampak pengaruh dari medan magnet, medan listrik terhadap kenderaan mobil taksi online?
01:50Ini masih didalami oleh Puslafor, begitu juga masih didalami oleh KNKT.
01:55Secara paralel, tim ini masih bekerja untuk mendalami.
01:59Kami minta teman-teman untuk bisa bersabar, kami akan mengupdate terkait tentang informasi hasil dari Puslafor, termasuk dari KNKT.
02:12Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
02:17Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
02:21Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV, channel 11, di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan