Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya terus mendalami kasus kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Hingga saat ini, sebanyak 39 saksi telah diperiksa terkait insiden yang melibatkan taksi online, KRL Commuter Line, dan Kereta Argo Bromo Anggrek.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, pemeriksaan difokuskan pada aspek teknis, mulai dari kendaraan taksi online yang diduga mogok di perlintasan, hingga sistem sinyal perkeretaapian. Selain itu, penyidik juga memeriksa unsur operasional dari pihak perkeretaapian maupun perusahaan taksi online.

Pada Jumat 8 Mei 2026, penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali memeriksa tiga saksi dari PT KAI Daop 1 Manggarai, Jakarta Pusat, yang terdiri dari petugas sinyal dan telekomunikasi, pengawas operasional, hingga petugas layanan KRL.

Tak hanya itu, sejumlah pihak dari perusahaan taksi online juga telah dimintai keterangan, termasuk pengemudi taksi online yang pertama kali tertabrak kereta api listrik.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru per 7 Mei 2026 pukul 13.00 WIB, masih terdapat 12 korban yang menjalani perawatan di tujuh rumah sakit berbeda di wilayah Bekasi dan Jakarta.

Polda Metro Jaya bersama Puslabfor Bareskrim Polri dan KNKT saat ini masih melakukan investigasi mendalam terhadap dua rangkaian kecelakaan, yakni tabrakan taksi online dengan KRL serta benturan antara KRL Commuter Line dan Kereta Argo Bromo Anggrek yang menyebabkan korban meninggal dunia dan luka-luka.

Editor: Villa

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667735/39-saksi-diperiksa-polda-metro-rilis-perkembangan-kecelakaan-kereta-bekasi-timur
Transkrip
00:12Selamat menikmati
00:57Selamat menikmati
01:00Terdapat 12 orang korban yang masih menjalani rawat inap di 7 rumah sakit
01:06Di antaranya 5 orang dirawat di RSUD Kota Bekasi, 1 orang di RS Mitra Bekasi Timur, 2 orang di RS
01:15Primaya Bekasi Timur, 1 orang di RSUD Kabupaten Bekasi, 1 orang di RS MMC Kuningan Jakarta, 1 orang di Rumah
01:26Sakit Primaya Barat, dan 1 orang di Rumah Sakit Eka Hospital Harapan Indah
01:31Sampai saat ini penyidik telah meminta keterangan terhadap 39 orang saksi
02:08Terdiri dari
02:10Tiga saksi dari instansi terkait
02:12Serta 4 saksi dari perusahaan taksi online
02:17Pemeriksaan lanjutan dipokuskan tentang unsur teknis perkereta apian instansi terkait
02:25Serta pihak yang berkaitan dengan operasional kenderaan taksi online
02:29Pada hari ini Jumat 8 Mei 2026
02:35Penyidik Subdit Kamnek di Treskrim Um Polda Metro Jaya
02:41Sedang melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi dari PT KAI Hidaops 1 Manggare Jakarta Pusat
02:50Antara lain Bapak AP, yaitu Kepala Sintal ataupun Sintetis Sinyal dan Telekomunikasi
02:59Yang kedua Bapak CN, ini petugas pengawasan selatan
03:04Yang ketiga MAH, Customer Service on Train Kereta Api Listrik
03:13Selanjutnya
03:14Keterangan dari saksi PT Hangs SM Green dan Smart Mobility Indonesia
03:22Ini sudah diambil keterangan juga
03:26Yaitu saudari KS
03:30Driver Recruitment Manager
03:32Ataupun yang merekrut supir pengendara taksi online
03:38Yang kedua Saudara MI, bagian Training Pelatihan Supir
03:43Yang ketiga Saudara BM, bagian Repair dan Maintenance Control Manager dari taksi online
03:52Dan yang keempat itu Saudara SF, Deport Manager Operasional Bekasi
04:01Ini sudah dilakukan pemeriksaan
04:03Termasuk saudara pengemudi RR
04:09Pengemudi taksi online yang pertama kali tertabrak oleh kereta api listrik
04:16Nah sampai saat ini, proses masih berjalan
04:19Dan secara simultan, penyidik Polda Metro Jaya
04:24Pus Labfor Baris Timpori
04:26Bersama KNKT seiring sejalan
04:29Ini melakukan pendalaman sesuai dengan tugas pokok masing-masing
04:34Kami juga menghormati
04:36Tim dari KNKT yang turun
04:39Terkait tentang musibah kecelakaan
04:42Mobil taksi online dengan kereta KRL
04:46Begitu juga KRL dengan kereta cepat Argo Bromo Anggrek
04:50Nah tim penyidik dari Polda Metro Jaya
04:54Juga sama-sama mendalami dua peristiwa yang terjadi
04:58Antara mobil taksi online dengan kereta komuter
05:02Selanjutnya kereta komuter dengan Argo Bromo Anggrek
05:06Yang mengibatkan korban meninggal dunia dan luka berat
05:14Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami
05:18Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya
05:23Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda
05:29Terima kasih telah menonton!
05:29Terima kasih telah menonton!
05:29Terima kasih telah menonton!
05:29Terima kasih telah menonton!
05:29Terima kasih telah menonton!
05:29Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan