Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD sepanjang Januari hingga Mei 2026 di Kabupaten Garut, Jawa Barat, melonjak hingga 644 kasus, empat di antaranya meninggal dunia.

Dinas Kesehatan Kabupaten Garut gencar melakukan aksi pemberantasan sarang nyamuk di 42 kecamatan di Garut.

Sebanyak 644 warga terkonfirmasi positif DBD sepanjang Januari hingga Mei 2026. Akibat lonjakan kasus ini, empat warga meninggal dunia. Mayoritas warga yang terkena DBD berusia 15 hingga 35 tahun.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit atau P2P Dinkes Kabupaten Garut, Asep Surahman, mengatakan kasus DBD tinggi lantaran intensitas hujan yang tinggi sehingga populasi nyamuk Aedes aegypti meningkat.

#dbd #garut #jabar

Baca Juga Melihat Percetakan Al-Quran Terbesar di Dunia dari Dekat | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/667724/melihat-percetakan-al-quran-terbesar-di-dunia-dari-dekat-sapa-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/667726/kasus-dbd-di-garut-melonjak-4-orang-meninggal-dunia-sapa-siang
Transkrip
00:01Kasus demam berdarah dengke atau DBD sepanjang Januari hingga Mei 2026 di Kabupaten Garut, Jawa Barat
00:07melonjak hingga 644 kasus, 4 diantaranya meninggal dunia.
00:14Binas Kesehatan Kabupaten Garut, Gencar, melakukan aksi pemberantasan sarang nyamuk di 42 kecamatan di Garut.
00:22644 warga terkonfirmasi positif DBD sepanjang Januari hingga Mei 2026.
00:27Akibat lonjakan kasus ini, 4 warga meninggal dunia.
00:30Mayoritas warga yang terkena DBD menyasar usia 15 hingga 35 tahun.
00:36Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit atau P2P Din ke Kabupaten Garut,
00:42Asap Surahman ini menyatakan bahwa kasus DBD tinggi lantaran intensitas hujan yang tinggi sehingga populasi nyamuk edesegepti meningkat.
00:54Sebanyak 644 kasus, diantaranya 4 meninggal.
00:59Itu tersebar di beberapa kecamatan Pak?
01:01Ini hampir menyeluruh ya, kecuali ada beberapa kecamatan yang tidak melakukan ada kasus DBD.
01:07Dampak lamino juga ya, mesin penghujan sehingga banyak genangan-genangan air utama yang ada di bekas, wadah-wadah bekas gitu
01:15ya.
01:16Seperti ban bekas, kaleng-kaleng bekas yang diisi jadi perindukan atau bagaimana kemang pihaknya jamuk edesegepti.
01:25Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan