Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, LPSK, mengungkap ibu kandung yang anaknya meninggal diduga dianiaya ibu tiri di Sukabumi, Jawa Barat, mendapat teror.

Hal ini terjadi usai sang ibu melaporkan ayah kandungnya yang diduga terlibat kasus tersebut.

Hal ini diungkap LPSK dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

LPSK menyebut ibu kandung korban kerap mendapat pesan ancaman usai melaporkan mantan suami yang merupakan ayah kandung korban.

Merespons laporan tersebut, Komisi III DPR Habiburokhman meminta polisi menjamin keamanan ibu kandung korban.

Baca Juga Ibu Kandung Bocah 13 Tahun Tewas di Sukabumi Mengadu ke KPAI, Ungkap Fakta ini di https://www.kompas.tv/nasional/652594/ibu-kandung-bocah-13-tahun-tewas-di-sukabumi-mengadu-ke-kpai-ungkap-fakta-ini

#dpr #lpsk #penganiayaan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/654134/ibu-kandung-korban-penganiayaan-di-sukabumi-diteror-lpsk-buka-fakta-di-dpr
Transkrip
00:00Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK mengungkap ibu kandung yang anaknya meninggal diduga dianyaya oleh ibu tiri di Sukabumi
00:08Jawa Barat mendapat teror.
00:10Hal ini terjadi usai sang ibu melaporkan ayah kandungnya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
00:18Hal ini diungkap LPSK dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi 3 DPR di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta.
00:25LPSK menyebut ibu kandung korban kerap mendapat pesan ancaman usai melaporkan mantan suami yang berupakan ayah kandung korban.
00:34Merespons laporan tersebut Komisi 3 DPR Habibu Rohman meminta polisi untuk menjamin keamanan ibu kandung korban.
00:46Sejak ibu lisna melaporkan mantan suaminya sebagai tersangka, ibu lisna menerima banyak ancaman baik berupa SMS, WA dan sebagainya yang
00:56ujungnya itu ancaman berupa untuk tidak buka suara dan tidak ikut campur.
01:02Selain itu kami juga menginformasikan bahwa mantan suami ibu lisna ini kebetulan adalah anggota geng yang menurut saya juga patut
01:15untuk diatensi lebih lanjut kepada bapak kepolisian ya khususnya
01:22karena ini kaitannya dengan ancaman yang seringkali diterima oleh ibu lisna.
01:27Belum ke Pak Kapolres ya, yang pertama saya minta dijamin keamanannya ibu ini pak ya, hajar aja, gangster-gangster itu,
01:34gak ada urusan pak.
01:36Masa udah sejauh ini belum ada penindakan pak.
Komentar

Dianjurkan