Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu kecemasan terhadap pelaksanaan umrah jemaah asal Indonesia.

Ada dampak yang dirasakan, terutama terhadap para pemilik biro perjalanan umrah.

Kami akan membahasnya bersama Dionna Saraduhita, Pemilik Biro Perjalanan Umrah di Jakarta.

Baca Juga Dipanggil Prabowo ke Istana saat Perang Iran, Menteri ESDM Bahlil: Cadangan BBM Nasional Masih Aman di https://www.kompas.tv/nasional/654124/dipanggil-prabowo-ke-istana-saat-perang-iran-menteri-esdm-bahlil-cadangan-bbm-nasional-masih-aman

#umrah #perangiran #travelumrah

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/654128/full-pemilik-travel-umrah-ungkap-nasib-jemaah-yang-tertahan-akibat-perang-iran-kompas-malam
Transkrip
00:00Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu kecemasan terhadap pelaksanaan umroh jemaah asal Indonesia.
00:06Ada dampak yang dirasakan terutama terhadap para pemilik Biro Perjalanan Umroh.
00:11Kami akan membahasnya bersama dengan Diona Saraduhita, selaku pemilik Biro Perjalanan Umroh di Jakarta.
00:19Selamat malam Bu Diona, apa kabar?
00:22Selamat malam Ibu.
00:24Ya Bu Diona, ini kan Ibu kapan mendapatkan kabar bahwa banyak maskapai khususnya Timur Tengah yang membatalkan perjalanan?
00:34Saya mendapatkan kabar tersebut terutama maskapai-maskapai yang insya Allah saya akan pakai itu Qatar Airways di bulan Shawal.
00:45Di hari Sabtu sore menjelang buka puasa, jadi sekitar jam 5, jam 5 sore.
00:52Dan apa pernyataan dari Qatar Airways tersebut bahwa cancel flight itu di saat jam 6.30.
01:02Tapi pada saat itu apa saja pada hal yang sudah diurus? Sejauh mana prosesnya?
01:08Kebetulan kalau saya baru persiapan dokumen, karena memang saya keberangkatan di bulan Shawal Bu.
01:15Jadi baru saya persiapkan dokumen, saya akan kalau tiket sedang saya booking seperti itu.
01:22Jadi persiapan itu yang baru saya siapkan dan insya Allah besokannya saya akan masukkan ke semuanya.
01:29Jadi saya baru action gitu.
01:31Oh oke, berarti baru akan di booking ya? Belum pada proses booking ya?
01:36Kalau tiket baru di booking ya, kalau untuk dokumen baru persiapan dokumen untuk visa seperti itu Bu.
01:43Ya dengan eskalasi dan dinamika yang sampai sekarang juga masih belum jelas,
01:48bagaimana Bu Diona ke depannya dengan situasi seperti ini? Langkah antisipatif apa yang disiapkan?
01:56Yang pasti kita mengikuti Pak Wamen ya kebetulan memang lebih baik ditunda dulu dengan situasi yang aman,
02:04dengan posisi untuk menyamankan jamaah juga.
02:07Jangan sampai pergi umroh dengan kondisi was-was seperti itu.
02:11Jadi memang kita lihat situasi dan kondisi.
02:14Tapi yang memang saya dengar update sampai saat ini memang yang terimbas adalah pesawat transit dibandingin pesawat direct.
02:22Pesawat direct itu masih on schedule seperti Saudi Airlines, Garuda Indonesia, Lion Air, seperti itu.
02:30Oke, kalau pakai travel timur tengah tadi belum jadi booking prosesnya,
02:34tapi bagaimana dengan penggunaan maskapai dari dalam negeri?
02:38Ini kan pasti ada penundaan atau cancel keberangkatan.
02:42Nah ini dampak kompensasi terhadap jamaah, bagaimana Bu Diona?
02:45Jadi kalau yang ini kan yang terdampak sekali adalah tiket, betul ya.
02:51Yang saya sudah lihat di teman-teman travel saya itu,
02:57informasinya adalah apabila yang terkena cancel flight,
03:01dikembalikan uangnya dan bisa booking melalui direct flight seperti ini.
03:06Oh berarti, lanjut silahkan Ibu.
03:10Apabila ingin tetap berangkat gitu dengan kenyamanan dan keyakinan jamaah,
03:16ya insya Allah bisa berangkat seperti itu.
03:19Koordinasi dengan pemerintah ataupun juga dengan pendampingan yang dilakukan oleh pemerintah
03:26untuk pemilik Biro Perjalanan Umroh seperti apa Bu sampai saat ini?
03:31Alhamdulillah kita didampingi terutama asosiasi yang sangat kooperatif ya.
03:37Jadi kita didata apakah ada jamaah travel Biro yang sedang berangkat,
03:42apakah ada yang sedang mau pulang tapi tidak bisa,
03:44itu sedang didata dan nanti ada kelanjutannya seperti apa.
03:49Jadi memang ada PIC-PIC tersendiri.
03:54Jadi insya Allah semua dalam kondisi nyaman, cuman aman gitu.
03:59Nanti insya Allah yang di Mekah dan Madinah memang tidak terasa.
04:04Mungkin kalau yang sudah, ini sih Bu yang sudah misalnya dari Jeddah ke Katar,
04:09nah itu yang saya juga nggak bisa belum dapat update lah intinya seperti itu.
04:15Nah untuk singkat saja Bu, untuk jamaah yang saat ini masih terjebak dan belum sampai ketujuan,
04:20ini mereka siapa yang mendampingi kalau bukan dari pemilik travel?
04:28Mendampingi dari, lebih rata-rata memang ada didampingi the travel,
04:32kemudian kalau yang tadi saya lihat itu ada yang kembali ke Madinah Bu.
04:37Jadi misalnya dia sudah di Dubai posisinya, tidak bisa kemana-mana,
04:42tapi pihak maskapai mengembalikan uang dan atau memberikan pilihan untuk reschedule,
04:49tapi yang reschedule itu tidak selalu sampai kapan gitu.
04:51Tapi untuk didampingi insya Allah pasti didampingi dan itu leadernya sangat komunikatif
04:56dengan KJRI, dengan perwakilan Indonesia kita, seperti itu.
05:02Oke baik, terima kasih sudah berbagi informasi bersama kami di Kompas Malam Kompas TV,
05:07pemilik Can Travel, Ibu Diona Saraduhita.
05:09Selamat sehat selalu Ibu, terima kasih.
Komentar

Dianjurkan