Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Berita duka, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (2/3/2026) hari ini.

Menurut rencana, jenazah akan dishalatkan di Masjid Sunda Kelapa dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada siang ini.

Kita bahas selengkapnya bersama Wartawan Istana Harian Kompas 2004-2025, Suhartono.

Baca Juga Sampaikan Duka, Jokowi Kenang Sosok Try Sutrisno: Tegas dan Sederhana di https://www.kompas.tv/nasional/654085/sampaikan-duka-jokowi-kenang-sosok-try-sutrisno-tegas-dan-sederhana

#trysutrisno #wapresri #wafat

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/654089/wartawan-istana-harian-kompas-2004-2025-kenang-sosok-wapres-ke-6-ri-try-sutrisno
Transkrip
00:28KOMPAS TV
00:30Yang memberikan pernyataan dan menjelaskan kepada wartawan bagaimana sosok dari Almarhum Trisutrisno yang tekun, teguh, dan seorang tokoh negara yang
00:42juga sangat berpengaruh.
00:44Secara pribadi, sifat-sifat apa yang bisa ditekuni oleh pemimpin-pemimpin saat ini dari Almarhum Trisutrisno?
00:56Ya, banyak yang harus dipetik ya dari kepergiannya Pak Trisutrisno itu ya.
01:08Beliau tokoh yang betul-betul di akhir perjalanannya setelah purna karya ya, beliau bisa diterima oleh semua pihak.
01:23Artinya, concernnya tapi hanya satu, kebangsaan, NKRI, Pancasila, itu, dan Undang-Undang Dasar 45.
01:35Itu yang harus dipetik oleh semua pihak ya.
01:41Salah satu contoh ya, beliau sebagai purnawirawan Angkatan Darat, beliau ikut menandatangani ketika para purnawirawan TNI AD itu
01:59mengusulkan impeachment terhadap WAPRES Gibran.
02:06Suratnya ditujukan kepada DPR dan juga kepada Presiden Prabowo.
02:12Tapi beliau secara pribadi dengan Mas Gibran itu tidak ada masalah.
02:20Beliau bisa menerima bertemu dengan Mas Gibran, membahas soal kebangsaan.
02:26Artinya, beliau itu bisa menempatkan diri di mana saja.
02:31Bahwa ada pikiran-pikiran para purnawirawan, ya oke, kami sebagai purnawirawan juga ikut.
02:40Tapi sebagai pribadi, beliau tidak mungkin menolak ketika Mas Gibran ingin bertemu.
02:49Jadi, Patri bertemu saja dengan Mas WAPRES.
02:54Jadi, itulah salah satu contoh baik yang bisa ditiru oleh para tokoh bangsa sekarang ini.
03:03Artinya, secara personal jangan sampai hubungan itu rusak.
03:10Tapi dalam hal prinsip mungkin dia memperjuangkan.
03:14Misalnya Bung Karno dengan Bung Hatta ya, itu berbeda jauh.
03:19Pandangan sikap pemikiran politik ekonominya sangat berbeda.
03:23Tapi, secara pribadi hubungan Bung Karno dan Bung Hatta tidak ada masalah.
03:31Bung Karno bisa datang menjenguk Bung Hatta.
03:36Begitu juga Bung Hatta ketika Bung Karno sakit, dijenguk di rumah sakit pusat angkatan darat.
03:41Artinya, boleh dalam memperjuangkan sebuah prinsip berbeda pandangan, tapi secara personal itu harus.
03:52Nah, itu yang membuat mungkin kedamaian juga di Indonesia begitu ya.
03:57Untuk memperjuangkan sesuatu yang memang untuk sebuah kebenaran harus terus diperjuangkan.
04:04Tapi, jangan sampai mengorbankan hubungan pribadi.
04:08Nah, itu masalah satu yang bisa dipelajari ya dari kepergian Pak.
04:15Berarti secara kebangsaan dan konstitusi begitu oleh Pak Trisutrisno,
04:20ini oleh beliau sangat dijaga betul, namun secara pribadi tidak masalah begitu.
04:26Dan bisa menempatkan diri di mana saja.
04:30Masar, kita lanjutkan pembahasan.
04:31Susah jeda, tetaplah bersama kami di Breaking News Kompas TV.
04:35Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan