Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Mencermati perkembangan situasi di Timur Tengah, pemerintah mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya hingga situasi kondusif.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak juga meminta jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi serta keluarga mereka di tanah air agar tetap tenang.

Pemerintah terus bekerja untuk memastikan keamanan mereka.

Sementara jemaah umrah yang akan kembali ke tanah air, pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak terkait agar tetap mendapat pelayanan yang layak jika kepulangan mereka tertunda.

Wamenhaj juga menegaskan, konflik di Timur Tengah yang terjadi saat ini belum berdampak pada persiapan dan tahapan ibadah haji mendatang.

Di tengah memanasnya serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, sejumlah penerbangan rute Timur Tengah terpaksa dibatalkan.

Namun, di Bandara Soekarno-Hatta, sebagian jemaah umroh tetap bersiap untuk berangkat ke tanah suci.

Baca Juga Kondisi Bandara Soekarno-Hatta kala Jemaah Umrah Tetap Berangkat di Tengah Konflik Iran di https://www.kompas.tv/regional/654068/kondisi-bandara-soekarno-hatta-kala-jemaah-umrah-tetap-berangkat-di-tengah-konflik-iran

#bandarasoetta #iran #trump #umrah

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/654091/cerita-jemaah-umrah-asal-indonesia-tertahan-di-arab-saudi-begini-situasi-terkini-di-bandara
Transkrip
00:00Mencermati perkembangan situasi di Timur Tengah,
00:02pemerintah mengimbau jamaah umroh yang akan berangkat dalam waktu dekat
00:07untuk menunda keberangkatan hingga situasi kondusif.
00:13Wakil Menteri Haji dan Umroh Daniel Anzar Simanjuntak juga meminta jamaah umroh
00:18yang saat ini berada di Arab Saudi serta keluarga mereka di tanah air agar tetap tenang.
00:25Pemerintah terus bekerja untuk memastikan keamanan mereka.
00:30Sementara jamaah umroh yang akan kembali ke tanah air,
00:33pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak terkait agar tetap mendapat pelayanan yang layak
00:38jika kepulangan mereka tertunda.
00:41Wamen Haji juga menegaskan, konflik di Timur Tengah yang terjadi saat ini
00:46belum berdampak pada persiapan dan tahapan ibadah haji mendatang.
00:55Kami menghimbau kepada seluruh jamaah umroh yang akan berangkat dalam waktu dekat
01:01untuk menunda keberangkatan sementara sampai dengan waktu yang tidak ditentukan
01:08atau sampai dengan kondisi sangat kondusif jamaah umroh yang sedang menunaikan ibadah di tanah suci
01:16untuk terus berkoordinasi dengan KBRI, dengan konjen maupun dengan kantor urusan haji di tanah suci.
01:26Untuk keluarga yang di tanah air harus tetap tenang.
01:29Insya Allah semua jamaah umroh yang sedang menunaikan ibadah sekarang di tanah suci aman dan terlindungi.
01:37Kemudian untuk jamaah umroh yang akan segera pulang untuk terus berkoordinasi dan memastikan jadwal penerbangan
01:46dan memastikan bahwasannya bila ada penundaan kepulangan agar mendapatkan hotel atau hunian yang layak
01:55dari maskapai penerbangan, dari travel atau penyelenggara ibadah umroh
02:01dan nanti akan langsung didampingi oleh kantor urusan haji di tanah suci.
02:09Lalu bagaimana kondisi terkini jamaah umroh yang saat ini tertahan di Arab Saudi
02:14sudah bergabung melalui sambungan virtual salah satu jamaah umroh asal Indonesia Alfian Nur
02:19yang kini berada di Jeddah Arab Saudi.
02:21Selamat siang waktu Indonesia Mas Alfian.
02:24Bisa diceritakan bagaimana cerita awal perjalanan umroh Anda ke Arab Saudi
02:29apakah sudah mendengar isu konflik sebelum berangkat Mas?
02:34Ya, selamat siang Mbak.
02:37Kami awalnya hanya berangkat ibadah umroh seperti biasa ya
02:42untuk isu konflik terkait konflik yang saat ini terjadi
02:46kami sebelumnya belum mendapatkan info terkait informasi seperti itu.
02:51Jadi kami tidak mengetahui informasi sebelumnya Mbak.
02:55Lalu pertama kali mengetahui bahwa ada penerbangan pulang yang dibatalkan
03:00karena penutupan jalur udara di Timur Tengah itu kapan Mas?
03:05Kami sebetulnya kembali ke tanah air itu tanggal 28
03:09tanggal 28 Februari kemarin
03:13setelah kami sudah sampai di Jeddah
03:15kami mendapat informasi terkait bahwa adanya konflik antara Iran dan Israel
03:23dan kami belum mengetahui bahwa Mas KP kami meng-cancel penerbangan kami.
03:28Setelah kami sampai di bandara
03:30ternyata pesawat kami gagal untuk berangkat ke tanah air seperti itu.
03:35Lalu dari tanggal 28 hingga hari ini Mas Alfian dan keluarga
03:42seperti apa di sana Mas?
03:44Apa yang dirasakan pertama kali ketika mendengar berita tentang konflik ini?
03:49Baik, pertama kali kami menunggu kepastian sampai benar-benar
03:54berita itu benar-benar bahwa pesawat kami tidak diberangkatkan.
03:58Setelah kami tunggu beberapa jam ternyata pihak Mas KP juga tidak memberikan informasi yang pasti terkait ini.
04:05Kami hanya disuruh menunggu sampai kurang lebih 5 jam kami di bandara menunggu sampai malam.
04:12Karena kebetulan juga ada beberapa jamah kami yang sudah lansia ya
04:16kami yang putuskan untuk keluar dari bandara udara jeda
04:19untuk mencari penginapan untuk satu malam seperti itu.
04:23Akhirnya kami coba untuk reschedule di tanggal 1
04:27kami mendapat informasi di tanggal 3 akan diberangkatkan.
04:31Namun akhirnya kami kembali ke bandara
04:34setelah sampai di bandara
04:35tanggal 3 pun kami di-cancel.
04:38Jadi belum ada kepastian sampai kapan kami bisa harus kembali ke tanah air seperti itu.
04:43Lalu penanganan untuk para jemaah umroh lain seperti apa?
04:46Mas tadi dikatakan ada lansia seperti itu.
04:50Mungkin juga ada ibu-ibu yang membutuhkan
04:52mungkin situasinya di sana tidak menguntungkan
04:54karena khawatir ada juga apakah keluarga mereka sudah menghubungi.
04:59Seperti apa Mas Alvian?
05:01Betul. Jadi untuk saat ini saya coba berkoordinasi
05:04dengan Kementerian Haji dan juga KBRI.
05:08Tapi mohon maaf nih sampai sekarang belum ada tindakan ya
05:11tapi mereka merespon.
05:13Tapi sementara saat ini belum ada tindakan yang menghubungi kami.
05:16Artinya kami sementara saat ini melakukan antisipasi
05:19kepada jemaah lansia ini ya
05:23untuk saat ini mandiri seperti itu.
05:25Dan hari ini kami terakhir menginap di penginapan
05:28karena kita sudah kehabisan akomodasi untuk menginap.
05:30Jadi akhirnya kami putuskan untuk kembali ke bandara
05:32untuk mencari informasi dan terupdate.
05:35karena kami juga mendapatkan informasi dari tanah air
05:38bahwa akan ada bantuan yang memfasilitasi kami seperti itu.
05:42Tapi sampai sekarang belum ada seperti itu Mbak.
05:44Memang tadi kalau kita simak bersama
05:46Mas Alvian dan juga penonton Kompas TV
05:49bahwa Wakil Menteri Haji juga sudah mengatakan
05:52bahwa Jemaah Umroh sedang diusahakan untuk akomodasi
05:56dan juga mungkin makanan dan juga bagaimana
05:58akan kembali ke Indonesia.
06:00Nah tadi Mas Alvian juga katakan
06:02bahwa hari ini adalah hari terakhir di hotel
06:04dan kemungkinan akan menginap di bandara.
06:06Lalu untuk makanan dan juga mungkin obat-obatan
06:10yang apakah ada kekurangan atau kendala Mas?
06:14Ya untuk makan kami sebenarnya juga masih kesulitan Mbak.
06:18Karena untuk makan sendiri kami masih harus patungan ya
06:22karena sisa akomodasi kita sudah sangat minim.
06:26Bahkan ada yang sudah habis untuk makan ini sendiri gitu.
06:30Dan untuk obat-obatan juga kami juga masih
06:33sangat sulit untuk mendapatkannya Mbak seperti itu.
06:36Apakah memang misalnya ada keluarga yang dari Indonesia
06:39yang bisa mengirimkan bantuan uang di sana
06:43supaya bisa membeli bahan makan atau juga akomodasi?
06:46Apakah seperti itu sudah ada Mas Alvian?
06:49Sudah ada sih.
06:50Tapi kan artinya mereka juga terbatas ya Mbak.
06:53Dan juga mereka mengkhawatirkan kondisi kita
06:56karena jangan maaf kita di sini juga
06:58ada sebagian mereka pekerja
07:00yang akan selanjutnya untuk beraktifitas seperti itu.
07:04Jadi ya seperti inilah kondisinya Mbak.
07:08Kalau untuk komunikasi dengan keluarga di Indonesia
07:11seperti apa Mas Alvian?
07:13Ya untuk komunikasi kami dengan keluarga yang ada di Indonesia
07:17ya kami selalu update dan mereka juga menanyakan
07:20terkait kapan bisa kembali ke tanah air seperti itu Mbak.
07:25Mas Alvian, kami Kompas TV di sini berharap
07:29memang penanganan segera bisa dilakukan
07:31terutama untuk para jamaah yang ada di sana
07:34jamaah umroh mungkin juga ada warga negara Indonesia
07:36yang ingin pulang juga ke Indonesia.
07:38Kita berharap jalur udara bisa segera dibuka
07:41agar minimal warga negara Indonesia bisa pulang terlebih dahulu.
07:45Terima kasih perbincangannya siang hari ini Mas Alvian Nur
07:49jamaah umroh asal Indonesia
07:50mohon sampaikan salam kami kepada para jamaah
07:53dan juga warga negara di sana.
07:54Kami akan selalu berdoa di sana.
07:56Terima kasih Mas.
07:57Ya terima kasih.
Komentar

Dianjurkan