00:00Sebuah konten edukasi mengenai alat pelindung diri atau APD yang diunggah oleh petugas Damkar Kota Depok berujung pada aksi intimidasi.
00:10Petugas bernama Hoyerul Umam mempublikasikan video di akun Instagram pribadinya.
00:16Konten dimaksud merespon kasus dugaan penganiayaan siswa bernama AT di Tual, Maluku Tenggara,
00:23dengan menegaskan bahwa helm dimaksudkan untuk melindungi kepala bukan menyakiti orang lain.
00:30Tiga hari kemudian, Hoyerul menerima pesan WhatsApp berisi ancaman dari nomor tidak dikenal.
00:36Pengirim pesan tersebut membocorkan data pribadi berupa dua alamat rumah, nama orang tua, serta peringatan yang mengancam keselamatan pribadinya.
00:46Dalam tanggapannya, Hoyerul menyoroti resiko bagi konten kreator edukasi di media sosial akibat kebocoran data pribadi.
Komentar