Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Petugas Damkar Kota Depok, Khairul Umam @xkhairulumam, mempublikasikan konten edukasi di akun Instagram pribadinya mengenai fungsi Alat Pelindung Diri (APD), khususnya helm sebagai pelindung kepala yang dimana bukan alat untuk menyakiti orang lain.

Hal tersebut disampaikan sebagai respons terhadap kasus dugaan penganiayaan siswa AT di Tual, Maluku Tenggara. Tiga hari kemudian, beliau menerima pesan WhatsApp ancaman dari nomor tak dikenal yang membocorkan data pribadi, termasuk dua alamat rumah, nama orang tua, serta peringatan keselamatan.

Khairul Umam menyoroti risiko kebocoran data bagi kreator konten edukasi di media sosial.

———

Baca berita terpercaya lainnya di www.suaramerdeka.com dan unduh aplikasi Suaramerdeka.com di App Store & Play Store.

#suaramerdeka #suaramerdekacom #suaramerdekanetwork #damkardepok #edukasi #apd #alatpelindungdiri #ancaman #intimidasi

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Sebuah konten edukasi mengenai alat pelindung diri atau APD yang diunggah oleh petugas Damkar Kota Depok berujung pada aksi intimidasi.
00:10Petugas bernama Hoyerul Umam mempublikasikan video di akun Instagram pribadinya.
00:16Konten dimaksud merespon kasus dugaan penganiayaan siswa bernama AT di Tual, Maluku Tenggara,
00:23dengan menegaskan bahwa helm dimaksudkan untuk melindungi kepala bukan menyakiti orang lain.
00:30Tiga hari kemudian, Hoyerul menerima pesan WhatsApp berisi ancaman dari nomor tidak dikenal.
00:36Pengirim pesan tersebut membocorkan data pribadi berupa dua alamat rumah, nama orang tua, serta peringatan yang mengancam keselamatan pribadinya.
00:46Dalam tanggapannya, Hoyerul menyoroti resiko bagi konten kreator edukasi di media sosial akibat kebocoran data pribadi.
Komentar

Dianjurkan