Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengumumkan kebijakan baru yang bertujuan melindungi anak-anak dari berbagai ancaman di dunia digital. Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 menjadi turunan dari Peraturan Pemerintah (PP).

Kebijakan ini menetapkan bahwa anak di bawah usia 16 tahun tidak diperbolehkan memiliki akun pribadi di platform digital yang dikategorikan berisiko tinggi. Platform yang terdampak meliputi YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X (sebelumnya Twitter), Bigo Live, serta Roblox.

Implementasi aturan tersebut akan dilakukan secara bertahap dan resmi dimulai pada tanggal 28 Maret 2026.

———

Baca berita terpercaya lainnya di www.suaramerdeka.com dan unduh aplikasi Suaramerdeka.com di App Store & Play Store.

#suaramerdeka #suaramerdekacom #suaramerdekanetwork #komdigi #platformdigital #anakanak #pemerintah #duniadigital #larangamediasosial

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Hari ini kami mengeluarkan peraturan Menteri Turunan dari PP Tunas.
00:04Melalui peraturan ini, pemerintah menunda akses akun anak di bawah 16 tahun pada platform digital beresiko tinggi,
00:10termasuk media sosial dan layanan jejaring.
00:13Ini artinya Indonesia menjadi negara non-barat pertama dalam penundaan akses anak di ruang digital sesuai usia.
00:20Dasarnya jelas, anak-anak kita menghadapi ancaman yang semakin nyata,
00:23mulai dari paparan pornografi, perundungan siber, penipuan online, dan yang paling utama, adiksi.
00:30Pemerintah hadir agar orang tua tidak lagi bertarung sendirian melawan raksasa algoritma.
00:36Tahap implementasi dimulai tanggal 28 Maret 2026,
00:39akun anak di bawah usia 16 tahun pada platform beresiko tinggi mulai dinonaktifkan,
00:44dimulai dari platform YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Thread, X, Bigolife, dan Roblox.
00:51Proses ini akan dilakukan secara bertahap sampai semua platform menjalankan kewajiban kepatuhannya.
00:57Kami sadar implementasi peraturan ini mungkin menimbulkan ketidaknyamanan di awal,
01:02anak-anak mungkin mengeluh, dan orang tua mungkin bingung menghadapi keluhan anak-anaknya.
01:07Namun kami meyakini bahwa ini adalah langkah terbaik yang harus diambil oleh pemerintah di tengah kondisi darurat digital.
01:16Langkah ini kita ambil untuk merebut kembali kedaulatan masa depan anak-anak kita.
01:20Kita ingin teknologi itu memanusiakan manusia, bukan menumbalkan masa kecil anak-anak kita.
01:27Terima kasih.
01:27Terima kasih.
01:27Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan