Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Menjelang puncak arus mudik Lebaran, jalur Pantai Utara (Pantura) Pati-Rembang, Jawa Tengah, menjadi sorotan karena kerawanan banjir di titik krusial seperti Pati-Juwana (Desa Widorokandang) dan Juwana-Batangan (Desa Ketitangwetan). Pada Senin malam (2/3/2026), banjir melanda Desa Ketitangwetan dengan ketinggian air 20 cm merendam jalan sepanjang 500 meter—ke sembilan kalinya sejak Januari—menyebabkan kemacetan dan risiko kecelakaan akibat lumpur. Pemerintah daerah mengimbau pemudik memantau prakiraan cuaca BMKG serta memilih rute alternatif seperti jalur selatan via Purwodadi, sementara Satlantas Polri siaga 24 jam untuk pengalihan lalu lintas.

(Selengkapnya klik link di bio)

———

Baca berita terpercaya lainnya di www.suaramerdeka.com dan unduh aplikasi Suaramerdeka.com di App Store & Play Store.

#suaramerdeka #suaramerdekacom #suaramerdekanetwork #ArusMudikLebaran #BanjirPantura

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Menjelang puncak harus mudik lebaran, jalur pantura Pati Rembang, Jawa Tengah menjadi perhatian serius karena rawan banjir.
00:08Sejumlah titik krusial seperti ruas Pati Juwana di desa Widoro Kandang dan Juwana Batangan di desa Ketitang Wetan sering tergendang
00:17air.
00:18Pada Senin malam 2 Maret 2026, banjir kembali melanda desa Ketitang Wetan dengan air setinggi 20 cm merendam jalan sepanjang
00:28500 meter.
00:30Desa ini sudah banjir 9 kali sejak Januari, menyebabkan lalu lintas tersendat dan risiko kecelakaan meningkat akibat lumpur.
00:38Pemerintah daerah mengimbau pemudik memantau perakiraan cuaca BMKG dan menyiapkan rute alternatif seperti jalur selatan via Purwodadi atau arteri lainnya.
00:50Petugas atal antas Polri siaga 24 jam untuk pengalihan lalu lintas.
Komentar

Dianjurkan