Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Seorang ibu penjual sayur di wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, terlibat adu argumen dengan petugas Satpol PP saat lapak dagangannya ditertibkan. Lapak yang berada di teras rumah miliknya sendiri dinilai melanggar aturan karena dianggap memunculkan pasar tandingan. Dalam video yang beredar, sang ibu menegaskan dirinya berjualan demi memenuhi kebutuhan sekolah anak-anaknya. Rekaman tersebut viral di media sosial dan memicu perbincangan publik terkait penegakan aturan serta keadilan bagi pedagang kecil.

(Selengkapnya klik link di bio)

———

Baca berita terpercaya lainnya di www.suaramerdeka.com dan unduh aplikasi Suaramerdeka.com di App Store & Play Store.

#suaramerdeka #suaramerdekacom #suaramerdekanetwork
#SumbaBaratDaya #NusaTenggaraTimur

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Sebuah video yang diunggah di media sosial memperlihatkan seorang ibu penjual sayur memprotes tindakan Satpol PP saat menertibkan lapaknya di
00:10Sumba Barataya, Nusa Tenggara Timur.
00:13Lapak tersebut berada di teras rumah miliknya sendiri, namun dinilai melanggar aturan karena dianggap memunculkan pasar tandingan.
00:22Sang ibu menegaskan ia berdagang demi memenuhi kebutuhan sekolah anak-anaknya.
00:27Hingga kini, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pemerintah daerah, sementara peristiwa ini memicu peminjangan publik soal penegakan aturan dan
00:38keadilan bagi berdagang kecil.
Komentar

Dianjurkan