00:01Jelang waktu berbuka puasa, saatnya berburu takjil.
00:05Nah, salah satu lokasi yang ramai dikunjungi warga untuk berburu takjil adalah kawasan Kalibata City, Jakarta Selatan.
00:13Aneka minuman segar yang lagi viral dijual di sini.
00:17Warga juga bisa membeli aneka cake viral berbagai rasa, seperti cheesecake dan coklat cake.
00:32Dan yang selalu ada saat jualan takjil, tentu saja aneka gorengan dan lontong.
00:39Kawasan ini selalu ramai saat bulan Ramadan untuk berjualan takjil.
00:58Kalau di Bandung, Jawa Barat, banyak pilihan lokasi berburu takjil.
01:03Salah satunya di Jalan Pahlawan Kota Bandung.
01:06Salah satu menu yang diburu warga adalah es ubi ungu.
01:09Selain itu, di sini juga ada aneka kue basah, mochi aneka rasa.
01:15Dan tidak ketinggalan juga tentu ada gorengan dan minuman segar.
01:34Langsung saja kami ajak Anda untuk berburu takjil di beberapa daerah di Indonesia.
01:38Ada di Jakarta, tempatnya di kawasan Kalibata City.
01:40Ada Jurnalis Kompas TV, Petris Kananda dan Juru Kamera Adini Anissa.
01:44Dan di Bandung, Jawa Barat, ada Jurnalis Kompas TV, Mita Handayani dan Juru Kamera Reza.
01:48Pertama, kita ke kawasan Kalibata City terlebih dahulu.
01:52Rizka, mungkin bisa Anda jelaskan yang paling banyak diburu takjil di sana itu apa saja, Rizka?
02:04Ya, Dipo, sebetulnya ada beberapa destinasi kuliner yang dihampiri oleh pengunjung.
02:10Salah satunya ini adalah yang paling viral juga, ini merupakan kue silo karamel.
02:15Ini adalah puding karamel khas vanwezela, gitu ya.
02:19Jadi memang ini cocok untuk buka puasa, di mana ini rasanya manis dengan saus karamel.
02:25Nah, tidak hanya kue silo karamel, namun juga ada bermacam brownies.
02:29Ini ada brownies almond, kemudian brownies milo, dan banyak sih sebetulnya rasanya.
02:34Dan ini adalah kue ketan hitam, ini cukup viral juga belakangan, kue ketan hitam dengan tambahan keju, gitu.
02:43Jadi cheesecake, bolu ketan hitam.
02:45Nah, tapi yang menarik perhatian saya dari tadi, ini adalah makanan yang agak asing bagi saya sebetulnya.
02:52Ini adalah, apa ya, kita coba bertanya deh sama salah satu penjualnya.
02:57Ini siapa namanya?
02:58Ini nama Jabir Abdurrahim.
02:59Oke, Bapak, aku menggilnya Bapak, boleh ya?
03:03Iya, Bapak, ya.
03:03Oke, Bapak, ini jual apa sih, Bapak? Aku agak familiar.
03:06Ini jual makanan turki manis.
03:09Ini kunafa pistasio.
03:11Oke.
03:12Ini biklava original.
03:13Ini kunafa krem.
03:15Basmusa krem.
03:17Kunafa kurma.
03:18Oh, itu kunafa kurma.
03:20Yang paling favorit dibeli sama orang-orang yang mana, Bapak?
03:23Favorit semua, tapi satu bagus, ini satu, number one.
03:29Oke, ini berapa pistasio?
03:31Ah, no, Basmusa krem, number one.
03:34Number two, kunafa pistasio.
03:36Oh, pistasio, oke.
03:36Number three, baklava original.
03:38Oke.
03:39Number four, kunafa krem.
03:41Oke.
03:42Nah, ini, Dipo, saya agak tertarik nih, beli baklava.
03:46Ini adalah makanan khas timur tengah, khas turki,
03:49yang mana ini rasanya manis dengan ada garing dari kunafa juga,
03:53dan juga ada manis dari saus pistasio.
03:54Nah, saya mau beli dong satu, boleh gak nih?
03:56Oke, saya boleh.
03:57Oke, boleh disiapin?
04:04Oke.
04:06Nah, ini,
04:08nah, ini,
04:10ini merupakan favorit nih,
04:12di stand baklava yang ada di Kalibata City,
04:14di mana aku mau satu dong buat buka puasa.
04:17Nah, ini salah satu makanan yang paling favorit di Kalibata,
04:20jadi bisa jadi Kalibata jadi salah satu tempat favorit
04:23bagi kalian yang pengen cari makanan-makanan viral,
04:26ada juga es India.
04:28Tadi kalau aku lihat es semangka India di depan,
04:29ini juga cukup rame.
04:30Kemudian ada mochi dengan berbagai rasa.
04:32Tadi ada juga brownies.
04:34Dan yang paling penting,
04:34aku pengen makan kunafa,
04:35maaf, maksud aku,
04:37beli kunafa dulu untuk buka puasa nanti.
04:39Dipo?
04:39Ini menu buka puasa next level,
04:41karena makanannya makanan Turki,
04:42bukan gorengan yang mengandung minyak.
04:44Nah, kalau di Bandung ada makanan apa,
04:46kita langsung tanyakan ke Mita Handayani
04:48dan jurukamera Reza Pratama.
04:50Mita, di belakang Anda sudah ramai sekali menu favorit apa
04:52yang jadi favorit warga untuk membuka puasa nanti?
05:00Iya, Dipo.
05:01Di belakang saya benar sekali dari tadi,
05:03memang antrian ini sangat panjang.
05:06Sejak saya datang setelah asar,
05:08kurang lebih setengah empat sore.
05:10Di sini antrian yang paling panjang adalah
05:12untuk mendapatkan es ubi ungu.
05:15Jadi, saya penasaran nih,
05:17dari tadi, dari setengah empat,
05:19sudah banyak sekali para pemburu takjil
05:23yang datang untuk mendapatkan minuman segar.
05:25Karena memang Dipo,
05:26setelah kita berpuasa,
05:28dari tadi subuh,
05:29kurang lebih 12 jam lebih,
05:32kita sudah menahan haus,
05:33begitu ya.
05:34Jadi, inginnya tuh yang segar-segar,
05:36minuman yang manis,
05:38segar.
05:38Dan kebetulan untuk es ubi ungu sendiri,
05:41ini selain ada rasa manis dari ubi ungunya,
05:45lalu ada rasa segar dari esnya,
05:48dan ada krimi-krimi dari susu.
05:49Ditambah juga,
05:51ini kalau tadi saya lihat,
05:52ada tambahan dari kejunya,
05:57seperti itu.
05:57Jadi, terbayang nanti ketika saat buka puasa,
06:00ini sudah langsung meminum ini saja,
06:04sudah cukup langsung membuat kita segar,
06:06dan agak kenyang,
06:07karena memang ada kandungan karbohidrat,
06:09dari ubi ungunya sendiri.
06:11Nah, ini apabila dilihat,
06:14antriannya sendiri,
06:15ini bukan hanya dari sisi,
06:17satu sisi saja,
06:18tapi dari sisi di kanan,
06:20dan juga sisi di kiri.
06:22Nah, sekarang saya mau berbincang nih,
06:24dengan salah satu,
06:26pemburu takjil,
06:27yang sudah berburu dari tadi.
06:30Halo,
06:30dengan siapa namanya mas?
06:32Hisbun.
06:32Kang Hisbun,
06:34ini tadi ngantrinya sudah dari jam berapa?
06:37Saya baru ngantri,
06:39tapi kayaknya,
06:41saya ngantri-ngantri jam setengah lima.
06:43Dari setengah lima,
06:45sudah lebih kurang lebih 30 menit ya,
06:47ngantrinya agak panjang.
06:49Memang lo sudah pernah mencoba subi ungu ini?
06:52Sebenarnya sih,
06:53saya belum pernah mencoba,
06:55tapi semenjak ada gerombak ini,
06:58kayaknya saya jadi tertarik gitu.
07:00Karena perlu terus ya?
07:02Iya,
07:03karena teriannya begitu panjang gitu.
07:06Terus dari kemarin juga,
07:07memang juga teriannya sudah panjang.
07:10Nah,
07:11kalau sebelum subi ungu ini,
07:14tadi sudah belanja apa saja?
07:16Tadi itu sebenarnya sih,
07:18belanja kentang goreng,
07:21sama kangkung,
07:25rujak kangkung.
07:26Sama rujak kangkung.
07:27Nah,
07:28kalau misalnya setelah ini,
07:30mau beli apa lagi?
07:31Sebenarnya sih,
07:32saya mau pulang saja ke rumah,
07:37soalnya takjil ini tuh cukup,
07:39cukup, ya.
07:42Nah,
07:42biasanya kalau mencari takjil itu,
07:45selalu di daerah Cikutra Pahlawan ini,
07:47atau gimana?
07:47Kalau saya sih sebenarnya masih nunggu keinginan saja sih.
07:54Kadang-kadang saya juga mencoba ke Atapani,
07:58atau enggak ke Lengkong gitu ya.
08:01Jadi berburu takjilnya bukan hanya di daerah Pahlawan,
08:04tapi nguber ya ke seluruh Bandung.
08:06Oke, terima kasih kang sudah berbincang dengan kami.
08:09Nah,
08:10memang ini untuk para pemburu takjil ini,
08:13bukan hanya di daerah Cikutra Pahlawan saja,
08:16tapi di Bandung juga,
08:17Dipo,
08:17ini sangat banyak.
08:18Misalnya di daerah Pusdai,
08:20lalu Lengkong Kecil.
08:21Nah,
08:22sekarang saya setelah ini juga akan ikut war takjil,
08:25biar nanti saat buka,
08:26ini langsung menyantap makanan dan minuman manis.
08:29Dipo.
08:30Ini bahaya,
08:30ini minuman segar,
08:31jelang waktu berbuka puasa sangat menggoda.
08:33Terima kasih untuk laporan Anda,
08:34Jurnalis Kompas TV,
08:35Mita Handa ini,
08:36dan Juru Kamera,
08:37Reza Pratama.
08:37Sebelumnya juga ada Jurnalis Kompas TV,
08:39Fedriska Ananda,
08:40dan Juru Kamera Adini Anissa.
08:42Selamat bertugas kembali,
08:43rekan-rekan.
Komentar