00:00Anda kembali di berita utama bersama saya, Jihan Novita.
00:05Saudara harapan Nenek Adnah untuk menyambung hidup dari berjualan nasi uduk setiap pagi seketika sirna.
00:13Ia harus menelan kenyataan pahit hanya dalam hitungan detik.
00:18Semangat yang dibangun sejak pukul 1 dini hari hancur karena ulah orang yang tak bertanggung jawab.
00:26Uang 700 ribu rupiah yang hilang dicuri mungkin terdengar sederhana bagi sebagian orang.
00:33Tapi bagi Nenek Adnah adalah hasil peluh keringat agar dapur di rumahnya tetap bisa mengepul.
00:47Seperti hari biasa, Nenek Adnah berjualan nasi uduk di Jalan Bulak, Tinggi Raya, Kecamatan Pondok, Melati Bekasi, Jawa Barat.
00:56Pagi itu, lapak sederhana Nenek Adnah mulai didatangi pembeli.
01:02Tiba-tiba, seorang pria datang dengan sepeda motor dan memesan beberapa bungkus nasi uduk.
01:10Tanpa menaruh curiga, Nenek Adnah pun mulai membungkuskan pesanan sesuai dengan yang diminta pelaku.
01:30Namun tak disangka, pesanan nasi uduk ini hanyalah akal-akalan dari pelaku.
01:37Tanpa rasa iba, pelaku memanfaatkan kesibukan Nenek Adnah untuk mencuri uang Nenek Adnah yang diletakkan di kaleng.
01:48Belum sempat dicegah, pelaku langsung tancap gas meninggalkan lokasi.
01:53Nenek Adnah hanya bisa terdiam.
01:57Melihat seluruh modal untuk jualan esok hari, raib begitu saja.
02:06Minta nasi empat, terus aku bungkusin, baru dapet dua, dia udah kabur gitu citanya.
02:14Udah terus pas aku nengok ke belakang, udah dibawa uangnya, suara motor aku langsung bisa nengok.
02:20Tadinya aku nggak bisa nengok.
02:22Aku bungkusin, dapet dua, terus berlah kabur, nengoklah, udah dibawa uangnya.
02:30Saudara jika melihat rekaman CCTV, pelaku diduga sudah merencanakan aksi ini.
02:37Dan menargetkan Nenek Adnah sebagai korbannya.
02:42Diperkirakan, pelaku sudah memantau lokasi, bahkan sudah paham letak di mana Nenek Adnah menyimpan uangnya.
02:51Untuk mengalihkan perhatian Nenek Adnah, pelaku sengaja membuat sibuk Nenek Adnah.
02:58Sebelum akhirnya menggasak uang hasil dagangan.
03:05Lagi nyapin yang empat pesanan ini, dia udah memperhatikan sekililingnya.
03:10Nenek Adnah udah dipelajarin, langsung matanya tertuju kepada Kalengpongkong.
03:15Oh Kalengpongkong, sekitaran satu jutaan, Pak.
03:18Oh, satu jutaan ya. Lumayan juga ya, Pak?
03:20Lumayan juga.
03:21Kita sih tahunya karena dia histeris teriak, karena mungkin dia merasa sedih.
03:29Saudara uang yang dicuri pelaku sebesar 700 ribu rupiah.
03:34700 ribu rupiah mungkin bagi sebagian orang bukan angka yang besar.
03:39Tapi bagi Nenek Adnah, uang itu adalah nafas usahanya.
03:45Uang itu tak hanya hasil penjualannya pada hari itu,
03:49melainkan juga uang modal untuk membeli beras, santan, dan bumbu-bumbu agar besok ia bisa kembali berjualan.
03:59Akibatnya, Nenek Adnah tak bisa berjualan lagi.
04:07Sudah tiga tahun, Nenek Adnah berjualan nasi uduk setiap pagi di Kota Bekasi.
04:13Di saat orang-orang masih terlep, Nenek Adnah yang sudah berusia 60-an tahun ini,
04:21sudah harus bergelut dengan asap dapur sejak pukul 1 dini hari untuk menyambung hidup.
04:28Ketika nasi uduk dan lontong sudah siap dijual,
04:33Nenek Adnah berjalan kaki kurang lebih 350 meter menuju lokasi berjualan sambil menenteng dagangannya.
04:43Namun, karena ulah tangan tak bertanggung jawab,
04:47hasil peluh dan keringat Nenek Adnah sejak pagi itu hilang dalam sekejap.
04:58Cuma ada 700, itu hasil jualan berarti?
05:03Ya, hasil jualan sama uang itu modalnya sama dagang itu.
05:10Modalnya dapet gope, dapet gope, modalnya misalnya kalau misi lemes aku,
05:16kena aku bangun malam, terus bawanya malam, bawanya habis yang hal lima aku bawa,
05:22jam 6 aku buka, kena lemes itu.
05:34Sudara meski, peristiwa pencurian ini sempat membuat Nenek Adnah trauma.
05:40Tapi ternyata, Nenek Adnah masih menunjukkan ketabahan.
05:46Nenek Adnah telah mengikhlaskan uang yang dicuri sebagai sebuah musibah.
05:52Ia bahkan berencana untuk kembali berjualan di bulan Ramadhan ini.
06:02Keikhlasan Nenek Adnah ini mengundang simpati luas dari masyarakat.
06:07Cerita pilu Nenek Adnah bahkan sampai ke telinga pemerintah kota setempat.
06:13Wali kota Bekasi Tri Ardianto langsung turun tangan,
06:17mengunjungi kediaman Nenek Adnah untuk memberikan bantuan modal.
06:22Kini, Nenek Adnah sudah bisa tersenyum kembali dan mulai berjualan lagi.
06:30Anak berapa lagi?
06:32Kira-kira, nanti kalau misalnya puasa dapat dua hari, tiga hari.
06:38Menangin dulu ya?
06:40Menangin dulu.
06:40Waktu itu aku baru hilang itu, gak bisa makan, gak bisa tidur.
06:46Tapi aku pikir, ya udahlah, emang bukan rezeki aku.
06:49Tapi tetap aku gak bisa tidur.
06:51Kota tadi bilang itu doang, ya kesini.
06:53Nanti katanya aku bikinin tempat dagangan.
06:58Tempat dagangan, aku bilang itu.
06:59Tadi dagangan pakai apa? Pakai gerobak?
07:01Enggak.
07:02Aku bawain, pakai rinji, terus berapa kali?
07:06Enam kali balik, hebat.
07:09Wali Kota Bekasi Tri Adianto meminta polisi segera menindak lanjuti kasus pencurian yang menimpa Nenek Adnah.
07:19Menurutnya, modus berpura-pura menjadi pembeli jadi pola kejahatan
07:24yang kerap menyasar pelaku usaha mikro, terutama pedagang lansia.
07:29Peristiwa ini momentum evaluasi keamanan lingkungan agar peristiwa serupa tak terjadi lagi.
07:40Bukan persoalan uang yang hilang, tetapi karena ini kemudian pada akhirnya Bu Adnah tidak bisa berjualan.
07:48Dan tentu saya nanti akan meminta Pak Kapolres agar mendorong.
07:53Ada upaya yang lebih keras lagi untuk menangkap pelaku.
07:59Karena tentu kita tidak ingin terjadi sesuatu yang berulang.
08:08Saudara meskipun Nenek Adnah sudah bisa berjualan lagi, namun proses hukum tetap berjalan.
08:15Polisi masih memburu pelaku agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
08:22Langkah hukum diambil bukan hanya untuk memberikan keadilan bagi Nenek Adnah,
08:27tapi juga sebagai upaya agar keamanan para pedagang kecil lebih terjaga.
08:34Saudara berita utama masih akan kembali seusai jenda.
08:38Dengan informasi mengenai seorang oknum anggota BRIMOB diduga menganiaya pelajar hingga tewas di kota Tual, Maluku.
08:46Polri berjanji...
Komentar