Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Seorang pelajar madrasah tsanawiyah di Kota Tual, Maluku, meninggal dunia diduga setelah dianiaya oknum Brimob Polda Maluku.

Korban diduga dianiaya menggunakan helm saat melintas di jalan raya karena dituding sebagai bagian dari rombongan balap liar.

Keluarga korban, Moksen Ali, menyatakan akan terus mengawal kasus ini dan meminta pihak berwenang memberikan hukuman yang sesuai kepada pelaku.

Sementara itu, pelaku telah berhasil ditangkap. Kapolres Tual, AKBP Whandi Des Asmoro, menyatakan akan bersikap transparan dalam penanganan terhadap anggota Brimob tersebut.

Baca Juga Sebulan Jadi Buron, Polisi Tangkap Pelaku Rampok Bersenpi di Lampung | BERITA UTAMA di https://www.kompas.tv/regional/652200/sebulan-jadi-buron-polisi-tangkap-pelaku-rampok-bersenpi-di-lampung-berita-utama

#brimob #tual #penganiayaan #viral

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652208/fakta-pelajar-mts-di-tual-tewas-dianiaya-brimob-dituding-balap-liar-pelaku-jadi-tersangka
Transkrip
00:00Seorang pelajar Madrasah Sanawiyah di kota Tual Maluku meninggal dunia
00:04diduga setelah dianiaya Oknum Brimob Polda, Maluku.
00:08Korban diduga dianiaya menggunakan helm saat melintasi jalan raya lantaran
00:12dituding sebagai rombongan balap liar.
00:21Meninggalnya pelajar MTS ini memicu kemarahan ratusan warga.
00:25Mereka mendesak pelaku yang merupakan anggota Brimob di hukum setimpal.
00:29Peristiwa terjadi pada Kamis pagi 19 Februari.
00:32Saat itu korban dan kakaknya melintasi ruas jalan RS Udemaren.
00:36Saat bersamaan pelaku Bribda Masiyah Siahaya yang telah memantau keduanya
00:41dengan bersembunyi di rumputan langsung mencegat korban.
00:45Pelaku diduga melayangkan pukulan menggunakan helm baja ke arah wajah korban.
00:50Akibat pukulan itu korban tersungkur lalu diraihkan ke rumah sakit namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.
00:55Keluarga korban Moksen Ali menyatakan akan terus mengawal kasus ini
01:00dan meminta pihak berwajib memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku.
01:03Sementara itu saat ini pelaku sudah ditangkap.
01:06Kapol Restual AKBP 1D Des Asmoro menyatakan akan transparan dengan penanganan terhadap anggota Brimob itu.
01:15Masyarakat merasa perhatian kalau harus-harus dihukum sesuai dengan hukum-hukum yang berlaku.
01:24Kalau tidak, itu dia memalukan nama cita Brimob.
01:29Cita pulisi.
01:30Kita akan kawal terus.
01:32Kita akan kawal terus sebagai warga.
01:37Kami tetap transparan dan tetap akan kami sampaikan kepada pihak keluarga
01:42dan kita akan tutup-tutup ini.
01:45Tiga tadi terkait proses anggota tersebut dipecat atau dihukum semua hidup.
01:50Ini nanti akan kita koreasikan sama big program
01:54dan hal ini mungkin dari Wakolda untuk tindakan ini seperti apa.
01:58Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan