00:00Bagaimana warga Gaza menjalani ibadahnya dengan segala keterbatasan yang ada?
00:04Kita akan bergabung bersama dengan Relawan Mercy yang berada di Gaza, Nadia Rosi.
00:10Assalamualaikum, selamat malam waktu Jakarta, Mbak Nadia.
00:15Waalaikumsalam, waktu Gaza masih sore hari, Mas.
00:18Baik, Mbak Nadia bagaimana warga Gaza bisa bertahan saat Ramadan di tengah gencatan senjata?
00:26Jadi, ini gencatan senjata yang tidak seperti gencatan senjata, bahkan di bulan Ramadan ini masih banyak serangan-serangan, bahkan untuk
00:34hari ini saja ada dua serangan, yang pertama ada di Jabalia yang menewaskan satu orang, dan ada tembakan di Yunis
00:42juga yang menewaskan satu orang.
00:44Bahkan drone itu masih ada di atas langit Gaza selama 24 jam, masih mengintai Gaza.
00:51Termasuk di lokasi-lokasi pengusian juga mereka masih merasakan khawatir, Mbak Nadia?
00:58Iya, mungkin kalau misalkan, ini agak jauh, Mas, jadi mungkin tidak terlalu terdengar ke studio, tapi jika misalkan mereka akan,
01:07ada sasaran, mereka akan menyerang, drone itu terasa seperti tepat berada di atas atap rumah kita.
01:17Seperti itu.
01:19Mereka dihantui kekhawatiran serangan karena masih terus terjadi, tapi mereka juga harus bertahan hidup di tengah bulan Ramadan ini, seperti
01:28apa? Bagaimana sumber makanan di sana, Mbak Nadia?
01:33Untuk bulan Ramadan ini, mereka hanya mengandalkan makanan bantuan dari organisasi-organisasi yang ada di Gaza.
01:41Mungkin kalau misalkan ada, mereka bisa mendapatkannya di pasar-pasar, tetapi harganya sangat mahal.
01:47Tetapi, warga Gaza ini antusias dengan menjemput bulan Ramadan kali ini, mereka melakukan perayaan seperti menabuh, seperti dari alat-alat
02:01dapur, anak-anak kecil keluar dari tenda-tenda mereka, mereka bermain di jalanan untuk menjemput bulan Ramadan.
02:09Seperti itu, Mas.
02:11Walaupun menderita, terbatas, tapi antusias menyambut datangnya bulan Ramadan, Mbak Nadia di sana ya.
02:18Ini kalau soal bantuan, sudah sejauh mana bisa menjangkau hingga ke pelosok-pelosok, ke lokasi pengusian di sana, Mbak Nadia?
02:30Soal bantuan makanan, apa sudah bisa menjangkau ke pelosok-pelosok, ke tempat kem-kem pengusian?
02:38Bantuan di kem-kem pengusian?
02:40Iya.
02:41Bantuan itu, bantuannya memang ada, tetapi tidak merata, Mas. Jadi masih ada titik-titik yang memang tidak bisa kita jangkau,
02:48seperti Gaza Utara.
02:50Karena memang untuk jangkauan ke Gaza Utara itu sangat sulit, karena masih berbahaya, di sana masih banyak serangan.
02:57Jadi tidak banyak organisasi yang berani datang ke Gaza Utara.
03:03Seperti di Hanyunis, tepatnya di dekat Yellow Line, juga tidak banyak supply makanan yang ada di sana.
03:13Seperti itu, Mas.
03:14Jadi bagaimana warga Gaza Utara untuk bisa mendapatkan makanan di sana, Mbak Nadia?
03:22Mereka tetap, jadi kadang kalau misalkan yang dari utara, mereka bergeser ke daerah selatan hanya untuk mendapatkan makanan, itu pun
03:31taruhannya nyawa ya, Mas.
03:33Karena mereka masih sering, jika dalam gerombolan itu, mereka masih melakukan serangan-serangan dalam kerangkaian.
03:44Seperti itu, Mas.
03:45Tentu doa kami semua, semoga Gaza bisa segera pulih.
03:48Dan terima kasih juga, Mbak Nadia telah meluangkan waktu di tengah tugasnya di Gaza, Palestina.
03:55Terima kasih, saya selalu, Mbak Nadia.
Komentar