00:00Informasi lainnya saudara, Indonesia dan Amerika Serikat resmi menandatangani perjanjian perdagangan timbal balik atau resiprokal.
00:08Perjanjian dagang itu menyepakati tarif impor yang dikenakan Amerika Serikat untuk barang Indonesia sebesar 19 persen.
00:19Pemerintah Amerika Serikat dan Indonesia resmi menandatangani perjanjian resiprokal atau perdagangan timbal balik pada 20 Februari 2026 di Washington DC,
00:28Amerika Serikat.
00:35Amerika Serikat mengenakan tarif 19 persen terhadap produk-produk asal Indonesia.
00:41Tarif ini jauh lebih kecil dari sebelumnya yang mencapai 32 persen.
00:46Kesepakatan ini juga mencakup pembebasan bea masuk atau tarif 0 persen untuk 1.819 produk strategis seperti kopi, kakao, minyak
00:54lapas sawit, hingga semikonduktor.
00:56Dalam ART ini ada 1.819 post tarif produk Indonesia, baik itu pertanian maupun industri,
01:08antara lain minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor,
01:17komponen pesawat terbang yang tarifnya adalah 0 persen.
01:23Dan khusus untuk produk tekstil dan aparel Indonesia, Amerika juga akan memberikan tarif 0 persen dengan mekanisme tarif rate kuota
01:35atau TRQ.
01:38Sekretaris Kabinet, Teddy Indrawijaya, menjelaskan penurunan tarif menjadi 19 persen merupakan capaian besar dibandingkan tahun sebelumnya.
01:46Ia juga menyebut peluang tarif ini bisa kembali turun.
01:50Kita tunggu. Mungkin dalam waktu dekat, yang sekarang 19 persen, ya mungkin ke depan akan menjadi lebih baik lagi untuk
02:00Indonesia. Kita tunggu saja.
02:01Saat ini, Amerika Serikat mencatat defisit perdagangan barang terbesar ke-15 dengan Indonesia.
02:08Totalnya mencapai 23,7 miliar dolar Amerika pada 2025.
Komentar