Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SULTRA, KOMPAS.TV - Lukisan goa yang berada di Goa Liang Metanduno, Desa Liang Kobori, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, disebut-sebut sebagai lukisan tertua di dunia.

Temuan itu menambah daftar panjang kekayaan warisan prasejarah Indonesia yang mendapat pengakuan dunia.

Di dalam Goa Liang Metanduno, para arkeolog Indonesia dan internasional menemukan lukisan cap tangan manusia yang diperkirakan berusia puluhan ribu tahun. Penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature pada Januari 2026.

Lukisan cap tangan tersebut dibuat dengan teknik menyemprotkan pigmen merah ke dinding gua, meninggalkan siluet tangan manusia purba.

Hasil uji penanggalan menggunakan metode laser ablation uranium series menunjukkan usia minimum lukisan mencapai 67.800 tahun.

Selama penelitian, para ahli menemukan lukisan di gua terbagi dalam empat fase pembuatan. Fase pertama merupakan cap tangan yang diduga sebagai karya tertua. Fase kedua menampilkan gambar perahu. Fase ketiga memperlihatkan adegan manusia dan hewan, termasuk aktivitas berburu. Pada fase terakhir terdapat lukisan berwarna hitam yang menggambarkan interaksi manusia dan hewan yang diperkirakan berusia sekitar 3.000 tahun.

Dalam perspektif arkeologi, cap tangan itu diyakini sebagai tanda kehadiran atau identitas manusia pertama yang mendiami gua tersebut.

#goapurba #lukisangoa #muna #sulawesitenggara

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652140/lukisan-goa-liang-metanduno-di-muna-disebut-tertua-di-dunia-usianya-67-800-tahun
Transkrip
00:03Di dalam Goa Liang Metanduno, para arkeolog Indonesia dan internasional menemukan lukisan cap tangan manusia yang diperkirakan berusia puluhan ribu
00:12tahun.
00:13Penelitian itu dipublikasikan dalam Jurnal Imiah Nature pada Jadwari 2026.
00:19Lukisan cap tangan tersebut dibuat dengan teknik menyemprotkan pigment merah ke dinding gua, meninggalkan siluet tangan manusia purba.
00:27Hasil uji penanggalan menggunakan metode laser ablation uranium series menunjukkan usia minimum lukisan mencapai 67.800 tahun.
00:37Selama penelitian, para ahli menemukan lukisan di gua terbagi dalam empat fase pembuatan.
00:43Fase pertama merupakan siap tangan yang diduga sebagai karya tertua.
00:47Fase kedua menampilkan gambar perahu.
00:50Fase ketiga memperlihatkan adegan manusia dan hewan termasuk aktivitas berburu dan pada fase terakhir terdapat lukisan berwarna hitam yang menggambarkan
01:00interaksi manusia dan hewan yang diperkirakan berusia sekitar 3.000 tahun.
01:06Dalam perspektif arkeologi, cap tangan itu diakini sebagai tanda kehadiran atau identitas manusia pertama yang mendiami gua tersebut.
01:14Temuan itu menegaskan Nusantara telah menjadi bagian penting dalam sejarah awal peradaban manusia.
01:23Lukisan tangan yang ada di metan dunia sebagai lukisan tertua di dunia itu berdasarkan hasil penelitian kerjasama antara arkeolog atau
01:34brin Indonesia bersama dari Australia, dari Griffith, Pak Max Obert, dan Adi Agos Staviana, dan kawan-kawan.
01:44Nah mereka itu melakukan pengambilan sampel tahun 2019 di langit-langit gua metan dunia ini.
01:52Di sini itu kita bisa melihat ada tiga cap tangan yang sudah tertutup oleh korawit atau flowstone yang ditindis oleh
02:00gambar seperti hewan atau menyerupai ayam ataupun burung yang berkaki dua itu.
02:06Nah di sini itu mereka mengambil sampai tahun 2019 itu baru di bawah di lab di Australia untuk di uji
02:15karbon uranium serius sehingga menghasilkan setelah dipublish itu hasilnya keluar mencapai angka 67.800 tahun yang lalu.
02:24Peneliti mengatakan stensil tangan itu menunjukkan adanya ekspresi simbolik dan kreativitas manusia purba yang sudah berkembang di kawasan Nusantara sejak
02:33awal.
02:33Temuan itu juga memberikan wawasan penting tentang jalur migrasi manusia modern dari Asia menuju Australia pada ribuan tahun lalu.
Komentar

Dianjurkan