00:00Kini kita ke informasi lain saudara, inflasi nasional yang terjaga dalam 3 tahun terakhir menjadi fondasi untuk terus memperkuat ketahanan
00:07pangan sebagai salah satu kunci stabilitas harga.
00:10Untuk itu, Bank Indonesia hadir menyelenggarakan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera, wilayah Sumatera 2026.
00:25Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera, GPIPS yang diselenggarakan Bank Indonesia mengusung tema menjaga ketersediaan pasokan pangan periode HBKN dan
00:35antisipasi risiko curah hujan tinggi digelar pada Rabu 11 Februari 2026 di Desa Mulyosari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyu Asin,
00:45Sumatera Selatan.
00:46GPIPS merupakan penyempurnaan dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan, GNPIP, yang sebelumnya juga diinisiasi Bank Indonesia.
00:55Program tersebut dinilai efektif menjaga stabilitas harga pangan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta pelaku usaha.
01:06Transformasi ini menandai penguatan fokus kebijakan, tidak hanya pada pengendalian harga, namun juga pada aspek kesejahteraan dan keberlanjutan sektor pangan.
01:17Tantangan untuk pengendalian inflasi pangan ini ke depan, kita rasa semakin kompleks.
01:23Risiko dari perubahan iklim, kemudian cuaca ekstrim, gangguan dari distribusi, dan karakteris dari komoditas pangan yang bersifat musiman,
01:35khususnya kofi kultura, ini menjadi sumber utama dari volatilitas dari harga.
01:42Bahwa kita butuh sinergi yang lebih kuat dan integrasi antar pemangku kepentingan di pusat dan daerah akan berdampak nyata terhadap
01:52ketertiaan pasokan dan perjaganya stabilitas harga pangan.
01:55Kami menyakini bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah, kementerian, lembaga, pelaku usaha, serta wakil rakyat akan menjadi
02:06kunci dalam menjaga stabilitas harga.
02:11Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Bambang Pramono mengatakan, gerakan pengendalian inflasi dan pangan ini merupakan kolaborasi semua pihak, dengan
02:20tujuan mencapai ekosistem pangan yang berkualitas.
02:24Kemudian kerjasama berbagai pihak, tadi kita lihat PT POS, kemudian rumah tadi, itu membantu sebagai optiker rumah tadinya, sementara PT
02:33POSnya sebagai mendukung logisi pangannya.
02:38Berarti kan biaya lebih murah untuk itu kan. Tentunya nanti ada beberapa kerjasama dengan KDKM, komporasi Desai Melaputi dan juga
02:49SPPG tadi kan,
02:50dengan perpadi untuk kemudian menyuplai kebutuhan daripada KDMP dan untuk yang SPPG tadi. Ini kan sesuatu yang bagus untuk menciptakan
03:00ekosistem pangan itu, kira-kira begitu.
03:04Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Hermanderu menuturkan melalui dukungan Bank Indonesia
03:10dalam memberikan permodalan dan optimalisasi penyerapan gabah hasil panen
03:14diharapkan mampu memberikan semangat bagi petani di Sumatera Selatan
03:19sehingga produktivitas dapat semakin meningkat.
03:22Ini kita berharap akan menambah semangat para petani
03:26dengan kemudahan-kemudahan, fasilitas penyerapan, al-sintannya, juga permodalan.
03:37Inilah peran BI dan semua perbankan yang telah mendorong produktivitas
03:44sehingga Sumatera Selatan dari peringkat 8 naik menjadi 5 dan menjadi peringkat 3 nasional
03:49sebagai produktivitas tertinggi.
03:50Kepada Mbak Putih, B Sumpang Indonesia dan Kemenko Perekonomian
03:56serta segenap Kementerian Merah Putih yang telah mendukung ini,
04:01saya ucapkan terima kasih.
04:06GPIPS Sumatera 2026 menjadi pembuka rangkaian GPIPS nasional
04:10yang selanjutnya akan diselenggarakan di wilayah Jawa, Bali Nusra, Sulampua, dan Kalimantan.
04:16Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan temui cara bersama petani dan UMKM,
04:21penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian secara simbolis,
04:25bisnis matching antara perbankan dan pelaku usaha,
04:28serta pemberangkatan truk komoditas KAD.
04:32Muhammad Reza Pahlevi, Kompas TV Palembang, Sumatera Selatan.
04:36Dua, satu.
Komentar