Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kemeriahan perayaan Tahun Baru Imlek mulai terasa di berbagai daerah. Masyarakat memanfaatkan momen jelang Imlek untuk berkumpul bersama keluarga, sekaligus berharap tahun baru membawa keberuntungan dan rezeki yang lebih baik.

Di Kota Salatiga, Jawa Tengah, umat Tri Dharma pada Rabu siang membersihkan patung dewa serta perlengkapan ibadah di Klenteng Hok Tek Bio.

Tradisi bersih-bersih jelang Imlek ini bertujuan merawat kelenteng dan altar peribadatan. Selain itu, kegiatan tersebut memiliki makna filosofis sebagai simbol harapan agar di tahun mendatang umat diberikan rezeki dan kehidupan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

#imlek #tahunbaru #masyarakat

Baca Juga BPJS Subsidi Nonaktif Pasien Kronis Diaktifkan Kembali 3 Bulan | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/650267/bpjs-subsidi-nonaktif-pasien-kronis-diaktifkan-kembali-3-bulan-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/650272/jelang-imlek-umat-tri-dharma-di-salatiga-bersihkan-klenteng-hok-tek-bio-kompas-siang
Transkrip
00:00Kemeryahan perayaan Tahun Baru Imlek mulai terasa di berbagai daerah.
00:04Masyarakat pun memanfaatkan momen jelang Imlek untuk berkumpul bersama keluarga
00:08serta berharap Tahun Baru membawa keberuntungan dan rezeki lebih baik.
00:16Suasana kebersamaan umat Tridharma di kota Salatiga, Jawa Tengah terasa
00:21saat membersihkan patung dewa dan peralatan yang ada di tempat ibadah Tridharma di Klenteng Hoktekbio.
00:30Tradisi membersihkan tempat ibadah jelang perayaan Imlek bertujuan untuk merawat klenteng dan altar peribadatannya.
00:37Selain itu kegiatan tersebut mempunyai filosofi agar di tahun depan umat diberikan rezeki
00:43dan kehidupan yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
00:50Sebuah pabrik mie di perbatasan Surabaya Sidoarjo sejak bulan Januari kemarin
00:54sudah kebanjiran order dari segala daerah di Indonesia.
00:58Seperti Ambon, Manado, Makassar, Kalimantan, dan Kelau Jawa.
01:05Jeffrey Sutrisno pemilik pabrik pembuatan misoah mengaku
01:08menjelang imunat ini misoah buatan pabriknya sudah kebanjiran order.
01:13Di hari biasa pabriknya hanya bisa memproduksi 500 hingga 700 kg tepung
01:18untuk pembuatan mie setiap harinya.
01:20Namun kali ini dirinya bisa memproduksi misoah setiap harinya
01:25dengan menghabiskan 1,5 ton tepung.
01:29Jadi 1 bulan sebelumnya itu distributor penanggahan kita di luar-luar pulau itu
01:34mereka pasti sudah pada order.
01:37Karena kan kita kalau ke luar pulau seluruh Indonesia ini kan
01:40butuh waktu pengiriman.
01:42Jadi nggak bisa terlalu dekat imlek terus dia order dan nggak akan terburu.
01:45Jadi 1 bulan sebelumnya dimulai bulan Januari sampai mungkin sampai minggu ini lah.
01:51Itu order dan misoah itu hanya 2 kali lipat dari seperti yang ada di hari.
02:01Sementara barongsai cahaya dewata dari Pura Sri Sedana atau Congpo Kongyo
02:06tampil memimpin barisan MAPER di Giyanyar Bali.
02:10Kehadiran barongsai dalam prosesi sakral umat Hindu Bali ini
02:13menjadi simbol kuat, harmonisasi budaya, dan kerukunan antarumat beragama di wilayah ini.
02:20Iringan barongsai menyatu dengan gamelan dan prosesi adat Bali
02:23menciptakan pemandangan unik yang menyedot perhatian warga di sepanjang rute prosesi.
02:29Berliputan Kompas TV
Komentar

Dianjurkan