Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Pengamat Kebijakan Publik, Bonatua diperiksa sebagai ahli dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo pada Rabu (11/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Bonatua menyatakan bahwa penelusuran yang dilakukan oleh Roy Suryo CS sama dengan data ijazah Jokowi yang digunakan saat mendaftar sebagai kepala daerah hingga Presiden RI.

Video Editor: Joshua

Produser: Theo Reza

_____________________________________________________

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/650038/full-bonatua-diperiksa-jadi-ahli-ijazah-jokowi-yang-diteliti-roy-cs-identik-dengan-kpu
Transkrip
00:02Jadi kami sama dalam hal subjek sebagai peliti
00:06Mungkin ada yang bilang kenapa saya tidak kesempatan
00:10Karena diseberangkan rata-rata bukan peliti
00:12Mereka rata-rata loyalist ya
00:15Dan yang perlu saya klarifikasi juga bahwa disini saya sebagai ahli ya
00:22Ahli yang berempiris
00:24Karena saya melakukan kerja-kerja praktek
00:27Memperhatikan keterbukaan informasi publik
00:31Jadi sebelumnya saya akan mengeluarkan juga bahwa
00:35Sebelum saya meneliti
00:36Saya harus berhasil meneliti yang sebetulnya apa
00:40Ternyata yang saya menemukan peliti terdekat saya adalah peliti yang dilakukan oleh RRT
00:45Sehingga pelitian mereka saya jadikan dasar
00:48Untuk tolak titik nol saya untuk meneliti lebih lanjut
00:52Sekaligus mencari perbedaan-perbedaan
00:55Satu yang saya lihat dari teman-teman RFP
00:58Bahwa mereka meneliti informasi
01:01Dalam ijaja itu
01:03Bukan meneliti dokumen ijaja
01:05Yang dimiliki Pak Jokowi
01:07Karena memang ijaja itu tidak ada
01:09Jadi saya juga saat itu berpikir
01:14Kira-kira mereka bertiga ini penelitiannya jenis apa
01:18Saya harus jenis apa
01:19Tentunya kita tidak boleh perlepik
01:21Atau saling saling di inti
01:23Jadi saya waktu melihat ciri khas penelitian beliau-beliau ini
01:28Bertiga ini adalah
01:29Jenis penelitian yang namanya
01:32Explorer
01:35Eksploratif
01:35Coba kebayang bulu
01:37Peneliti sebacam magelan
01:39Ya semacam Pinto, Mendes Pinto, Kolombus
01:43Mereka mengeksplorasi
01:45Tentunya namanya eksplorasi ini
01:47Apa saja jadi
01:49Bisa dipakailah
01:50Artinya belum terlalu banyak
01:52Norma-norma yang diikuti
01:52Namanya itu eksplor
01:53Belum tahu juga di
01:54Di depan apa
01:56Bahkan Kolombus
01:57Dia kira dia sampai di Asia
01:58Padahal dia ternyata di Amerika
01:59Karena itulah tipikal jenis penelitian yang namanya eksplor
02:03Sementara saya
02:05Karena saya berbasis kebijakan publik
02:08Ilmu-ilmu S2S3 saya kebijakan publik
02:10Maka saya mengambil posisi jenis penelitian yang namanya
02:13Explaner
02:14Peristiwa ini sudah ada
02:16Saya tinggal menjelaskan saja
02:18Nah ini akan menjadi tolok ukur
02:21Bagaimana mengukur
02:24Karakter penelitian-penelitian beliau-beliau ini
02:26Karakter penelitian saya
02:27Tentunya akan berbeda
02:28Explorer itu tidak butuh pembanding
02:30Namanya juga explorer
02:32Kalau saya butuh
02:34Akhirnya saya selalu mencari
02:36Pembanding-pembanding
02:37Supaya penjelasan saya tidak berbeda dengan pembanding yang lain
02:41Seperti itu
02:42Dan setelah saya menonton penelitian-penelitian
02:45Saya pikir
02:46Saya harus mencari
02:48Waktu itu memang harus diakui
02:50Sebagai explorer
02:51Mereka ada kesulitan
02:54Yaitu mendapatkan data yang namanya ijaja asli
02:57Tentunya ini berkaitan dengan akses juga ya
03:00Mungkin akses publik satu tidak ada
03:02Dan karena saya menguasai yang namanya
03:04Undang-Undang Keterbukaan Pemasuk Publik
03:07Saya menguasai yang namanya Undang-Undang Pelayanan Publik
03:10Saya mengerti
03:11Kalau memang ijaja aslinya tidak ada
03:13Saya bisa cari data yang resmi
03:15Yang disebut namanya dokumen publik
03:18Yaitu dokumen pada saat
03:20Beliau mendapatkan menjadi pejabat publik
03:23Lebih tepatnya lagi
03:25Di KPUD Kota Solo
03:28Lembaga Kersipan Daerah Kota Solo
03:31Lembaga Kersipan Provinsi DKI
03:36KPUD DKI Jakarta
03:38KPURI dan ANRI
03:40Makanya saya akan cari ini semua
03:43Ke 8 lembaga ya termasuk SETNEK
03:46Sehingga akhirnya
03:50Saya menemukannya
03:52Seperti diceritakan Bang Erhat tadi
03:54Bahwa KPU akhirnya menyerahkan
03:57Ceritanya menyerahkan informasi ke saya
03:59Waktu itu sekitar bulan September ya
04:01Dalam posisi disemunyikan
04:039 item
04:04Namun saat itu
04:06Kalau teman-teman menyimak pembicaraan saya
04:09Begitu saya buka ini
04:11Langsung saya bilang saat itu
04:12Bahwa ijaja ini
04:14Salinan ijaja yang saya terima
04:16Meskipun 9 item disebutnya
04:17Itu sudah identik
04:19Dengan sampling yang diuji oleh
04:22RRT
04:23Boleh dicatat itu
04:24Saya sudah uji itu
04:26Saya ulang lagi ya
04:28Pada saat saya mendapat salinan
04:31Yang tersembunyi 9 item
04:34Dari KPU bulan September lalu
04:36Kalau lalu
04:37Saya sudah menyatakan di media bahwa
04:40Ini sudah identik dengan
04:42Sampling yang diuji oleh
04:45RRT
04:46Yaitu sampling yang diupload oleh
04:48Bu Hujan Sandi
04:49Nah tinggal masalah keyakinan ini
04:52Sama ini menjadi identik itu
04:54Saya harus membuktikan lagi
04:55Bukakan 9 item ini
04:57Kenapa?
04:58Di situ ada informasi yang unik ya
05:00Supaya berlindungan datangan
05:01Makanya saya putuskan
05:03Saya banding
05:04Naik ke KIP
05:06Meminta 9 item ini dibukakan
05:07Dan ternyata
05:09Puji Tuhan Alhamdulillah ya
05:10Dibukakan
05:12Dan mungkin
05:13Mau saya tunjukkan
05:17Nanti saya bisa
05:19Bacakan
05:21Bukanku Tuhan Alhamdulillah
05:29Ini
05:34Ini awal yang
05:38Dia disembunyiin ya
05:39Nah disini
05:41Saat itu saya sudah putuskan
05:43Saya bilang bahwa ini mirip
05:45Sangat mirip dengan
05:46Sandring yang diuji oleh
05:48RRT
05:49Yang terkuang di bukunya
05:51Yang namanya
05:52Dokowi Watchmaker ya
05:54Dan ini sudah ada juga disitu
05:56Nah setelah saya cek
05:58Saya minta ke KPU
05:59Saya memperoleh yang ini ya
06:06Boleh dilihat ya
06:07Nah boleh dibandingkan ini
06:13Nah ini ya
06:16Posisi terbuka dan tertutup
06:20Begitu
06:27Nah
06:29Karena dari awal kita statementkan bahwa
06:32Yang diuji mereka adalah informasinya
06:36Informasi yang ini
06:38Maka informasi ini identis 100%
06:41Sama dengan informasi yang ada di Ijaja asli
06:43Yang katakanlah asli ya
06:45Sama dengan yang ada di Dian Sandi
06:49Artinya semua informasi yang ada disini
06:53Semua informasi yang ada disini
06:54Sah untuk diteliti
06:56Karena apa
06:56Keputusan KAIP menyebutkan
06:58Informasi yang ini ada terbuka
07:00Catat
07:01Bahwa
07:02Keputusan KAIP menyatakan
07:03Informasinya yang terbuka untuk umumnya
07:05Memang bukan di Ijaja asli
07:07Ijaja asli itu tetap di Biau
07:08Tapi informasinya ini
07:10Bersifat publik
07:11Informasi itu apa
07:12Ya jenis huruf semua yang ada disini
07:14Tulisan, gambar
07:15Seperti itu ya
07:16Nah
07:19Yang 2019 juga sama
07:24Jadi
07:262019 juga sama
07:30Artinya
07:31Saya menyatakan
07:33Berani menyatakan bahwa
07:36Sampling yang diuji oleh
07:38RRT
07:39Itu sama dengan yang di upload
07:41Pak Dian Sandi
07:43Sama juga yang
07:46Aslinya yang diakui oleh
07:49Kawan-kawan
07:50Bang Andi Aswan
07:52Tadi juga mengakui bahwa ini sama
07:53Kami kebetulan di TV
07:54TV1 ya
07:55Kita langsung head to head
07:57Membandingkan ini dengan yang
07:59Yang diakui Bang Andi itu adalah
08:01Scan asli
08:03Seperti itu
08:03Tentunya kita gak
08:04Gak menurut mereka di overball
08:06Tidak menurut mereka di overball
08:07Tidak menurut mereka itu
08:08Aslinya bahwa itu benar
08:10Jadi harapan saya nanti sebagai
08:14Saya kan diundang disini sebagai
08:17Ahli ya
08:18Nanti saya akan terangkan bagaimana
08:20Sebenarnya posisi informasi yang diteliti oleh
08:23RRT
08:24Apakah boleh diteliti
08:27Siapa saja yang boleh meneliti informasi ini
08:30Itu juga akan menjadi pertanyaan
08:32Saya sudah lama jadi peneliti ya
08:35Bahkan tulisan saya bisa dicek di jurnal-jurnal personal
08:38Saya juga punya buku
08:41Mempublikasikan penelitian saya di buku
08:44Artinya gini
08:45Dari sejak dulu saya juga gak pernah
08:48Meneliti itu ada yang meminta
08:50Sertifikat panjang segala
08:52Karena peneliti itu bukanlah profesi
08:54Bukanlah
08:56Yang harus
08:58Yang harus
08:59Mengikuti BNSP
09:01Badan Nasional Sertifikasi Profesi
09:03Peneliti bahwa keahlian
09:05Bukan profesi
09:06Ya
09:07Keahlian itu didapat dari mana
09:09Saya misalnya
09:10Saya dapat dari pendidikan saya
09:12Akademi saya
09:13Saya itu selama
09:16Menjadi S3 dokter
09:18Saya rasa
09:19Sudah hampir 40 SKS
09:23Mengikuti mata kuliah
09:24Penelitian ilmiah
09:26Ya
09:27Itu catat
09:28Artinya ini modal akademis
09:30Setiap
09:30Apalagi
09:31Peneliti semua
09:32Ada yang
09:33Sudah S3 ya
09:34Saya tidak akan beragukan
09:35Penelitian S3 nya saja
09:37Itu sekitar
09:38Untuk metodologi penelitian
09:40Anak-anak-anak itu
09:42Sekitar
09:4319 SKS S3
09:45Tambah S2 itu
09:466 SKS
09:476 SKS
09:50Tambah
09:50S1 mungkin
09:52Metodologi penelitian itu
09:543 SKS ya
09:55Artinya
09:56Ini sudah cukup
09:57Jadi mukti
09:57Bahwa orang itu
09:58Setara akademik
09:59Adalah peneliti
10:02Seperti itu
10:03Barangkali itu saja
10:04Dari saya
10:05Mungkin
10:06Ada
10:06Ya
Komentar

Dianjurkan