00:00Kita ke informasi lainnya sodara, lokasi Tanah Ambles yang menyerupai Singhole di Monosobo, Jawa Tengah hingga Rabu Siang masih ditutup
00:09terpal.
00:10Dalam tiga hari terakhir, Tanah Ambles tidak melebar.
00:15Hingga Rabu Siang sodara, Tanah Ambles di Kelurahan Melipak Monosobo masih ditutup terpal pada bagian pinggir.
00:24Selain terpal, titik Tanah Ambles juga diberi tanggul di bagian tepi.
00:28Tepi lokasi yang ambles, pemasangan tersebut bertujuan untuk meminimalisir air hujan yang mengalir ke dalam Tanah Ambles.
00:36Akibat Tanah Ambles, akses jalan menuju RT2, Dusun Kasiran, Kelurahan Melipak terputus total.
00:42Salah satu warga yang rumahnya terdampak menyebut, Tanah Bergerak merusak rumahnya dan membuat tembok bagian atas retak.
00:50Meski khawatir, Tanah Bergerak semakin meluas, warga yang tinggal dekat lokasi Tanah Bergerak masih bertahan di rumah mereka.
00:58Tanah Ambles diduga terjadi karena gorong-gorong yang berada di bawah jalan yang ambrol.
01:03Air yang mengalir di gorong-gorong mengerus tanah di sekitar hingga berlubang.
01:10Setelah penanganan ini untuk kondisinya bagaimana Pak?
01:14Sekarang masih aman-aman saja. Mudah-mudahan tidak ada hujan lebat lagi supaya tidak ada kejadian yang lebih kemarin.
01:22Sementara rumah utama masih bisa dihuni ya Pak?
01:25Masih bisa ya. Mudah-mudahan saya tidak merabat lagi ke sini.
01:29Soalnya jarangnya tinggal satu meter dari lubang yang dalam.
01:33Ya cuma artinya was-was saja lah.
01:36Kalau tidak dihujan.
01:40Untuk rumah lain ini yang di sekitar lokasi apa juga masih dihuni itu Pak?
01:46Itu masih sebelahnya kan untuk toko itu. Masih dipakai juga.
01:50Jadi tidak ada yang dikosongkan.
01:53Lebih lengkap soal Tanah Amblas di Wonosobo kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV Agung Bayu Aji.
02:00Selamat siang Agung. Bagaimana kondisi terkini di lokasi Tanah Amblas?
02:05Ya baik selamat siang jelas dan juga pemirsa sampai Rabu siang.
02:10Ini untuk tradisi Tanah Amblas masih tampak di belakang saya ini yakni dengan panjang sekitar 10 meter,
02:19lebar 5 meter, dan kedalaman sekitar 8 meter.
02:22Untuk Tanah Amblas ini pada hari Senin kemarin dari instansi terkait,
02:29telah mengutupi lubang tersebut dengan serpal di pinggir lubang tersebut,
02:37serta di atasnya diberi tanggul hal tersebut untuk mengantisipasi jika terjadi hujan yang cukup beras,
02:44air hujan tersebut tidak masuk ke borong-borong sehingga tidak menggeriskan,
02:49dan kita tidak semakin melebar.
02:52Agung, lalu untuk mengantisipasi Tanah Amblas ini semakin melebar,
02:56apakah juga sudah ada mitigasi terkait hal ini?
03:00Ya baik, memang Tanah Amblas ini awalnya mengetilkan karena hujan yang cukup beras,
03:10yang terjadi pada akhir pekan kemarin sehingga menyebabkan Tanah Amblas ini semakin melebar,
03:17dan sehingga dekat dengan pemukiman warga.
03:21Sejauh ini terdapat 2 rumah uni dan juga 1 fasilitas umum yang lokasinya sangat dekat sekali
03:28dengan Tanah Amblas ini.
03:30Namun, untuk saat ini dari 2 rumah uni dan juga masih digunakan.
03:36Dan pemerintah dari kelurahan sepempat tersebut,
03:42instansi terkait, telah menghimbau kepada warga ataupun pemilik rumah yang berada di sekitar lokasi Tanah Amblas ini,
03:51untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi hujan yang cukup deras dalam infansi maswaktu yang cukup lama.
03:58Jelas.
03:58Baik, terima kasih atas laporan Anda, Agung Bayu Aji, langsung dari Funus Subuh, Jawa Tengah.
04:03Selamat bertugas kembali.
Komentar