Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
WONOSOBO, KOMPAS.TV - Lokasi tanah amblas yang menyerupai sinkhole di Wonosobo, Jawa Tengah, hingga Rabu (11/02/2026) siang masih ditutup terpal. Dalam tiga hari terakhir, tanah amblas tersebut tidak mengalami pelebaran.

Hingga Rabu (11/02/2026) siang, tanah amblas di Kelurahan Mlipak, Wonosobo, masih ditutup terpal pada bagian pinggir. Selain terpal, titik tanah amblas juga diberi tanggul di bagian tepi lokasi.

Pemasangan tersebut bertujuan untuk meminimalisasi air hujan yang mengalir masuk ke dalam lubang tanah amblas. Akibat peristiwa ini, akses jalan menuju RT 02 Dusun Kasiran, Kelurahan Mlipak, terputus total.

Salah satu warga yang rumahnya terdampak menyebutkan tanah bergerak merusak rumahnya dan menyebabkan tembok bagian atas retak. Meski khawatir tanah bergerak semakin meluas, warga yang tinggal di sekitar lokasi masih bertahan di rumah mereka.

Tanah amblas ini diduga terjadi akibat gorong-gorong di bawah jalan ambrol. Aliran air yang terus menggerus tanah di sekitarnya menyebabkan terbentuknya lubang besar.

Baca Juga Situasi Terkini Bencana Tanah Bergerak di Tegal dan Semarang, Gubernur Jateng Singgung Relokasi di https://www.kompas.tv/regional/650016/situasi-terkini-bencana-tanah-bergerak-di-tegal-dan-semarang-gubernur-jateng-singgung-relokasi

#tanahamblas #sinkhole #wonosobo #jawatengah

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/650017/penampakan-tanah-amblas-mirip-sinkhole-di-wonosobo-akses-jalan-terputus-kompas-siang
Transkrip
00:00Kita ke informasi lainnya sodara, lokasi Tanah Ambles yang menyerupai Singhole di Monosobo, Jawa Tengah hingga Rabu Siang masih ditutup
00:09terpal.
00:10Dalam tiga hari terakhir, Tanah Ambles tidak melebar.
00:15Hingga Rabu Siang sodara, Tanah Ambles di Kelurahan Melipak Monosobo masih ditutup terpal pada bagian pinggir.
00:24Selain terpal, titik Tanah Ambles juga diberi tanggul di bagian tepi.
00:28Tepi lokasi yang ambles, pemasangan tersebut bertujuan untuk meminimalisir air hujan yang mengalir ke dalam Tanah Ambles.
00:36Akibat Tanah Ambles, akses jalan menuju RT2, Dusun Kasiran, Kelurahan Melipak terputus total.
00:42Salah satu warga yang rumahnya terdampak menyebut, Tanah Bergerak merusak rumahnya dan membuat tembok bagian atas retak.
00:50Meski khawatir, Tanah Bergerak semakin meluas, warga yang tinggal dekat lokasi Tanah Bergerak masih bertahan di rumah mereka.
00:58Tanah Ambles diduga terjadi karena gorong-gorong yang berada di bawah jalan yang ambrol.
01:03Air yang mengalir di gorong-gorong mengerus tanah di sekitar hingga berlubang.
01:10Setelah penanganan ini untuk kondisinya bagaimana Pak?
01:14Sekarang masih aman-aman saja. Mudah-mudahan tidak ada hujan lebat lagi supaya tidak ada kejadian yang lebih kemarin.
01:22Sementara rumah utama masih bisa dihuni ya Pak?
01:25Masih bisa ya. Mudah-mudahan saya tidak merabat lagi ke sini.
01:29Soalnya jarangnya tinggal satu meter dari lubang yang dalam.
01:33Ya cuma artinya was-was saja lah.
01:36Kalau tidak dihujan.
01:40Untuk rumah lain ini yang di sekitar lokasi apa juga masih dihuni itu Pak?
01:46Itu masih sebelahnya kan untuk toko itu. Masih dipakai juga.
01:50Jadi tidak ada yang dikosongkan.
01:53Lebih lengkap soal Tanah Amblas di Wonosobo kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV Agung Bayu Aji.
02:00Selamat siang Agung. Bagaimana kondisi terkini di lokasi Tanah Amblas?
02:05Ya baik selamat siang jelas dan juga pemirsa sampai Rabu siang.
02:10Ini untuk tradisi Tanah Amblas masih tampak di belakang saya ini yakni dengan panjang sekitar 10 meter,
02:19lebar 5 meter, dan kedalaman sekitar 8 meter.
02:22Untuk Tanah Amblas ini pada hari Senin kemarin dari instansi terkait,
02:29telah mengutupi lubang tersebut dengan serpal di pinggir lubang tersebut,
02:37serta di atasnya diberi tanggul hal tersebut untuk mengantisipasi jika terjadi hujan yang cukup beras,
02:44air hujan tersebut tidak masuk ke borong-borong sehingga tidak menggeriskan,
02:49dan kita tidak semakin melebar.
02:52Agung, lalu untuk mengantisipasi Tanah Amblas ini semakin melebar,
02:56apakah juga sudah ada mitigasi terkait hal ini?
03:00Ya baik, memang Tanah Amblas ini awalnya mengetilkan karena hujan yang cukup beras,
03:10yang terjadi pada akhir pekan kemarin sehingga menyebabkan Tanah Amblas ini semakin melebar,
03:17dan sehingga dekat dengan pemukiman warga.
03:21Sejauh ini terdapat 2 rumah uni dan juga 1 fasilitas umum yang lokasinya sangat dekat sekali
03:28dengan Tanah Amblas ini.
03:30Namun, untuk saat ini dari 2 rumah uni dan juga masih digunakan.
03:36Dan pemerintah dari kelurahan sepempat tersebut,
03:42instansi terkait, telah menghimbau kepada warga ataupun pemilik rumah yang berada di sekitar lokasi Tanah Amblas ini,
03:51untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi hujan yang cukup deras dalam infansi maswaktu yang cukup lama.
03:58Jelas.
03:58Baik, terima kasih atas laporan Anda, Agung Bayu Aji, langsung dari Funus Subuh, Jawa Tengah.
04:03Selamat bertugas kembali.
Komentar

Dianjurkan