00:00Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK ungkap Meeting of Minds dibalik suap pengadilan Depok
00:06Komisi Pemberantasan Korupsi menanggapi tegas polemik dugaan suap di pengadilan negeri Depok
00:11yang memunculkan istilah negara menyuap negara
00:14Kasus ini menyita perhatian publik karena melibatkan dua institusi pelat merah
00:19yakni Oknum PT Karabadigdaya yaitu anak usaha kementerian keuangan sebagai pemerintah suap
00:25dan Oknum pimpinan PN Depok sebagai penerima
00:29Pelaksana tugas deputi penindakan dan eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu
00:34menyebut praktik tersebut terjadi karena adanya kesepakatan kepentingan atau Meeting of Minds
00:39PT Karabadigdaya menginginkan eksekusi cepat atau selahan sengketa
00:43sementara kewenangan itu berada di PN Depok
00:46KPK menegaskan lembaga anti rasuah tidak melihat latar belakang institusi pelaku
00:51baik berasal dari BUMN, anak perusahaan kementerian, maupun lembaga peradilan
00:56semuanya diterlakukan sama di mata hukum
00:59fokus KPK adalah adanya unsurnya jahat atau mensreya
01:02yang kemudian terwujud dalam kesepakatan melawan hukum
01:06sebagai informasi kasus ini terungkap pelat operasi tangkap tangan pada 5 Februari
01:112026 KPK menetapkan 5 tersangka termasuk ketua dan wakil ketua PN Depok
01:17seorang jurusita serta dua pejabat PT Karabadigdaya
01:21KPK memastikan proses hukum akan terus berjalan tanpa pandang bulu
01:25terima kasih telah menonton!
01:28terima kasih telah menonton!
01:30selamat menonton!
01:31subscribe!
Komentar