Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Mensesneg Prasetyo Hadi dan KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto usai menggelar rapat pimpinan TNI-Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Prasetyo mengatakan Prabowo secara khusus meminta kepada pimpinan TNI-Polri agar tidak ragu-ragu memberikan penghargaan kepada anggota yang telah berbakti kepada negara.

"Bapak Presiden secara khusus menyampaikan bahwa meminta kepada pimpinan TNI maupun Polri untuk tidak ragu-ragu kemudian juga tidak segan-segan untuk memberikan penghargaan kepada anggota TNI maupun Polri yang telah menunjukkan darmabakti kepada negara," ujar Prasetyo.

Sementara itu, Maruli mengatakan tengah menyiapkan pasukan yang akan dikirimkan untuk pasukan perdamaian Board of Peace.

Baca Juga Prabowo Gelar Rapat Evaluasi Kinerja TNI Polri di Istana Kepresidenan di https://www.kompas.tv/nasional/649480/prabowo-gelar-rapat-evaluasi-kinerja-tni-polri-di-istana-kepresidenan

#marulisimanjuntak #mensesneg #prabowo

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/649547/full-mensesneg-kasad-maruli-ungkap-arahan-presiden-prabowo-usai-rapat-tni-polri-di-istana
Transkrip
00:00Supaya itu kan semua sebenarnya sudah ada di berita, jadi pendapat beliau, penilaian beliau, semua sudah berjalan baik supaya terus ditingkatkan.
00:08Itu kan dengan pengiriman pasukan BOP itu Pak?
00:11Ya itu kan masih terus berjalan ya, jadi kan kami menunggu dari hasil koordinasi ke yang mengkoordinir di Gaza, nanti ke Mabesta ini, Mabesta ini nanti ke Mabesta memerlukan personil yang berkarakter apa.
00:28Nanti kami siapkan, begini gitu.
00:31Tapi persiapannya sudah?
00:32Sudah jalan, sudah mulai berlatih orang-orang yang kemungkinan kan kita nanti kan jadi perdamaian, jadi berarti si jenis kesehatan yang seperti-seperti kami siapkan.
00:43Kalau Mabesta ini akan di Gaza ya, bukan di Lebanon?
00:47Ya saya belum terlalu ini ya, lebih baik bertanya ke Mabesta ini biar lebih jelas, kalau kami hanya penyiapan pasukannya saja.
00:54Bisa satu brigada 5.000, 8.000 mungkin, tapi masih bernego semua, belum pasti, jadi belum ada kepastian angka sampai sekarang.
01:04Atau apa perlindungan TNI dalam?
01:06Ya belum bisa saya pastikan, karena saya tidak ikut gitu, saya bagian penyiapan.
01:10Bapak, soal perlindungan TNI dalam pemberantasan terorisme itu seperti apa akan dibuat?
01:17Itu biar saja nanti dari Mabesta ini ya, Mabesta ini dari Kemhan, biar.
01:23Kalau kami kan masih pembinaan Angkatan Darat, jadi kita tidak mengikuti detail apa yang didiskusikan tentang itu.
01:31Baik, terima kasih kepada teman-teman media semuanya, jadi hari ini Bapak Presiden berkesempatan memberikan pengarahan dalam forum rapat pimpinan TNI dan Polri.
01:49Ini adalah agenda rutin tahunan sebetulnya, jadi setiap awal tahun selalu ada forum rapat pimpinan TNI maupun Polri.
02:00Dan hari ini, Alhamdulillah, Bapak Presiden dapat memberikan pengarahan dan kebetulan mengundang para pimpinan TNI dan Polri untuk mendapatkan pengarahan di Istana Merdeka Jakarta.
02:15Ada pesan itu, Pak Arman-Arman yang diberikan Bapak Presiden dari Bapak Presiden?
02:20Ya, yang pertama tentu sebagai panglima tertinggi, TNI maupun Polri, tentu Bapak Presiden memberikan pengarahan-pengarahan untuk bagaimana TNI maupun Polri harus menjadi institusi yang kuat, yang proposional.
02:42Dan terutama tadi pesan beliau adalah untuk menjadi tentara rakyat dan polisi yang dicintai oleh rakyat.
02:52Di dalam pengarahan beliau, tadi juga beliau menyampaikan terima kasih, penghargaan dan apresiasi kepada TNI maupun Polri,
03:03yang dalam satu tahun lebih masa kepimpinan Bapak Presiden Prabowo, TNI maupun Polri terus menjadi garda terdepan di dalam membantu dan mensukseskan seluruh program-program pemerintah
03:17yang semua program itu selalu orientasinya adalah untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa, dan kepentingan negara.
03:26Di atas segala kepentingan pribadi maupun golongan.
03:30Bapak Presiden juga kembali selalu beliau di dalam forum apapun itu menyampaikan bahwa intinya kita semua harus bersatu.
03:41Jadi beliau tadi juga memberikan penekanan untuk TNI maupun Polri terus merapatkan barisan, terus memperbaiki diri,
03:53dan terutama bersatu untuk kepentingan bangsa dan negara.
03:57Tadi di bawah pemerintah?
03:59Enggak ada.
04:00Pasti Bapak Presiden memang secara khusus tadi juga menyampaikan bahwa
04:11meminta kepada pimpinan TNI maupun Polri untuk tidak ragu-ragu,
04:17kemudian juga tidak sekan-sekan untuk memberikan penghargaan kepada anggota TNI maupun anggota Polri
04:25yang telah menunjukkan termobaktinya kepada bangsa dan negara,
04:29telah menunjukkan dedikasinya, telah menunjukkan pengabdiannya dalam berbagai bentuk penghargaan tersebut.
04:36Misalnya dalam hal bentuk kenaikan pangkat,
04:39ataupun kesempatan untuk mendapatkan kesempatan melaksanakan pendidikan yang lebih tinggi lagi.
04:47Evaluasi, tadi kan bagian dari evaluasi,
04:57jadi untuk menjadi TNI yang kuat, yang profesional,
05:03yang maju itu kan bagian juga dari bentuk evaluasinya gitu,
05:06untuk terus bersatu,
05:08mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dan kepentingan masyarakat gitu.
05:11Kalau kita perhatikan kan baik TNI maupun Polri,
05:14memang dalam satu tahun ini banyak juga melaksanakan tugas-tugas yang mungkin selama ini dianggap itu di luar tupuks,
05:24tetapi sebagai tentara rakyat, sebagai polisi rakyat,
05:29kita merasa bahwa kehadiran TNI maupun Polri betul-betul sangat membantu masyarakat kita.
05:35Dalam hal penanganan bencana TNI-Polri berada di perda yang paling depan,
05:40kemudian dalam hal pembangunan-pembangunan program-program pemerintah,
05:46termasuk jembatan-jembatan di daerah-daerah terpencil,
05:48baik TNI maupun Polri juga bekerja keras untuk ikut membangun,
05:52sehingga bisa meringankan beban masyarakat.
05:55Kalau untuk penanganan teroris itu tadi dibahas,
05:57ya masing-tahun yang terlibas?
05:59Secara spesifik tidak?
06:00Kalau jika masalah ada,
06:01Di luar pembahasan Rabin tadi.
06:15Secara spesifik arahan dari Bapak Presiden
06:19memang di dalam forum tadi tidak secara eksplisit beliau sampaikan,
06:23tetapi dalam berbagai forum kami di lintas kementerian,
06:26dalam rangka persiapan bulan suci Ramadan dan persiapan lebaran,
06:33kami terus berkoordinasi dan baik TNI maupun Polri selalu hadir,
06:37karena bagaimana menampun juga saling berkaitan ya,
06:40misalnya dalam hal penanganan pelancaran lalu lintas,
06:44di situ juga menjadi domen, menjadi tugas teman-teman dari kepolisian.
06:48Tidak ada di dalam pembahasan Rabin TNI-Polri yang berusahaan selesai.
07:14Oke?
07:15Mas soal hari pers nasional, Mas sudah dihidupkan?
07:20Ya, tentu kami mewakili,
07:23Presiden mewakili pemerintah mengucapkan selamat hari pers nasional
07:26dengan harapan dan doa
07:29supaya pers kita terus menjadi pers yang maju,
07:36yang bertanggung jawab,
07:38yang semakin profesional dan bersama-sama,
07:42mari kita menjadi pilar demi kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai.
07:48Terima kasih kepada seluruh insan pers yang selama ini telah tentu bekerja keras,
07:54luar biasa di dalam menyampaikan segala sesuatu,
07:58keberhasilan-keberhasilan maupun permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat.
08:02Mari kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk menghindarkan diri dari adanya hoax,
08:10adanya disinformasi, adanya pemberitaan-pemberitaan yang tidak bertanggung jawab,
08:17yang dapat merusak sendiri-sendiri kehidupan bangsa kita.
08:19Terima kasih.
08:21Terima kasih.
08:26Di luar rapim?
08:27Nanti dululah di luar rapim.
08:29Apa di luar rapim?
08:36Sedang dibicarakan.
08:39Iya, didiskusikan.
08:46Ya, justru disitu.
08:47Semua saling dilihatkan yang menjadi tugas pokok,
08:49kemudian juga dilihat satu skala,
08:52kedua memang mau tidak mau kita menyadari bahwa
08:55segala sesuatu berkembang,
08:58termasuk dalam hal dunia terorisme itu juga berkembang.
09:02Nah, disitulah kemudian dibutuhkan aturan-aturan
09:10dan dibutuhkan penanganan-penanganan
09:11yang dapat mengantisipasi perkembangan-perkembangan tersebut.
09:15Tapi kalau persumbangannya,
09:17mengapa diatur dalam perpres tidak dihubung TNI?
09:20Ya, ini kan masalah teknis ya,
09:23karena misalnya undang-undang TNI kan sudah disahkan,
09:27sudah direvisi.
09:28Nah, kemudian kita melihat bahwa
09:32untuk mempercepat proses itu,
09:36ini masalah kebutuhan saja.
09:38Kebutuhan, barangkali kita akan mengaturnya
09:41tidak dimasukkan di dalam undang-undang.
09:45Bukan ditutup,
09:52dialihkan pengelolaannya.
09:55Berarti masih bisa beraktifitas?
09:56Masih, dan kita sudah berkomunikasi
09:59beberapa waktu lama
10:00dengan seluruh karyawan dan pegawai di Utansota.
10:05untuk pemiraman yang sudah dikirim ke depan?
10:11Untuk surprise pemiraman yang sudah dikirim ke depan?
10:15Surprise?
10:16Pimpinan yang sudah dikirim.
10:18Namanya mas?
10:19Oh, belum, belum.
10:21Tapi tersepansi.
10:22Sekarangnya demikian,
10:23kita lihat ininya ya,
10:25apa namanya,
10:26waktunya memungkinkan atau tidak.
10:28Ini karena kan bicaranya masalah
10:29kecepatan ya,
10:30tanpa ada juga kewenangan-kewenangan yang dilanggar.
10:34Itu kan panselnya juga
10:36yang memiliki kewenangan untuk pansel kan juga presiden kan.
10:39Nama-namanya sudah ada?
10:40Belum.
10:41Belum ada.
10:41Ini kan lupa sekali-kali yang bisa dikirim.
10:44Bahwa pemerintah mungkin
10:45bisa jaga belanjanya
10:47supaya sudah melanggar
10:49dari fiskal gitu.
10:50Jadi investor juga disembali
10:52kalau dari pemerintah
10:52apakah akan merubah
10:53seperti fiskalnya
10:54mungkin jadi dunia efisien
10:56atau mungkin belanjanya dikurangi
10:57di tahun kemarin.
10:58Menjualkan selama ini juga
10:59tidak ada yang dilanggar.
11:02Katasan defisi juga masih
11:04terjaga.
11:07Yang penting kita berkonsentrasi
11:08supaya undang mental ekonomi kita
11:10kuat, sektor real kita
11:12kita genjor.
11:13Belanja pemerintah di
11:14awal tahun juga
11:16semaksimal mungkin kita
11:18dorong.
11:20Jadi kita
11:20optimis aja
11:22dengan pengolahan kita.
11:23Pengatasi mungkin
11:24kekhawatiran
11:25pemerintah dan lembaga rating
11:26gimana?
11:27Apakah kawat komunikasi aja
11:29dengan mereka bahwa kita
11:30dengan mental yang baik?
11:32Oh iya, iya.
11:33Komunikasi terus dilaksanakan ya
11:35selain
11:35apa yang tadi sudah saya sampaikan.
11:38Kalau masalah
11:39berkomunikasi
11:41dengan teman-teman
11:42terus dilakukan
11:43pemerintah.
11:44Program tidak ada yang berubah
11:45berarti ya?
11:45Tidak.
11:46Tidak.
11:47Pak Pak Pak Pak Pak Pak Pak Pak Pak Pak
11:53Pesan selalu kalau pesan dalam hal ini dianggap
12:11Bapak Presiden
12:23Bapak Presiden adalah
12:24terus bekerja untuk
12:25kepentingan bangsa dan negara
12:27untuk merah putih
12:28untuk rakyat Indonesia
12:30yang kita cintai.
12:32Apapun itu
12:33tugas kita berbeda-beda
12:35Di bidang apapun, selalu beliau menekankan, mari kita bekerja dengan penuh rasa cinta tanah itu.
12:42Termasuk kepada Pak Thomas Jiwandono, dan mungkin dalam kesempatan ini kita juga menyampaikan terima kasih atas pengabdian beliau selama menjadi Wakil Menteri Keuangan,
12:52dan sekarang melanjutkan amanah di Deputi Gubernur Bank Indonesia juga bukan sesuatu pekerjaan atau amanah yang beringat.
13:01Jadi selamat bertugas, semoga selalu diberikan pelancaran, kekuatan di dalam pengabdian kepada dosa dan negara.
13:09Terima kasih.
13:10Oke, semuanya? Terima kasih ya.
13:12Terima kasih.
13:13Sudah?
13:14Belum.
Komentar

Dianjurkan