Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan menteri luar negeri dan mantan wakil menteri luar negeri ke Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah isu global, termasuk partisipasi Indonesia dalam Board of Peace atau Badan Perdamaian.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berjuang bersama rakyat Palestina. Komitmen tersebut disampaikan langsung dalam pertemuannya dengan para mantan menteri luar negeri.

Indonesia juga menegaskan akan tetap berpegang pada penyelesaian konflik melalui two states solution, yakni solusi dengan berdirinya dua negara berdaulat, Palestina dan Israel, yang hidup berdampingan secara damai.

#prabowo #jakarta #menlu

Baca Juga Anggota Brimob Gorontalo Kembangkan Usaha Arang Briket, Tembus Pasar Ekspor Asia-Eropa di https://www.kompas.tv/regional/648737/anggota-brimob-gorontalo-kembangkan-usaha-arang-briket-tembus-pasar-ekspor-asia-eropa

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648738/presiden-prabowo-temui-eks-menlu-tegaskan-komitmen-indonesia-dukung-palestina-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan Menteri Luar Negeri dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri ke Istana Kepresidenan Jakarta.
00:08Dalam kesempatan itu dibicarakan sejumlah isu global diantaranya keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace atau Badan Perdamaian.
00:18Dalam pertemuannya dengan mantan Menteri Luar Negeri, Presiden Prabowo menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk selalu berjuang bersama rakyat Palestina.
00:27Indonesia tetap akan berpegang pada penyelesaian two-state solution, yakni penyelesaian konflik dengan berdirinya dua negara berdaulat, Palestina dan Israel, yang hidup berdampingan secara damai.
00:40Penjelasan beliau itu bahwa Indonesia tidak pernah meninggalkan komitmen terhadap perjuangan Palestina dan tetap menginginkan adanya two-state solution.
00:56Itu kalau istilah awamnya itu adalah harga mati, two-state solution.
01:03Jadi oleh Bapak Presiden tadi dikatakan kalau Board of Peace ini kelihatan tidak sejalan dengan cita-cita bangsa Indonesia, maka dengan mudah kita bisa keluar.
01:18Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan