Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Lebaran yang tinggal sebentar lagi membuat tradisi mudik kembali menjadi perhatian masyarakat. Salah satu persiapan penting adalah memilih kendaraan yang tepat untuk perjalanan bersama keluarga.

Dalam dialog kali ini, pembahasan difokuskan pada tips memilih mobil mudik keluarga, khususnya di ajang IIMS 2026, bersama praktisi otomotif Anjar Leksana. Simak dalam video berikut ini.

Baca Juga IIMS 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 190 Peserta dan 62 Merek Kendaraan di https://www.kompas.tv/nasional/648916/iims-2026-resmi-dibuka-hadirkan-lebih-dari-190-peserta-dan-62-merek-kendaraan

#mudiklebaran #iims2026 #otomotif #lebaran2026

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648926/full-praktisi-otomotif-bongkar-tips-pilih-mobil-mudik-keluarga-di-iims-2026
Transkrip
00:00Lebaran sebentar lagi, yang artinya mudik di depan mata.
00:03Nah bagaimana tips memilih mobil mudik untuk keluarga, khususnya di gelaran EMS 2026?
00:09Kita bahas soal ini bersama praktisi otomotif Anjar Lesana.
00:12Selamat pagi Mas Anjar.
00:14Halo selamat pagi Mbak Okra.
00:16Oke Mas Anjar, apa sih sebetulnya keunggulan mobil konvensional di saat sekarang tuh lagi apa happening,
00:22lagi bergairah mobil listrik maupun juga mobil hybrid?
00:24Betul, jadi sebenarnya kalau kita bicara utilitas, kendaraan hybrid, kendaraan EV, dan kendaraan konvensional
00:31punya fungsi dan kegunaan masing-masing.
00:35Tapi kalau kita bicara benefit dari kendaraan yang konvensional,
00:38dari bensin atau solar, bermesin diesel, memang banyak digunakan di Indonesia
00:43karena memang satu marketnya sudah terbentuk dan ekosistemnya sudah kuat di Indonesia.
00:48Mulai dari pabrikan Jepang, ada dari brand Korea, bahkan Amerika atau Eropa, sudah lama di Indonesia.
00:53Nah, dari tiga model yang tadi saya sebutkan, kendaraan bensin masih diminati di Indonesia
01:00karena satu infrastruktur di Indonesia kan secara pengisian listrik itu ya SPKLU belum merata,
01:06hanya di kota-kota terbentuk.
01:08Makanya jenis kendaraan bensin masih diminati.
01:11Kemudian, kendaraan bensin untuk konsumen di daerah lebih suka jenis mobil bensin ataupun solar
01:18karena satu perawatannya lebih gampang, misal kita mau merawat di bengkel resmi atau di bengkel biasa pun bisa.
01:25Terus yang paling unik dari market Indonesia adalah diesel value kan.
01:29Kita sebelum beli mobil, dibikirkan gimana sih kalau milil juannya, apakah akan turun atau nggak.
01:34Nah, jenis mobil bensin itu kebanyakan atau mobil solar, kebanyakan punya diesel value yang bagus.
01:41Misal kalau kita beli mobil setahun, setelah itu kita jual lagi,
01:45biasanya penurunan atau depresiasinya berkisar 5% kalau kondisinya normal.
01:50Jadi, itulah kenapa alasan mobil bensin masih banyak atau mobil solar diterima di Indonesia.
01:56Terus, orang daerah juga banyak yang suka tipe penggerak belakang untuk jenis ais, konfesional.
02:02Karena jenis tipe penggerak belakang itu, kan daerah kan kebanyakan daerah pegunungan gitu kan,
02:08untuk punya traksi lebih baik.
02:10Dan perawat, yang paling utama sih itu karena perawatan gampang dan diesel value-nya lebih oke.
02:17Oke, tapi balik lagi kan tentu bagaimana kebutuhan oleh masyarakat gitu ya, Sambil.
02:21Betul.
02:22Apa namanya, perkembangan teknologi juga dibarengi dengan itu.
02:25Nah, Mas Anjar, IMS ini kan kalau kita hitung-hitung di gelarnya menjelang lebaran.
02:29Apakah ini bisa dikatakan jadi momentum buat masyarakat milih mobil buat mudik?
02:33Nah, jenis seperti apa untuk mudik jarak jauh?
02:35Kalau tadi Mas Anjar bilang sebetulnya kalau secara ekosistem,
02:38ya masyarakat lebih memilih misalnya mobil yang konvensional gitu.
02:43Iya, tepat sekali.
02:44Jadi, kalau IMS 2026 ini adalah ajang atau momentum yang paling tepat untuk berburu kendaraan baru untuk mudik.
02:50Ya kan, apalagi APM juga, APM otomotif dan dealer-dealer juga sudah berlomba-lomba.
02:55Mereka kan promo terbaik harga-harga spesial di IMS.
02:58Kayak misal ada beberapa-berapa kemarin ada kendaraan untuk keluarga.
03:02Harga spesial di IMS harganya 300 juta.
03:04Nah, setelah IMS selesai normal jadi 350 juta.
03:07Bahkan lumayan kan ada beda 50 juta.
03:10Nah, itu bisa dijadikan momentum untuk berburu kendaraan yang paling ideal untuk keluarga.
03:18Pilihannya banyak.
03:19Ada hybrid, ada konvensional, ada EV.
03:22Kita kemudian lagi sesuaikan dengan preferensi kita mengumudi dan tentu budget.
03:27Nah, kan lumayan kan kalau ada promo-promo menarik di sana.
03:30Nah, terus kalau misal mana sih yang ideal buat mudik?
03:34Kalau misal kita bicara ideal kenyamanan jenis MPV atau SUV tentu punya kenyamanan lebih dibandingkan jenis mobil yang lain yang short wheelbase atau jarak sudut.
03:46Subur rodanya lebih panjang tuh lebih nyaman dipakai.
03:50Nah, kalau sekarang di IMS kemarin juga ada pabrikan besar T-Brand yang meluncurkan mobil sejuta umat hybrid.
03:58Nah, harganya cuma 300. Kemarin harga 302 juta ya kalau nggak salah.
04:03Mulai dari di garas 2. Nah, kalau harganya normalnya bisa di atas itu.
04:07Nah, hybrid terjangkau itu mungkin bisa jadi pilihan terbaik untuk mudik karena satu senyap.
04:13Kalau misal dipakai untuk macet-macetan juga bisa irit.
04:16Terus kita nggak harus sering-sering mampir ke SPBU.
04:19Apalagi kita tahu kan, tol transjawa biasanya kalau pas lagi padat, sistem buka-tutup.
04:23Nah, itu pasti jadi benefit tersendiri.
04:26Kemudian SUV juga banyak dipakai di Indonesia karena antara SUV dan MBV di Indonesia desain itu sebenarnya agak-agak relatif mirip ya.
04:35Pabrikan itu pengen menyuguhkan desain yang SUV kotak, tangguh, kokoh.
04:40Di sisi lain mereka juga pengen menyuguhkan kenyamanan MBV.
04:44Makanya nggak heran kalau sekarang pabrikan di Indonesia itu menyesuaikan culture memandukan arah MBV dan LSUV gitu.
04:52Oke, jadi memang kalau lagi pameran nih saatnya berburu,
04:56salah satu tadi soal bagaimana diskon juga sekaligus lihat-lihatin apa sih yang jadi teknologi yang terbaru sekarang.
05:01Nah, Mas Anjar, lebaran kan juga diprediksi mungkin masih dalam musim hujan gitu ya.
05:05Apa pertimbangan jenis mobil bagi konsumen kalau melihat kebutuhan soal cuaca itu tadi?
05:10Nah, masih sama. Sebenarnya jenis MBV, jenis SUV itu kan paling dimana sih.
05:16Kalau kita melihat data penjualan dari Gagino pun begitu,
05:19sebulan atau sebelum lebaran Yudhul Mitri itu malah yang paling laku jenis-jenis misalnya MBV itu kan MBV sejuta umat.
05:27Bahkan yang paling ikonik lagi ada yang medium MBV yang diproduksi oleh lokal perusahaan otomotif pabrikan ternama di Indonesia.
05:35Karena ya mungkin satu bisnis jenis-jenis MBV atau SUV yang Indonesia sudah disesuaikan dengan kondisi medan di sini.
05:43Kenapa penggunanya banyak?
05:45Karena satu seven-seater kan itu sesuai dengan favorit atau kesukaan konsumen di sini.
05:50Terus selain seven-seater, ground clearance-nya juga sudah tinggi-tinggi ya kendaraan sekarang.
05:55Karena kita tahu kondisi di jalanan di Teras Jawa atau di luar manapun sering ya kondisi hujan, banjir.
06:02Itu relatif aman untuk menerjang genangan selama tidak berlebihan ya.
06:06Tidak sampai di atas fender mobil itu artinya itu sudah tidak bisa dilewati.
06:11Nah itu-itu jadi pilihan.
06:13Kemudian mumpung ada GMS, itu masih banyak banget mobil-mobil baru yang bertebaran lah promonya dan macam-macamnya.
06:23Spesifikasi kita bisa adu, mumpung ada GMS, mumpung ada harga promo, itu kita masyarakat bisa memanfaatkan betul-betul GMS ini.
06:33Tapi lagi-lagi harus ditanya, pengiriman juninya kapan?
06:37Biasanya walaupun loncengnya hari ini atau kemarin, pengiriman juninya bisa dua, tiga bulan kemudian, pastikan pengiriman juninya kapan.
06:47Oke, jenis mobil Tata itu juga biasanya inden segitu lah.
06:50Oke, Mas Anjar, kalau itu tadi soal cuaca, nah jumlah keluarga artinya juga bisa jadi pertimbangan ya untuk memilih mobil baru itu tadi?
06:58Betul mbak, jadi jenis mobil keluarga, jumlah keluarga itu pasti jadi pertimbangan.
07:04Kenapa ya Indonesia kan punya biasanya rata-rata keluarga di Indonesia kan punya jumlahnya banyak ya, 5-7 orang katakanlah.
07:10Itulah kenapa jenis MBV, jenis SUV, 7-seater, paling banyak pengumarnya di Indonesia.
07:18Harganya juga, varianya juga banyak, mulai dari bensin, hybrid, itu apa ya, banyak lah.
07:27Terus, sebenarnya ini, kita otomotif itu kan ranahnya sebenarnya, dalam tanda kutip, kita ranahnya laki-laki kan.
07:35Walaupun kita laki-laki, ketika kita mau membeli mobil, bahkan yang jadi decision-maker-nya malah bukan kita, tapi bahkan istri kita.
07:44Karena misal kita sudah pengen mobil A, tapi istri kita ngotot, pengen, enggak, yang pengen MPV yang jenis itu, mereknya itu, jadi kita pun jadi A.
07:51Yaudah, yang penting demi kebahagiaan anak dan istri, lebih memilih sesuai keinginan istri.
07:57Makanya sales-sales kayak di MS, ketika kita ada suami istri, yang didekati adalah istrinya ibu, ini ada dengan produk baru, blablabla, gitu.
08:04Jadi itu salah satu pertimbangan, dan ternyata juga ada risetnya bahwa istri punya kontribusi untuk pemilihan sebuah mobil keluarga, apalagi untuk mudik sebentar lagi.
08:19Oke, kalaupun itu bisa diisi ke dalam satu mobil jadi pertimbangan, tapi boleh enggak nih, misalnya Mas Anjar itu, misalnya 3 row, terus diisi sebanyak-banyaknya penumpang, diisi misalnya muat 8, ya 8 gitu.
08:30Gimana cara nyitung keamanannya di saat, kalau mudik kan biasanya bawa-bawa, apa namanya, barang bawaan, diatasnya juga ada roof rack, dan lain sebagainya.
08:38Betul, jadi kalau misalnya jumlah penumpang sesuaikan dengan jumlah seatbelt, kalau misalnya seatbeltnya ada 7, berarti bisa dimuakti oleh 7 orang.
08:46Dan kalau bicara misalnya keamanan, sebenarnya yang namanya mobil, MPV, SUV semuanya itu ada yang namanya daya angkut, daya muat.
08:54Nah, gimana sih cara kita menghitungnya daya angkut itu, bisa dilihat dari, misalnya kita melihat buku pedoman, manual, atau petunjuk, kalau kita beli dari dealer kan biasanya tersedia.
09:04Kita punya mobil apa, gross vehicle weight-nya berapa, misalnya ambil contoh SUV, GVW-nya adalah 2.100 kg.
09:12Kemudian berat kosongnya adalah 1.500, artinya 2.100 dikurangi 1.500, ketemulah 600 kg.
09:19600 kg itu adalah daya angkut mobil kita.
09:24Jadi kalau kita simulasikan, misalnya kita anggaplah contoh membawa 5 penumpang dengan bobot badan penumpangnya, 100 kg.
09:33Jadi 5 orang 500 kg kan, sisa 100-100 itu berarti adalah bawaan kita yang bisa kita muat di dalam mobil kita.
09:40Terus 100 kg itu, stimulaskan lagi, kalau kita berpergian pakai koper yang ukuran 28 inch, kalau kita padatkan, betul, biasanya kan bisa ketemu angka 25 kg kan, kalau kita di pesawat kan juga bisa ditimbang.
09:55Nah, jadi 100 kg bisa setara dengan 4 koper yang ukurannya 28 inch, yang bisa kita letakkan di bagian belakang.
10:06Letakkan juga harus aman supaya tidak, misalnya kalau kita ngerem mendadak, tidak loncat ke depan, seperti itu.
10:12Oke, itulah PRnya, karena suka luput nih, kalau misalnya masih muat ada space dikit langsung dimasukin, atau misalnya orangnya juga dimaksimalin.
10:20Oke, Mas Anja, kita balik lagi, soal kalau misalnya konsumen ini ditawarin banyak diskon di MS oleh antar agen pemegang mereng, ini gimana cara menyikapinya?
10:31Mana yang bisa jadi pertimbangan untuk akhirnya deal, milih satu mobil tertentu atau kendaraan tertentu?
10:38Ya, memang biasanya marketing di otomotif memang menyentuh sisi emosional yang membuat kita seolah-olah apa ya, itu kan sebenarnya kendaraan tidak urgent-urgent amat,
10:46tapi seolah-olah harus beli sekarang nih, kalau nggak besok harganya berubah nih, itu ya teknik marketing dan ya nggak apa-apa.
10:52Memang itu supaya memacu penjualan ya, di MS kan banyak promo-promo petebaran.
10:57Nah, kalau kita sudah, pertama kita pasti musah warahkan dulu sama keluarga, misalnya kita mau beli jenis MBV apa nih, untuk mudik kayak gini,
11:05ah mereknya X gitu, setelah kita kunci mereknya X, coba kita bandingkan dulu dengan merek yang lain-lain,
11:11dari spesifikasi, kita diskusikan, dari harga, nah kita cek nih cash flow-nya, gimana nih kalau beli kontan?
11:19Ya, kalau syukur-syukur idealnya kontan, tapi kan 280% konsumen di Indonesia kan membeli kendaraan menggunakan cara kredit.
11:27Nah, gimana sih kalau cara kredit? Oke, kita sudah kunci misal mobil X, varian tertentu, transmisi metik.
11:33Kita bandingkan nih, biasanya misal merek-merek T, sama-sama merek T, tapi kan disitu ada di boot itu, di MS, banyak sekali yang namanya leasing kan.
11:46Satu merek, tapi leasingnya ada enam, barangnya sama.
11:49Nah, itu coba kita nanya-nanya ke tenaga penjualnya, ini kalau ngambil leasing atau lembaga pembiayaan A, marginnya berapa, ini berapa, ini berapa, kita komparasikan.
11:59Setelah mungkin ketemu yang pilihan terbaik, baru kita memutuskan untuk membeli dan sekali lagi ditanya, jangan sampai kita belinya sekarang, dikirimnya enam bulan kemudian, karena saking banyaknya inden.
12:12Jadi ditanya kira-kira, kalau saya pengen buat lebaran, bisa nggak? Gini-gini, gini, gini. Seperti itu, Pak.
12:19Oke, jadi lagi-lagi kalau nggak cuma hitung-hitungan budgetnya aja, tapi bagaimana harus reset dulu sebelum berangkat, karena ya itu tadi ya bisa tergiur lapor mata buat datang ke pameran.
12:28Terima kasih praktisi otomotif Mas Anjar Laksana sudah bersama di Saper Indonesia pagi. Sehat selalu Mas Anjar.
Komentar

Dianjurkan