00:00Informasi selanjutnya lintang dan juga saudara di selawaktu sebagai api negara.
00:05Seorang anggota BRIMO, Polda Gorontalo, mengembangkan usaha arang briket di Kabupaten Gorontalo
00:12yang diekspor ke Asia hingga ke Eropa.
00:15Selain dapat meningkatkan perekonomian, usaha arang briket ini juga membuka lapangan pekerjaan.
00:21Berawal di tahun 2015, seorang anggota BRIMO, Polda Gorontalo, Ibda Arifin Mahajani, membuat usaha arang briket di Kabupaten Gorontalo.
00:33Di luar Jambina sebagai aparat kepolisian, Ibda Arifin awalnya hanya sebagai tembakat arang yang ditekuninya selama satu tahun.
00:42Ia kemudian melembangkan usaha briket ini.
00:46Tempurung kelapa menjadi bahan dasar pembuatan arang briket.
00:49Arang yang dibeli dari petani kemudian dijemur hingga kering.
00:54Setelah kering, tempurung kelapa kemudian dibakar.
00:57Namun, proses pembakarannya perlu kehatian-hatian.
01:00Lantaran saat pembakaran, tidak boleh terlihat api yang membesar.
01:04Karena seluruh tempurung akan hangus terbakar menjadi abu.
01:09Dari proses pembakaran ini menghasilkan dua jenis arang, yakni arang karbon dan arang briket.
01:14Arang karbon biasa digunakan untuk penjernihan air dan pertambangan.
01:19Sementara, arang briket banyak ditunggalkan untuk pembakaran yang tidak mengeluarkan asap.
01:25Arang briket ini nantinya dikirim ke Surabaya dan Palu untuk diekspor ke Asia, seperti Jepang dan Korea, serta Eropa.
01:34Permintaan arang briket ini meningkat terutama jelang musim dingin di Eropa.
01:37Harga jual arang briket mencapai 13.000 rupiah per kilogram.
01:42Dan dalam seminggu, pengiriman bisa mencapai 20 ton, tergantung dari permintaan dan ketersediaan bahan baku.
01:49Untuk ketersediaan bahan baku, Provinsi Gorontalo menjadi satu dari dua penghasilan kurung kelapa perbesar di Indonesia.
01:55Tempat usaha ini sengaja saya bangun di sini.
01:59Tujuan utamanya adalah menarik tenaga kerja, terutama ring satu yang di sekitaran sini.
02:05Karena memang lapangan kerja yang kita bentuk ini tidak lain dan tidak bukan untuk menyerap tenaga kerja yang nganggur di sekitaran daripada lokasi pekerjaan.
02:17Untuk tujuan ekspor, kalau kita pengiriman awalnya hanya ke Manado dan Sultan.
02:22Kemudian di sana mungkin masih diolah lagi ke Surabaya, ke sebagian besar ke Eropa dan Timur Tengah.
02:31Untuk produksi mingguan, kami bisa di posisi 20 ton.
02:37Sudah barang, sudah jadi arang.
02:40Paspor itu rutinitas berkelanjutan atau bagaimana?
02:43Iya, berkelanjutan.
02:45Tapi kita juga tergantung bahan baku.
02:46Karena fluktuatif tergantung harga kopra, kalau kopranya agak mahal akan berpengaruh terhadap bahan baku yang masuk.
02:56Karena akan banyak orang yang menjual dalam bentuk tempurung.
03:01Kalau misalnya dia kopranya turun, kemudian harga kelapa di pabrik kelapa bijinya mahal, orang lebih baik masuk ke pabrik.
03:10Jadi untuk bahan baku akan berkurang.
03:11Usaha brikat arang ini sangat menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian.
03:17Lantaran permintaan ekspor tidak pernah berhenti.
03:21Ibn Arifin Mahajani telah membuka dua tempat usaha arang brikat di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Poholwato.
03:27Dengan mempekerjakan sekitar 4-5 orang tenaga kerja.
Komentar