Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan terhadap Bupati Madiun Maidi.

Dalam operasi tangkap tangan ini diduga ada 15 orang yang ditangkap, termasuk Wali Kota Madiun Maidi. Sembilan orang di antaranya telah diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

Operasi ini diduga terkait dengan tindak pidana korupsi berupa fee proyek dan pengelolaan dana CSR di wilayah Kota Madiun.

Untuk lebih lengkap terkait OTT KPK di Madiun, sudah ada Jurnalis KompasTV, Arief Hidayatullah.

Baca Juga KPK OTT Beruntun, Sudewo & Maidi Tambah Daftar Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Terseret Korupsi di https://www.kompas.tv/nasional/645414/kpk-ott-beruntun-sudewo-maidi-tambah-daftar-kepala-daerah-hasil-pilkada-2024-terseret-korupsi

#walikotamadiun #ottkpk #kpk #maidi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/646719/ott-kpk-jerat-wali-kota-madiun-maidi-diduga-korupsi-kasus-fee-proyek-dan-dana-csr
Transkrip
00:00Dan untuk mengetahui informasi terkini terkait dengan operasi tangkap tangan di Madiun yang berkaitan dengan Bapak Maidi, kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV Arief Hidayatuloh di Madiun.
00:12Ya Arief bisa diinformasikan seperti apa informasi yang Anda dapatkan sore hari ini terkait dengan operasi tangkap tangan di Madiun?
00:18Selamat sore, selamat sore Sintia dan saudara. Beberapa saat yang lalu kami mendapatkan informasi bahwa sejumlah orang di wilayah kota Madiun ini terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
00:37Salah satu diantaranya diinformasikan dan diduga ini merupakan wali kota Madiun yakni Bapak Maidi yang saat ini tengah menjabat sebagai wali kota Madiun di periode kedua.
00:53Tim Kompas TV Madiun telah kami bagi satu berada di balai kota Madiun yang saat ini kondisinya memang sedang ada beberapa tamu yang berlulung lalang begitu dan informasi juga satu tim ini dilakukan pemeriksaan di Polres Kabupaten Madiun.
01:19Terkait apa Bapak Wali Kota Madiun ini terjaring OTTK-TK, informasinya terkait dengan free atau pengelolaan dana CSR di wilayah kota Madiun.
01:39Lalu proses operasi tangkap tangan ini berlangsung kapan sebenarnya, Arief?
01:46Ya pada sore hari tadi kita baru mendapatkan informasi dokos, memang ada tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi ini sedang melakukan penyelidikan di wilayah Madiun dan sekitarnya.
02:02Karena memang ini berdekatan sekali peristiwanya.
02:04Ya KPK memang kering berada di kota Madiun, menyusul tertangkap tangannya atau operasi tangan-tang di Kabupaten Konorogo pada waktu itu.
02:16Namun saat ini yang mengejutkan adalah Wali Kota Madiun ini diduga juga terjaring operasi tangkap tangan.
02:23Dan seimpulnya KPK tengah menyita uang dunia yang sejumlah juta rupiah akun, siapa saja yang ditangkap dan terkait pertanyaan apa, pertanyaan berapa jumlah barang bukti yang diamankan oleh KPK,
02:38kami akan terus mengkonsertasi kepada jumlah pihak terpatu kepada tim KPK yang berada di kota Madiun.
02:46Ya Arief, ada 15 orang yang diamankan, 9 di antaranya dibawa ke Jakarta.
02:53Dari 9 orang yang dibawa ke Jakarta ini, selain Wali Kota Madiun, siapa saja mereka?
03:00Baik, benar sekali.
03:01Saya lihat, kami juga mendapatkan informasi bahwa dalam operasi tangan-tangan ini KPK akan memamankan 15 orang.
03:08Seperti di antaranya Wali Kota Madiun, yang diinformasikan 9 orang telah diterbangkan ke Jakarta.
03:16Namun, kami belum mendapatkan informasi keinginan nama-nama siapa saja yang dari 15 orang ini.
03:24Baik 9 orang yang telah dibawa ke Jakarta, atau 6 orang cisanya yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di Kongres Madiun.
03:34Kami akan terus terutau dan mengkonsumsi kepada pihak lain siapa saja yang perlu diamankan bagi peristiwa Allah.
03:43Jika 9 orang dibawa ke Jakarta, artinya masih ada 6 orang yang sempat ditangkap saat ini masih berada di Madiun.
03:53Mereka ada di mana saat ini? Apakah ikut menjalani pemeriksaan?
03:56Benar melalui sini ya informasinya dari 6 orang yang masih berada di Madiun.
04:03Saat ini pernah menjalani pemeriksaan di Kongres Madiun dengan penjagaan ketat dari tim pemeriksaan Kongres Madiun.
04:11Tim kami akan terus mengikuti dan memberikan informasi terbaru terkait siapa yang ditangkap,
04:17dan terkait kasus apa, serta siapa-siapa nama detail dari 15 orang yang diduga harus diamankan dalam peristiwa ini.
04:29Di mana salah satu yang antaranya diinformasikan merupakan wali kota Maidu.
04:36Arief, lalu 9 orang yang diberangkatkan ke Jakarta ini saat ini apakah sudah berada di Jakarta?
04:43Atau jam berapa tepatnya berdasarkan informasi mereka diberangkatkan ke Jakarta?
04:49Ya, beberapa jam yang lalu kami mendapatkan informasi operasi tanggap panas ini pada pukul 14.00 waktu Indonesia Barat tadi.
04:58Namun pastinya pukul berapa KPK melakukan operasi tanggap panas ini, kami masih akan terus mengkonfirmasi berat yang terkait.
05:06Dan pada pukul 15.00 waktu Indonesia Barat tadi, kami mendapatkan informasi tim KPK ini dibanding menjadi dua,
05:14yaitu satu melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lanjutan di wilayah kota Maidu,
05:21serta beberapa tim di antaranya telah membawa ikutlah terduga yang terlibat menguruskan peristiwa ini kepada KPK.
05:28Namun, setelah pasti, dan nama-nama Jakarta yang telah terbawa, kami masih akan terus kita angkat informasikan kepada pihak terkait.
05:36Arief, informasi yang kita proles sampai sore hari ini operasi tanggap tangan berkaitan dengan korupsi berupa V-proyek
05:46dan juga pengelolaan dana CSR di wilayah kota Madiun.
05:49Apakah ini artinya ada pihak swasta yang turut ditangkap dalam operasi ini?
05:55Ya, Sintia dapat kami hormatikan bahwa memang kota Madiun ini berada di lokasi yang tadi strategis gitu ya,
06:06yang saat ini telah tengah menggabung kawasan wisata kota Pedestrian begitu,
06:14yang dikenal dengan nama Perlawan Street Center.
06:18Dan, kota Madiun ini hanya mengerolak APBD untuk tiga kota Madiun.
06:24Yang mana memang banyak pihak dari dukungan kota ini memberikan CSR kepada pemerintah kota Madiun.
06:32Di mana, wali kota sebagai kuasa penggunaan darah ini juga melakukan pengelolaan CSR.
06:39Namun, CFA dari bagian maha dan dari sumber atau perusahaan yang mana
06:44yang menjadi target operasi tangkap tanah KPK pada hari ini,
06:49kita juga akan teruskan konservasi walaan CSR.
06:54Arief, saat dilakukan penangkapan terhadap wali kota Madiun,
07:00apakah ada pernyataan yang sempat dikeluarkan oleh Maidi, wali kota Madiun ini?
07:05Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian
07:13maupun pihak dari pemerintah kota Madiun.
07:16Hanya saja, informasi terakhir yang kami dapatkan wali kota Madiun, Maidi ini,
07:23pada pagi tadi ini masih dijadwalkan untuk mengisi satu acara di kota Madiun.
07:29Sejauh ini kami masih belum mendapatkan rilis resmi dari Komisi Pemerintahan Korupsi.
07:597 milah pihak yang telah diamankan oleh Komisi Pemerintahan Korupsi itu pada hari ini
08:05sepertinya sebagai perperiksa begitu, biasanya kita akan memberikan rilis resmi 1x 24 jam
08:12sejak peristiwa penangkapan yang dilakukan atau sejak perperiksaan 7 milah pihak ini di jangkata begitu dunia.
08:22Baik, terima kasih Jurnalis Kompas TV, Arief Hidayatullah melaporkan langsung dari Madiun.
08:27Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan