00:00Yang juga menjadi sorotan saudara, seorang pedagang es gabus dianiaya aparat dituduh menggunakan bahan berbahaya.
00:07Korban mengalami memar di wajah dan bahu.
00:14Semenjak video dirinya viral diintimidasi aparat karena dituduh menjual es gabus menggunakan bahan berbahaya,
00:21Sudrajat mengaku belum kembali berjualan karena trauma.
00:25Dia berencana akan beralih usaha dengan menjual gorengan di sekitar rumahnya, namun masih terkendala peralatan.
00:33Sudrajat dituduh menjual es gabus menggunakan bahan berbahaya.
00:38Namun hasil pemeriksaan tim keamanan pangan Dokpolpol dan Metro Jaya menyatakan es gabus yang dijual aman untuk dikonsumsi.
00:45Usai video penganiayaannya viral, pedagang es gabus banjir bantuan.
00:58Selain bantuan bahan kebutuhan pokok, dia juga menerima satu unit sepeda motor dan modal usaha dari Kapolres Depok.
01:04Selama ini kami hadir di sini untuk sedikit memberikan bantuan kepada beliau, mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat untuk usaha beliau.
01:30Suderajat, seorang pedagang es gabus yang berjualan di Kemayoran Jakarta,
01:47diinterogasi anggota TNI dan Polri karena menjual makanan yang diduga mengandung spons.
01:53Di hadapan Suderajat, oknum anggota Polri dan TNI tersebut juga meremas es gabus
01:58untuk menunjukkan jika kandungan es tersebut merupakan spons yang biasa digunakan untuk bedak.
02:05Tak sampai di situ, dugaan intimidasi oknum aparat terhadap Suderajat juga berujung pada dugaan penganiayaan.
02:12Suderajat mengaku sempat disekap dan dianiaya hingga mengalami luka di bagian wajah dan bahu.
02:19Keliling ini dipanggil, bang es bang, taunya disini dibejok-bejok sama anak.
02:28Jangan itu ada racunnya.
02:31Yang bilang itu siapa ya?
02:32Anak, anaknya dia.
02:33Marah-marah saya ditunjuk cetot-cetot ya.
02:38Berapa kali bapak disini?
02:39Lima kali.
02:42Meski Suderajat telah mengalami intimidasi,
02:45ternyata es gabus yang ia jual tidak mengandung bahan berbahaya.
02:48Sampel jajanan es gabus sudah diperiksa puslap for Polri dan dinyatakan aman dikonsumsi.
02:56Atas peristiwa ini, dua pelaku yang mengintimidasi Suderajat akhirnya meminta maaf.
03:02Keduanya mengaku menyesal karena telah salah menuduh Suderajat menjual es gabus berbahan spons.
03:07Karena terbukti tidak menjual makanan yang membahayakan bagi kesehatan,
03:25Suderajat yang biasa menjajakan es gabus jadul ini diperbolehkan kembali untuk berdagang.
03:31Namun Suderajat melakukan kapok berjualan karena khawatir diintimidasi kembali.
03:36Tim Liputan, Kompas TV
Komentar