00:00Tadi, untuk strategi mengurangi defisit, kesimbangan primit dan kesimbangan seluruhnya ya,
00:09kita akan coba naikkan pendapatan pemerintah.
00:15Ada berbagai strategi yang kita terapkan.
00:18Yang pertama, kalau ekonominya tumbuh lebih cepat, otomatis sepajaknya akan tumbuh lebih cepat.
00:24Saya harapkan dari situ nanti ketika kebijakan moneta dan fiskal sudah berjalan seiring dan semakin kuat ke depannya,
00:31harusnya dunia usaha juga semakin tinggi profitability-nya, sehingga pajak kita juga akan baik.
00:38Yang kedua, kami akan terus memperbaiki kortex, sehingga ke depan harusnya tidak ada lagi kendala-kendala yang membuat kita terhambat pendapatan pajaknya.
00:51Dari kortex tadi juga akan masuk banyak sekali data yang kita bisa cross-check,
00:57sehingga yang lewat-lewat sebelumnya dari pajak bisa kita kerjakan juga.
01:02Kemudian kami akan memperbaiki restruktasi pegawai pajak dan biaya cukai secara besar-besaran.
01:13Biaya cukai akan kami mulai besok, pajak akan kami mulai nanti minggu depan.
01:18Kami juga memanfaatkan teknologi AI untuk melihat ada enggak laporan yang melakukan under-invoicing yang disinyalir selama ini besar sekali.
01:33Dan kami sudah siap, sudah hampir siap AI-nya dan sudah bisa mendeteksi beberapa pendagangan yang melakukan under-invoicing hampir 50% dari nilai barang ekspornya.
01:44Mereka tidak akan misalkan lagi, terus kita akan eksentrisasi pajak dan biaya cukai, bukan dinaikkan tarifnya,
01:55tapi saya deteksi banyak juga ada perusahaan-perusahaan asing di sini yang beroperasi cash basis.
02:04Jadi PPN-nya gak bayar, pajak penghasilan juga rendah.
02:08Itu saya heran bisa lolos, tapi dengan nanti restruktasi pegawai, saya pikir itu gak akan bisa lolos lagi.
02:16Kemudian kami juga melakukan kerjasama dengan pihak tertentu untuk memperkuat enforcement pemeriksaan pajak atau pengerbegan pajak di lapangan.
02:25Kalau kata orang-orang saya kan di lapangan selalu ada backing-nya, tadi saya ketemu Menko Polhukam dan berdiskusi dan setuju sudah akan melakukan kerjasama
02:35di mana kita akan melibatkan Polhukam, Polisi, Sentara, dan lain-lain supaya backing-backing itu kabur.
02:43Utamanya akan kita kerja di rokok ilegal dulu, mungkin sebulan ke depan akan jalan itu.
02:50Jadi itu utamanya, jadi kita efektifkan pengumpulan pajak.
02:52Pak Purpaya, pemerintah aktif front-loading di awal tahun untuk apa peruntukannya?
02:59Apa untuk kebutuhan belanja utang awal tahun?
03:02Belanja utang.
03:03Bisa gini, kita ingin semuanya belanja itu dari awal tahun sampai akhir tahun geraknya sama.
03:09Kita gak ingin belanja maurintah numpuknya di akhir tahun saja sehingga dampak belanja ke ekonomi tidak optimal.
03:19Dari Tia Kontan
03:21Yang A B saya, kapan aturan DHE SDA yang terbaru terbit dan berlaku ini sedang diundangkan.
03:35Semua isu sudah putus, tinggal tunggu keluarnya.
03:38Jadi dalam waktu seminggu, dua minggu pasti sudah keluar.
03:41Yang 4 A makin bagus.
03:42Oke, terima kasih Pak Menteri dari Tia Kontan.
03:45Kebanyanya tahun 2026, apakah Pak Risa akan memperbanyak pemberian SPN?
03:51Apakah ada peluang berdua sharing lagi di tahun ini?
03:54Jadi begini, rekan-rekan ya Pak Menteri dan saya sudah janjian untuk koordinasi awal tahun.
04:01Seperti itu, tentu saja dari Bank Risa kami, tentu saja sudah sedang menyusun bagaimana program moneter di tahun 2020.
04:15Berapa kebutuhan ekspansi lingkaritas, ya.
04:19Dan tentu saja dari ekspansi lingkaritas ini, bagaimana nanti dilakukan melalui SRBI dan termasuk pemberian SPN dari pasar sekunder.
04:31Dari perkiraan-perkiraan tadi yang kami ingin tegaskan bahwa pembelian SPN oleh Bank Risa tetap konsisten dengan arah kebijakan dan program moneter yang memang kita perlu ekspansi lingkaritas.
04:47Nomor dua, dalam ekspansi lingkaritas, bisa dalam bentuk SRBI dan pemberian SPN.
04:55Dan ketiga, dalam pemberian SPN itu bisa termasuk melalui debt switching.
05:04Nah, seperti itu.
05:06Mengenai persisnya, tentu saja Pak Menteri dan kami nanti akan mengumumkan lebih lanjut setelah adanya high level.
05:14Demikian Pak Menteri.
05:15Terima kasih Pak Gubernur, saya pikir jelas perjataan Pak Gubernur tadi untuk menjawab pertanyaan dari Mbak siapa tadi.
05:29Kalau nomor tujuh, Pak Purbaik sektor apa yang akan mendorong target penemanan pajak?
05:33Saya pikir jawabannya sudah saya bilang tadi.
05:35Tidak ada setelah tertentu, tapi akan kita intensifikasi.
05:41Kita akan perbaiki cara kami mengumumkan pajak dengan perbaikan teknologi dan kerjasama tadi.
05:47Dan perbaikan struktur pegawai di pajak dan biaya cukai.
05:52Teza, Nikkel Oris, VOI, Suri Abisnis Indonesia.
05:58Apakah selama ini ada masalah terkait sinergi antar otoritas fiskal moneter?
06:02Karena Pak Thomas menetikberatkan hal tersebut dalam fit and proper test.
06:06Sebetulnya pada waktu kami di DPR, kita di DPR juga ditanyakan hal yang sama.
06:12Jadi pada waktu itu DPR belum aware, kita kurang lapor kali ya, bahwa KSSK itu punya sekretariat.
06:20Itu setiap hari di situ ada 27 orang, ada pegawai BI, pegawai Keuangan, pegawai LPS, pegawai dari OJK.
06:28Yang stasiunnya di situ terus, kerjanya di situ terus.
06:31Yang mengumpulkan semuanya, memonitor keadaan.
06:34Dan kalau tidak apa-apa, mereka langsung lapor ke induk semang.
06:39Ke kita ya?
06:40Ke apa ini?
06:42Ke prinsipalnya.
06:45Induk semang kali ya, ke kita.
06:47Jadi kita selalu monitor itu.
06:50Dan setiap bulan selalu ada pertemuan deputi meeting.
06:54Di mana Wakil Menteri Keuangan, deputisinya BI, Wakil Ketua LPS, Wakil Ketua OJK melakukan rapat yang intensif sekali.
07:04Itu sering sampai pagi.
07:06Jadi koordinasinya sudah baik, sangat baik sekali.
07:09Baru tiga bulan sekali, kita ini meeting tiga bulan sekali.
07:13Tapi tiap hari bulanan ada meeting-meeting yang mengawalnya.
07:17Jadi kita tidak pernah tidak tahu isu yang ada di lapangan.
07:22Dan di BI, di OJK, di Keuangan, di LPS, semua saling tahu.
07:29Jadi koordinasinya amat baik, saya pikir.
07:34Nampir dijawab ya?
07:36Saya pikir sudah dijawab semua.
07:40Oh ini sudah, yang nomor 8 juga.
07:43Bagaimana cara menjaga defisit terjaga?
07:45Sama saja dengan tadi, kami akan meningkatkan efisiensi pengumpulan pendapatan di pajak dan biaya cukai.
07:53Dan nanti akan monitor, kami akan monitor terus seperti apa pengeluaran kami dari waktu ke waktu.
07:59Jadi tiga persen akan selalu kami kendalikan.
08:03Mungkin itu jawaban dari kami.
08:05Terima kasih semuanya.
08:06Ini akhir dari acara jumpa pers kami.
08:09Terima kasih atas waktunya dan kunjungannya ke kantor saya pada hari ini.
08:13Terima kasih Pak Gubernur BI, Pak Ketua DKA, OJK, dan Ketua DKA.
08:18Terima kasih.
Komentar